
fancello seperti biasa berangkat pagi ke kasino zix
lagi mata azella bertemu dengan mata fancello
uhh yang semalam baru menjual tubuhnya sudah masuk kerja lagi"sindir azella
dan pegawai yang lainnya pun saling menanggapi alhasil terjadilah gosip hot di antara para pelayan
fancello tidak menanggapinya dia mengabaikannya Itu merasa membuat azella semakin semena mena
dan berpikir bahwa fancello takut pada nya
beberapa hari berlalu sampai pada puncaknya kesabaran yang dia tahan pun hilang saat azella menyiram dengan sengaja
UPS...sorry"dengan entengnya azella meminta maaf dengan nada mengejek
dia menumpahkan minuman yang ada d gelas ke arah kepala langsung ketika fancello sedang membungkuk mengambil barang yang jatuh
ohh...ini tidak sengaja"ejeknya lagi
fancello berdiri tegap dan tersenyum kepada azella
kemudian membisikan sesuatu
"jika kamu bosan hidup katakanlah aku akan mengabulkan keinginanmu untuk mati"
azella tersentak kaget hingga membuatnya mundur beberapa langkah dari tempatnya berdiri
bisikan tadi terdengar menyeramkan apalagi sekarang fancello sedang tersenyum ke arahnya membuat dia merasa takut dan gelisah
fancello kemudian pergi melewati azella yang sedang mematung dengan ekspresi wajah yang bimbang
fancello pergi kedalam kamar mandi membilas rambutnya yang terkena alkohol dia pun hendak berganti pakaian namun tiba-tiba sebuah tangan menyeret nya keluar dari kamar mandi dan membawanya ke lantai atas
ahh sakit sekali tangan orang ini sungguh kekar dan kasar ckk kurang ajar"begitulah gumam batin fancello
lepas!!!"fancello mencoba memberontak namun tetap saja pria itu malah semakin kencang memegang tangannya
__ADS_1
karyawan melihatnya ahh bisa di tebak sepertinya akan ada gosip baru lagi tentang fancello
hey bukan kah itu....
ahh aku ingat...tampan seakli
punya hubungan apa fancello dengan bos besar?
kira-kira begitulah yang fancello tangkap dari beberapa pelayan yg mulai menggosip
tunggu,bos besar ??? bos besar apa??? apa dia pemilik kasino ini???"batin fancello bertanya-tanya
karna ini terasa aneh dia sama sekali tidak mengusik bos besar tapi kenapa dia di seret seperti ini ?
tiba di sebuah kamar pribadi di lantai paling atas
laki-laki itu menatap fancello dan tersenyum
ahh lantai ini ...aku tidak pernah kesini "gumam fancello dalam hati
dan kenapa dia tersenyum?? apa dia punya obsesi terhadapku???"lagi fan Celo hanya bisa bergumam dalam hati
fancello tidak banyak bicara dia bersikap tenang dan langsung masuk kedalam melihat sikap wanita yang didepannya seperti itu laki-laki itu semakin menunjukan senyum puasnya
siapa kau?"tanya fancello saat sudah d kamar
sungguh sangat kasar sekali"protes fancello karna pergelangan tangannya menjadi memar
ahhh maaf aku tidak sengaja"laki-laki itu langsung mengambil kotak obat di lemarinya
namaku Zian"dia memperkenalkan diri nya senyum di wajahnya terukir hingga terlihat menawan
fancello "jawabnya singkat
kamu boleh gunaan kamar mandi d kamar ini,dan jika ingin mengganti bajumu ambillah di lemari"dia menunjuk lemari besar di samping tempat tidur
ahhh terima kasih"tanpa basa basi fancello pergi ke kamar mandi menyiram dirinya dengan air hangat yang keluar dari shower
__ADS_1
hmm kamar mandi yang cukup mewah semua terbuat dari emas"gumamnya pelan
*hey snow siapa dia?*fancello mulai bertanya
ohh dia pemilik kasino ini pria muda terkaya dalam sejarah*jawabnya singkat
ahhh sudah kuduga,lalu kenapa dia membawaku kesini*muli bingung
mungkin dia tertarik padamu*
lalu fancello bergumam tidak jelas...dia selsai mandi keluar dari kamar mandi
tubuh seksinya hanya terlilit handuk putih mini
membuat siapapun pasti tergoda olehnya
dia melihat zian masih setia menunggunya di atas ranjang... fancello mengambil baju dalam lemari dan mengeluarkannya
sedangkan Zian hanya setia menatapnya...
fancello melepas handuk yang melilit tubuhnya di depan Zian kemudian dengan santainya dia memakai baju yang sudah di sediakan
Zian hanya tersenyum tanpa berkata apapun
sungguh berani"gumam Zian
ahh tenang saja aku bukan wanita pemalu"jawab fancello
dia duduk di depan cermin melihat wajahnya dan mengeringkan rambutnya
Zian mendekatinya mengambil alih pengering rambut yang dia pegang dan dia mulai membelai rambut wanita itu
fancello tidak menolak dia hanya tersenyum simpul menanggapinya
sungguh pemandangan sempurna bukan ?
_______________apa alasan Zian membawa fancello ke kamar pribadinya ?____________________________
__ADS_1