Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
akhir


__ADS_3

ahh sudah hampir satu tahun aku disini..menggantikan peran fancello yang malang menjadi kejam ...


terlebih lagi aku sangat puas memiliki anjing setia yang melakukan apapun yang aku perintahkan"gumam fancello mengingat semua hal yang dia lalui ...


setelah fancello puas menyiksa azella..dia memutuskan mengirim anjingnya itu untuk tuan muda lifan


fancello menyuruh azella menggoda lifan dan tentu saja rayuan maut azella bekerja


 azella berpikir sudah terbebas dari fancello namun ternyata yang menantinya adalah siksaan yang lebih parah dari apa yang dia terima saat itu


lifan pada akhirnya menjadikan azella sebagai tunangannya,


sedikit hal yang azella tidak tau


kepribadian lifan luar dan dalam begitu berbeda


ya benar dia mengikuti suasana hatinya...ketika dia rasa hari ini baik maka dia akan memperlakukan azella dengan sangat manis dan lembut..,namun jika suasana hatinya kacau maka hanya akan ada penyiksaan yang tak berujung


itulah salah satu alasan fancello tidak ingin terlalu dekat dengan lifan dan sebenarnya masih banyak alasan lainnya


azella sangat menderita,,dia selalu mendapatkan siksaan fisik dan mental selama bersama lifan


*hey nona..apa yakin kamu membiarkan azella begitu saja?!"tanya snow ragu


*ya.lagipula apa yang di inginkan fancello saat itu adalah penyiksaan yang membuat azella rela menentukan kematian nya sendiri kan?! *jawab fancello dengan senyumannya


*benar,tapi apa kamu yakin jika azella pasti memilih mati di banding kan hidup*


*lihat saja... aku merasa benar-benar kasihan melihat nya*kata fancello tersenyum licik


aku harap nona tidak tersenyum lagi.itu menyeramkan"gumam snow dalam hati

__ADS_1


________***___________


ngomong-ngomong mengenai perjanjian ku dengan Zian bukan kah Minggu ini akan berakhir ?"gumam fancello mencoba mecoba mengingat-ingat


ahh benar perjanjian itu ditulis jika fancello mau menjadi istri kontrak Zian maka dia akan memberikan apapun yang fancello inginkan


batas perjanjian nya hanya satu tahun dengan catatan bahwa Zian tidak akan menyentuh fancello selama kontrak nya itu


dan begitu saja fancello menyetujuinya


dia hanya meminta dua hal dari Zian


pertama:cari tau tentang keluarga Steven saat ini bisnis apa yang sekarang mereka jalani


dan kedua: fancello menginginkan kedudukan CEO dan pemegang saham tertinggi di perusahaan yang memilki kerja Sama dengan keluarga Steven namun dengan atas nama _sanggun_


Zian awalnya bertanya siapa sanggun ? dan apa hubungannya dengan keluarga Steven


hanya dengan alasan seperti itu Zian pun menyetujuinya tanpa banyak bertanya hal lain nya


_______***_______


dretttt.....dreettttt


handphone fancello bergetar menandakan ada pesan,dia melihatnya lalu tersenyum ketika melihat isi pesan


ini informasi tentang keluarga Steven dan zian bilang berkas-berkas yang ku minta sudah disiapkan semua termasuk alamat perusahaan yang akan kita kendalikan"ucap fancello dengan senyuman puas


snow hanya bisa tertawa kikuk mendengarnya


tugas pertama belum selsai kena pemilik tubuh menginginkan kematian azella kini dia ingin pergi menyelesaikan tugas kedua ?!! apa bosku ini gila *gumam snow menggerutu dalam hati

__ADS_1


dan Zian yang berada diluar negri pun melihat balasan yang dikirim fancello


"perjanjian kita sebentar lagi selsai tidak perlu repot-repot mengurus surat cerai"


kenapa"balas Zian


"ah tentu saja.karna aku akan pergi dan menghilang darimu"


deg...


ada rasa sakit yang tersirat dari hati Zian


awalnya dia merasa bahwa fancello sedang bercanda namun entah kenapa rasa cemas mulai muncul di hatinya


dan itu dikuatkan ketika dia menelpon nomor fancello sudah tidak aktif


bagai mana pun juga selama hampir satu tahun dia menghabiskan waktu bersama istri kontrak nya itu


sampai akhirnya Zian menyadari bahwa dia jatuh hati pada fancello


kini rasa takut kehilangan membuatnya cemas"kenapa dan mengapa fancello mengatakan hal tabu seperti itu ?..apa itu candaan atau memang sesuatu terjadi padanya"rasa khawatir itu benar-benar membuatnya hampir gila


dan sisi lain .... azella sudah tidak tahan dengan segala siksaan yang diberikan lifan padanya


kini kemewahan yang di depannya terasa hambar..


ahh sudah cukup..aku sudah tidak tahan lagi."azella menangis begitu keras menyalahkan takdir nya yang begitu buruk


apa ini karma ?..apa karna aku sering menyiksa orang lain?tapi ini terlalu kejam"mata nya kini sembab pikirannya hanya dipenuhi penyesalan


dia berjalan terhuyung-huyung kearah dapur matanya melihat sekeliling tanpa sadar dia mengambil pisau pemotong daging

__ADS_1


akhiri saja maka aku tidak akan pernah tersisa lagi"dan pada akhirnya azella bunuh diri dengan menusukan pisau itu ke arah perutnya


__ADS_2