
pesta berlangsung dengan meriah,Xia dan Ming hao pergi untuk beristirahat dan di ruangan itu hanya ada Nara dan Wey Li
nona,apa kau sudah memutuskannya ?!" tanya wey Li tersenyum menggoda kerah Nara
sudah,kau ingin bermain kan ?!,akan ku tunjukan padamu apa itu permainan yang sesungguhnya,bocah"timpal Nara dengan suara manja
kau benar-benar menggoda"gumam Wey Li yang sudah merangkul pinggang Nara "baiklah ayo pergi ke kamarku" lanjutnya kemudian menarik Nara pergi
Nara memasuki sebuah kamar yang mewah,dia melihat sekelilingnya dan tidak terdapat satu cctv pun "tuan Wey Li,apa kau keberatan jika kita bermain menggunakan caraku ?!"tanya Nara dengan genit
Wey Li yang melihat tingkah Nara tersenyum dia membaringkan tubuhnya di ranjang dan menatap Nara yang masih berdiri"lakukanlah,aku harap permainan mu bisa memuaskan ku" ucap Wey Li yang kemudian memamerkan tubuh seksi nya
Nara menatapnya dengan senyuman puas lalu duduk di atas tubuh Wey Li dan mengikat kedua tangan pria mesum itu "nona,selera mu benar-benar aneh" ucap wey Li yang terus memperhatikan lekuk tubuh Nara
benarkah ?! tapi ini belum selsai" ucap Nara kemudian beralih mengikat kaki Wey Li "dan sekarang mata mu" nara tersenyum dia benar-benar mengingat seluruh tubuh Wey Li
__ADS_1
"apa ini cukup?!,aku tidak bisa melihat mu jika seperti ini" ucap Wey Li dengan lembut "tidak, karena itulah tujuanku"jawab Nara yang berhasil membuat Wey Li merasa heran
tujuan ?! apa maksud nona ?!" tanya wey Li penasaran "tujuan untuk melumpuhkan mu " jawab Nara kemudian menyuntikan sesuatu di kedua kaki Wey Li
agrhhhhh ini sakit !!! apa yang kau lakukan ?!" Wey Li berteriak kesakitan ketika Nara menyuntikan sesuatu itu
tenang lah,setelah ini tidak akan sakit" ucap Nara yang sudah selsai dengan aksinya "apa-apaan ini ?!,apa yang kau lakukan ?! lepaskan aku !!!" bentak Wey Li yang berusaha melepaskan ikatan di tangannya
berusahalah,jika dalam sepuluh menit tidak di tangani,kakimu ini akan lumpuh untuk selamanya" ucap Nara yang kemudian keluar dari kamar Wey Li
Wey Li yang mendengar itu semakin terkejut,dia benar-benar marah dan terus berusaha membuka ikatan nya " ck,wanita sial*n !! kenap ikatan ini sangat kencang"gumam Wey Li
Nara kembali ke kamar Wey Li lalu melepaskan semua ikatan itu "ck,merepotkan untung saja ada cairan seperti ini" ucap Nara kemudian menyuntikan sesuatu di kepala Wey Li
......................
__ADS_1
sisi lain Xia sedang bersama ayahnya di tempat istirahat pribadinya dia benar-benar tidak tau apa yang harus di lakukan saat ini.
Xia selalu tinggal bersama ibunya dan beberapa bulan ini dia baru mengikuti ayahnya "ayah,apa Nara akan menjadi ibu kedua ku ?!" tanya Xia yang memulai percakapan
kenapa kau berfikir seperti itu?"tanya Ming Hao menatap heran pada Xia "tidak,kau terlihat sangat menyukai gadis itu" jawab Xia menggunakan ekspresi sedihnya
tenanglah,, walaupun aku menikah lagi,ibumu akan selalu ku beri uang bulanan untuk memenuhi hidupnya"gumam Ming Hao kemudian menyalakan korek nya untuk merokok
Xia hanya terdiam ketika mendengar jawaban awan ayahnya itu "pergi tuangkan aku segelas anggur favorit ku"ucap Ming hao tanpa menoleh pada Xia
Xia pergi ke belakang untuk mengambil anggur yang ayahnya inginkan,dia tersenyum samar ketika melihat anggur di tangannya itu "maaf ayah,aku benar-benar tidak ingin menikah dengan Wey Li" gumam Xia kemudian mencampurkan bubuk yang di beri Nara itu kedalam anggur ayahnya
Xia membawa segelas anggur itu seperti biasanya,Ming Hao tanpa curiga langsung meneguk minuman nya "ayah,aku ingin kembali ke kamarku,kepalaku terasa berat" ucap Xia menggunakan alasan klasik untuk pergi dari pengawasan ayahnya
Ming Hao hanya menganggukkan kepala nya kemudian dia pergi dari ruangan itu " anak ini,sejak dia berbicara dengan Nara menjadi penurut" gumam Ming Hao yang kemudian menghabiskan anggurnya
__ADS_1
agrhh, kepala ku kenapa terasa berat ?! brughhhh " Ming Hao terjatuh dan pingsan begitu saja...
...----------------...