Sistem Mengubah Takdir.

Sistem Mengubah Takdir.
Mencari penawar


__ADS_3

Berada di perpustakaan yang besar Bonnie merasa sedikit sakit kepala.


dia langsung tanpa basa basi naik ke lantai dua namun di hentikan oleh seorang pengawal.


"berhenti, Tidak sembarang orang yang bisa naik ke lantai dua" ujarnya dan mengentikan langkah kaki Bonnie.


"maaf kan aku, tapi aku di tugaskan oleh pangeran" ucap Bonnie dan menggoyangkan lencana pangeran di depan wajah pengawal.


"oh! maafkan aku, anda di persilahkan naik ke lantai dua" ucap pengawal dengan cepat minta maaf dan mempersilahkan Bonnie naik ke lantai dua.


"kehebatan lencana" ucap Oyen sambil berputar di udara.


'tentu saja, ini pertama kalinya aku merasa pangeran itu berguna'


"tentu saja, dia tidak mungkin tidak berguna sepertimu" ucap Oyen.


namun dia di abaikan oleh Bonnie yang langsung berjalan ke rak terdalam di lantai dua.


di mana terlihat lapisan debu tipis di setiap buku yang memperlihatkan kalau buku buku ini belum di sentuh dalam waktu yang cukup lama.

__ADS_1


"heh... di mana itu???" Bonnie dengan cepat mencapai ujung rak terdalam dan mengobrak Abrik buku buku di sana.


"bos perlahan" ucap oyen.


"tidak mungkin untuk melakukannya dengan perlahan, aku masih punya tugas yang belum ku selesaikan dari pangeran, kalau kalau aku memakan waktu lama aku tida tau apa hidupku bisa di selamatkan di dunia ini" ucap Bonnie menjelaskan dan tangan nya menyentuh kotak dengan sampul yang terlihat seperti sampul buku yang posisinya di balik dan menghadap ke belakang.


"sebenarnya cukup mudah untuk di temukan" ucap Bonnie.


oyen memutar mata saat melihat tumpukan buku yang berserakan oleh Bonnie.


Bonnie dengan cepat membuka kotak dan sebuah botol kaca kecil ada di dalam kotak dengan bentuk indah dan cairan bening di dalamnya sekilas seperti air biasa, jika Bonie tidak mengetahuinya mungkin dia akan berpikir ada orang iseng yang menyimpan kotak itu.


namun saat memikirkannya Bonie menjadi bertanya tanya.


"entahlah, itu tidak ada di dalam deskripsi misi" jawab Oyen.


"ohh, kalau begitu mari kita selidiki orang orang gila di balik perempuan itu" Bonnie .


"tapi bukannya pangeran sudah menderita kutukan?, kenapa mereka mesti repot repot meletakan racun lagi?"

__ADS_1


Bonnie


"tentu saja itu untuk mempercepat kematian" jelas oyen.


"sungguh menyedihkan" ucap Bonnie


"ohh, bos kau kasihan padanya?" tanya oyen.


"tidak terlalu juga, dia lumayan kejam, namun sebenarnya rumor di luar istana itu di besar besarkan, mereka sangat berniat menggulingkan pangeran" jelas Bonie.


"benar benar berubah menjadi rasional hahahaaa, kau berubah dengan cepat" ejek oyen.


"tentu saja ini sudah setahun sejak kita di abaikan" Bonnie.


penulis: (bersujud dan menangis tersedu sendu) maafkan aku(⁠╥⁠﹏⁠╥⁠) sama sekali tidak bermaksud melakukan nya.


"sudahlah lupakan itu aku tidak ingin membuat ini berlarut larut walau hati ku sangat sedih jika mengingat penantian ku" Ucap Bonnie dan menundukan kepalanya.


"sabar bos, penulis sudah meminta maaf walau ini sangat sulit di terima untuk kita" ucap Oyen mencoba membela.

__ADS_1


"maaf??! aku berdiri di depan perpustakaan selama setahun!!! tidak makan atau pun minum, kau pikir ini mudah? sangat sulit, aku belum ke kamar mandi selama 1 tahun kau puas penulis?!" ucap Bonnie mengeluarkan semua keluhannya.


penulis: Maafkan akuಥ⁠╭⁠╮⁠ಥ aku akan melakukan apa yang kau ingin kan tuan Bonnie yang terhormat (menangis dan berdiri tegak dengan tangan memohon)


__ADS_2