Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
zian


__ADS_3

fancello seperti biasa berangkat pagi ke kasino zix


lagi mata azella bertemu dengan mata fancello


uhh yang semalam baru menjual tubuhnya sudah masuk kerja lagi"sindir azella


dan pegawai yang lainnya pun saling menanggapi alhasil terjadilah gosip hot di antara para pelayan


fancello tidak menanggapinya dia mengabaikannya Itu merasa membuat azella semakin semena mena


dan berpikir bahwa fancello takut pada nya


beberapa hari berlalu sampai pada puncaknya kesabaran yang dia tahan pun hilang saat azella menyiram dengan sengaja


UPS...sorry"dengan entengnya azella meminta maaf dengan nada mengejek


dia menumpahkan minuman yang ada d gelas ke arah kepala langsung ketika fancello sedang membungkuk mengambil barang yang jatuh


ohh...ini tidak sengaja"ejeknya lagi


fancello berdiri tegap dan tersenyum kepada azella


kemudian membisikan sesuatu


"jika kamu bosan hidup katakanlah aku akan mengabulkan keinginanmu untuk mati"


azella tersentak kaget hingga membuatnya mundur beberapa langkah dari tempatnya berdiri


bisikan tadi terdengar menyeramkan apalagi sekarang fancello sedang tersenyum ke arahnya membuat dia merasa takut dan gelisah


fancello kemudian pergi melewati azella yang sedang mematung dengan ekspresi wajah yang bimbang


fancello pergi kedalam kamar mandi membilas rambutnya yang terkena alkohol dia pun hendak berganti pakaian namun tiba-tiba sebuah tangan menyeret nya keluar dari kamar mandi dan membawanya ke lantai atas


ahh sakit sekali tangan orang ini sungguh kekar dan kasar ckk kurang ajar"begitulah gumam batin fancello


lepas!!!"fancello mencoba memberontak namun tetap saja pria itu malah semakin kencang memegang tangannya

__ADS_1


karyawan melihatnya ahh bisa di tebak sepertinya akan ada gosip baru lagi tentang fancello


hey bukan kah itu....


ahh aku ingat...tampan seakli


punya hubungan apa fancello dengan bos besar?


kira-kira begitulah yang fancello tangkap dari beberapa pelayan yg mulai menggosip


tunggu,bos besar ??? bos besar apa??? apa dia pemilik kasino ini???"batin fancello bertanya-tanya


karna ini terasa aneh dia sama sekali tidak mengusik bos besar tapi kenapa dia di seret seperti ini ?


tiba di sebuah kamar pribadi di lantai paling atas


laki-laki itu menatap fancello dan tersenyum


ahh lantai ini ...aku tidak pernah kesini "gumam fancello dalam hati


dan kenapa dia tersenyum?? apa dia punya obsesi terhadapku???"lagi fan Celo hanya bisa bergumam dalam hati


fancello tidak banyak bicara dia bersikap tenang dan langsung masuk kedalam melihat sikap wanita yang didepannya seperti itu laki-laki itu semakin menunjukan senyum puasnya


siapa kau?"tanya fancello saat sudah d kamar


sungguh sangat kasar sekali"protes fancello karna pergelangan tangannya menjadi memar


ahhh maaf aku tidak sengaja"laki-laki itu langsung mengambil kotak obat di lemarinya


namaku Zian"dia memperkenalkan diri nya senyum di wajahnya terukir hingga terlihat menawan


fancello "jawabnya singkat


kamu boleh gunaan kamar mandi d kamar ini,dan jika ingin mengganti bajumu ambillah di lemari"dia menunjuk lemari besar di samping tempat tidur


ahhh terima kasih"tanpa basa basi fancello pergi ke kamar mandi menyiram dirinya dengan air hangat yang keluar dari shower

__ADS_1


hmm kamar mandi yang cukup mewah semua terbuat dari emas"gumamnya pelan


*hey snow siapa dia?*fancello mulai bertanya


ohh dia pemilik kasino ini pria muda terkaya dalam sejarah*jawabnya singkat


ahhh sudah kuduga,lalu kenapa dia membawaku kesini*muli bingung


mungkin dia tertarik padamu*


lalu fancello bergumam tidak jelas...dia selsai mandi keluar dari kamar mandi


tubuh seksinya hanya terlilit handuk putih mini


membuat siapapun pasti tergoda olehnya


dia melihat zian masih setia menunggunya di atas ranjang... fancello mengambil baju dalam lemari dan mengeluarkannya


sedangkan Zian hanya setia menatapnya...


fancello melepas handuk yang melilit tubuhnya di depan Zian kemudian dengan santainya dia memakai baju yang sudah di sediakan


Zian hanya tersenyum tanpa berkata apapun


sungguh berani"gumam Zian


ahh tenang saja aku bukan wanita pemalu"jawab fancello


dia duduk di depan cermin melihat wajahnya dan mengeringkan rambutnya


Zian mendekatinya mengambil alih pengering rambut yang dia pegang dan dia mulai membelai rambut wanita itu


fancello tidak menolak dia hanya tersenyum simpul menanggapinya


sungguh pemandangan sempurna bukan ?


_______________apa alasan Zian membawa fancello ke kamar pribadinya ?____________________________

__ADS_1



__ADS_2