
Beberapa hari berlalu dan kini keadaan xufan sangat tertekan karena Vido yang beredar... istri dan anak-anak nya meninggalkannya .. keluarganya tidak lagi menganggapnya..dia pergi ke kantor dengan harapan aster menjelaskan semuanya..namun setibanya di kantor sang-gun langsung memecatnya tanpa hormat dan dia akan di blacklist dari semua perusahaan manapun ..
wanita jal**g ini semua karna priamu itu...aku di jebak olehnya..semua ini karna bocah brengsek itu"dia berteriak dan menunjuk-nunjuk kearah aster yang tepat berada di belakang sang-gun
mati saja kau bocah !!!! akan ku bunuh kau !!! brengsek !! keparat !!!" xufan yang tidak terima akhirnya meluapkan emosi dan amarahnya dia mencaci maki aster..ingin sekali dia mencekik lehernya tapi dia tidak bisa maju satu langkah pun karna tubuhnya yang kini di halangi oleh beberapa satpam kantor
aster yang melihatnya samar-samar tersenyum..membuat xufan yang melihatnya semakin geram dan memberontak "lihat iblis itu tersenyum..keparat aku akan benar-benar membunuhmu" xufan semakin menggila ...sang-gun yang melihatnya menyuruh para satpam itu untuk seger mengusir xufan dari kantornya..
satpam itu menyeret paksa tubuh xufan keluar dari dalam kantor dan menghempasnya dengan kasar..."pergilah dasar gila!!!"ucap salah satu satpam ...xufan yang mendengarnya hampir ingin meninjunya tapi dia sadar di sekelilingnya banyak orang yang terus menatapnya...orang-orang yang melihat kearahnya...mata mreka seakan-akan berkata bahwa xufan adalah manusia menjijikan dan hina...
__ADS_1
dia lari berteriak ketakutan ketika mendapatkan tekanan itu...dia kembali kerumahnya duduk di pojok kamarnya dengan tangan yang menutup telinganya...di kepalanya terdengar suara mreka yang terus menghinanya...sekarang xufan benar-benar merasa hancur...
. . .
sang-gun menyuruh para pegawainya untuk melanjutkan pekerjaan dan dia sendiri pergi keruang nya diikuti aster di belakangnya..."ahh lihat apa ini yang kau mau ?"ucap sang-gun memijat kepalanya
aster yang melihatnya berdiri menundukkan kepala "maaf"gumamnya lirih,dia takut sang-gun masih marah kepadanya karna siksaan semalam benar-benar membekas dalam ingatannya
aster yang mendengarnya sangat senang karna apa yang dia lakukan bisa memuaskan hati bosnya itu..."duduklah"sang-gun memukul pelan meja di depannya menyuruh aster duduk di atas meja itu
__ADS_1
aster maju melangkah menuruti apa yang di katakan sang-gun ...setelah dia duduk sang-gun menyenderkan kepalanya ke paha aster "kamu benar-benar mirip denganku"setelah mengatakan itu sang-gun tertidur
aster yang mendengar nya sangat senang.tapi dia sekarang tidak berani berkata apapun dan juga tidak berani bergerak.....
Drettttt.drettt.dretttt....hp yang di atas meja bergetar keras sehingga membuat sang-gun terbangun dia melihat hpnya ternyata alarm pengingat "ahh ,aku lupa malam ini ada makan malam bisnis bersama pk Steven dan istri nya"gumam sang-gun menguap kecil
aster yang mendengarnya sedikit merinding...karna mau tidak mau dia harus bertemu wanita itu di sana "apakah aku harus ikut ?"ucap aster memastikan
iya kau harus ikut"jawab sang-gun dengan senyuman di wajahnya "tapi...kau harus melakukan sesuatu"sang-gun kemudian membisikan sesuatu pada aster
__ADS_1
aster yang awalnya enggan untuk ikut tapi setelah mendengarnya apa yang sang-gun bisikan dia menjadi sangat bersemangat ... "ah baiklah...itu baru menyenangkan"gumam aster dengan senyuman di wajahnya
...----------------...