
Saat masuk Bonnie langsung di seret ke sebuah meja kosong untuk duduk melihat pertunjukan penari yang sedang ada dia atas panggung.
Beberapa wanita dengan cepat menuangkan anggur untuk Bonnie.
menyesap anggur dengan tenang Bonie mulai mengamati sekitarnya dan bertanya pada salah satu wanita.
"siapa yang mengelola tempat ini? ini sangat bagus dan indah, bahkan dengan peri seperti kalian" ucap Bonnie
Oyen yang mendengar perkataan itu hanya diam man merasa mulut Bonnie sangat menjengkelkan untuk di dengar.
"oh? itu nyonya Yin dia wanita yang sangat cantik, itu dia" jawab wanita itu menunjuk seorang wanita lain yang mengenakan gaun putih polos yang terlihat cantik dan lembut.
"aku yakin sebenarnya wanita itu nenek sihir gila"Oyen berkata di samping telingaBonnie.
'apa yang membuat mu sangat emosian? ha?'Bonnie bertanya dengan heran dan matanya dengan cepat fokus pada wanita yang di panggil nyonya Yin.
Bonnie tertegun karna dia merasakan energi sihir yang menariknya dan merasa wanita yang di lihatnya sangat cantik dan mempesona.
"bos itu ilusi, sepertinya wanita itu sudah tau kalau kau adalah orang suruhan pangeran" Oyen mencoba menyadarkan Bonnie.
"ya, aku sadar, jadi bagaimana sekarang? perlu kita menangkapnya?" Bonnie mengalihkan pandangannya dan dengan cepat kembali fokus pada gadis gadis di sampingnya dan menggoda mereka dengan beberapa kata kata manis.
"Bagaimana cara menangkapnya?! kita hanya bisa melaporkannya dulu" ucap Oyen.
__ADS_1
"Benar sekali, kita akan kembali sebentar lagi dan melaporkan pada pangeran" Bonnie berpikir dan masih dengan tenang menikmati waktunya selama satu jam.
Setelah itu dia dengan halus pergi keluar dan bercampur ke dalam kerumunan orang orang.
"Yen, bantu aku berubah" ucap Bonnie.
"ha? kenapa buru buru?" tanya Oyen.
"Wanita itu tentunya akan mengikuti kita, atau bawahannya, mungkin kita akan mati dengan cepat" Bonnie
"siap!" Oyen dengan jentikan jari merubah penampilan Bonnie kembali dan membuatnya terlihat seperti orang biasa.
"cepat!" bisik Bonie dan berjalan cepat di kerumunan orang dan segera sampai di jalan utama dan sekali lagi merubah penampilan nya menjadi kepala pelayan.
sesampainya di ruangan pangeran setelah mengetuk pintu sejenak dan masuk Bonnie meletakan teh di atas meja dan membiarkan pangeran menyesapnya dan menatap Bonnie dengan tenang namun dengan wajah dingin dan dingin.
"pangeran, Hamba sudah menyelidiki ke salahsatu rumah bordil dan melihat seorang wanita yang di panggil nyonya Yin, haruskah saya menangkapnya?" tanya Bonnie dengan tenang dan mengangkat wajahnya perlahan dan melihat keterkejutan pangeran pada teh yang di minumnya.
"bos apa itu adalah racun?!" Oyensedikit panik.
'itu tidak mungkin, deskripsi Dunia tidak mungkin salah, kecuali itu benar benar kesalahan" jelas Bonnie sedikit mengerutkan kening menatap pangeran yang dengan cepat menyesap teh dengan takjup
......................
__ADS_1
Setengah jam yang lalu...
pangeran sedang berdiri di samping jendela dengan wajah dingin menatap keluar dengan tatapan datar.tubuhnya sedikit bergetar tidak ada yang tau kenapa itu bergetar.
"ini sangat sakit" gumam pangeran pada diri sendiri.
"apa aku akan mati dengan cepat?" pangeran " aku tidak terlalu bahagia jika harus menyerahkan tahta pada pria brengsek itu" lanjutnya. dan menyentuh dadanya dengan pelan berjalan ke tempat duduknya dan duduk bersandar dengan tenang sambil menutup matanya, rasa sakit ini sudah di rasakan ya sedari kecil yang membuatnya tidak terlalu memperdulikan hal itu, namun terkadang rasa sakitnya dengan mengejutkan datang tiba tiba.
terdengar langkah kaki di pintu dan pangeran dengan cepat menduga siapa yang mengetuk pintu dan membiarkannya masuk, saat Bonnie masuk dan meletakan secangkir teh di depannya pangeran merasa sedikit haus dan menyesapnya sambil mendengarkan laporan Bonnie. dan hal yang membuatnya takjup terjadi.
...****************...
Bonnie: Ahhh... sudah hampir berakhir di dunia ini, padahal aku bisa bermain dengan banyak wanita.
Oyen: heh, Penulis! bisa ganti bajingan ini dengan orang lain?
Penulis: (berdiri diam dan mendengarkan)
Bonnie: apa?! ingin mengganti ku?! (berlari ke arah oyen dengan garang)
Oyen: (berlari dengan cepat namun masih tertangkap)
(berguling dan berkelahi bersama)
__ADS_1