
"ini..." ucap pangeran dengan terkejut.
"ya pangeran apa itu memiliki rasa yang buruk" Bonnie terlihat Gugub.
pangeran sangat ingin berteriak 'tidak sama sekali tidak apa maksudmu dengan rasa yang buruk?! ini adalah momen paling nyaman dalam hidup ku!' teriak pangeran dalam hati
namun dia berkata dengan pelan.
"tidak ini sangat baik, kau bisa kembali, kita akan membicarakannya besok, ini sudah larut" pangeran.
"baik! saya mohon undur diri" Bonnie dengan tenang meninggalkan ruangan pangeran dengan detak jantung yang tidak karuan.
"sial?! apa itu memiliki rasa? kenapa aku tidak mencobanya sebelum memberikan pada pangeran" Bonnie ingin menangis.
"entahlah bos yang penting pangeran sama sekali tidak peduli dengan itu, lebih baik kita tidur~~ besok adalah hari yang panjang~" Oyen.
Namun notifikasi dari sistem muncul di depan Bonnie bersamaan dengan suara sistem yang menginfokan kalau misi telah selesai dan hitung mundur 6 jam di mulai untuk kembali ke ruangan sistem.
__ADS_1
"gila?! secepat itu?! ku pikir kita istirahat di ruang sistem saja, kita akan menangkap rubah tua itu dan menguncinya di penjara dengan menulis sepucuk surat untuk pangeran tercinta kita~" senandung Bonnie pelan dan dengan cepat keluar istana untuk melakukan misi kecilnya sendiri.
......................
perlahan matahari terbit dan pangeran terbangun dari tidur lelapnya merasakan tubuhnya penuh dengan energi dan energi sihirnya sekarang sangat lancar untuk di gunakan tanpa perasaan sakit pada tubuh yang membuatnya mengingat tentang teh yang di minumnya semalam.
mengingat hal itu pangeran merasa ada yang janggal karena biasanya Bonnie sudah berdiri di sampingnya menunggunya terbangun dan meletak kan secangkir teh di mejanya, entah bagaimana pangeran terbiasa dengan hal itu yang membuatnya merasa ada sesuatu yang aneh dan dengan cepat memanggil pengawal di pintu kamarnya yang sedang berjaga.
"pengawal!"
"di mana kepala pelayan Bonnie? bukannya dia biasanya sudah berada di sini?" tanya pangeran penasaran dan firasat entah muncul di hatinya yang membuatnya dengan cepat merapikan pakaian dan berjalan sendiri ke kamar Bonnie.
sesampainya di pintu kamar Bonnie pangeran mendorong pintu tanpa mengetuknya terlebih dahulu dan di kejutkan dengan pemandangan kamar yang bersih dan kosong.
"kemana perginya dia?!" pangeran masuk ke dalam kamar dan dengan cepat menemukan kertas surat dengan kertas kekuningan yang ada di atas bantal yang berbunyi~~~
"Kepada pangeran ku yang terhormat, terima kasih telah menjaga saya dalam jangka waktu ini, saya senang kutukan pangeran sudah sembuh, oh dan juga... ada seorang perempuan yang sering di panggil nyonya Yin di dalam penjara bawah tanah, kondisinya sangat bagus untuk pangeran bertanya, sekali lagi selamat tinggal pangeran, jangan lupakan penggemar kecilmu ini"
__ADS_1
dan tertulis di bawahnya nama Bonnie dan setempel kepala pelayan.
pangeran terdiam dalam beberapa menit dan dengan cepat bergegas ke penjara bawah tanah untuk bertanya kepada wanita yang di maksud Bonnie, dimana kepala pelayan nya itu berada.
sesampai nya di penjara pangeran yang telah datang sendiri ke sini tertengun saat melihat kondisi wanita di depannya karna itu benar benar sesuai dengan apa yang di katakan oleh Bonnie di surat karna pastinya wanita cantik yang babak belur dengan dua cap besi di wajahnya itu benar benar mudah untuk di tanyai.
...****************...
Bonnie: bagaimana cara ku menangkap nya dan menyiksanya?! aku sendiri tidak tau!
Oyen:...
Penulis: itu akan ada di bab selanjutnya
Bonnie: itu harus penampilan yang keren
Oyen:(-_- )ノ⌒┫ ┻ ┣ ┳
__ADS_1