
satu jam berlalu ...
apa dia benar-benar tidur ?!"gumam Nara yang terlihat sudah sangat bosan "brak brak brak , bocah sampai kapan kau akan tidur hah ?!" Nara menendang pintu kamar Daigo dan terus berteriak
huam,gadis kau ini berisik sekali"ucap Daigo yang menguap ketika membuka pintunya "cih bangunlah bodoh lepaskan borgolku !!"ucap Nara penuh emosi
Daigo menatap Nara "beri aku alasan" ucapnya kemudian tersenyum mengejek "brengsek,lepaskan sekarang !! aku ingin pergi ke toilet" ucap Nara dengan nada berat "eh,bilang dari awal dong"jawab Daigo kemudian melepaskan borgol di tangan Nara
cih,dasar polisi aneh"ucap Nara kemudian pergi kedalam kamar mandi "hmmm ?,seperti ada yang masuk"gumam Daigo ketika mendengar ada suara pintu yang terbuka
Rumah Daigo sebenarnya cukup besar namun bisa terbilang sederhana terletak di ujung kota yang sepi tanpa ada nya bangunan lainnya...
Daigo mendengar pintu depan di buka perlahan,diapun merasakan adanya bahaya "Nara,jangan keluar dari kamar mandi.ada penyusup yang datang mengincar ku"ucap Daigo memberitahu Nara dari balik pintu kamar mandi
hah penyusup ?!"gumam Nara sedikit penasaran "host ikuti kata pria itu,kau tidak boleh bertindak sembarangan"ucap snow memperingati Nara
__ADS_1
Daigo pergi kedalam kamarnya dan mengambil beberapa pistol dari lacinya "cih,merepotkan sekali !! ini sudah yang kelima kalinya nyawaku di incar oleh orang-orang yang tidak aku kenal "gumam Daigo yang merasa sedikit kesal
lima orang mengendap-endap memasuki rumah Daigo,mereka menggunakan bahasa tangan untuk saling berkomunikasi agar Daigo tidak mengetahui kedatangan mereka
(berpencar lah,temukan target lalu bunuh dia) " perintah sang kapten dan kemudian empat orang lainnya berpencar
Daigo sekarang bersembunyi di balik lemari kamarnya dan kebetulan satu orang penjahat itu memasuki kamarnya "cih,dimana bocah itu..."gumam pria itu tidak sabaran
Daigo tersenyum ketika melihat mangsa yang di depan matanya dia membuka lemarinya lalu" dor " Daigo menembak tepat di kepala nya
sial suara tembakan ini pasti terdengar oleh yang lainnya"gumam Daigo kemudian naik ke ventilasi atas kamarnya
itu berasal dari kamar sana !!
ayo pergi dan periksa !!
sial,bocah ini sudah seperti hantu saja !!
__ADS_1
ucap mreka yang kemudian memeriksa kamar Daigo "bos lihat !!" ucap salah satu dari mereka menunjuk ke dalam kamar
orang yang di sebut bos itu pun melihatnya setelah itu dia menggertak kan giginya "sial !! tangkap bajingan itu !!" bentak sang bos yang sudah emosi ketika melihat salah satu anak buahnya terbunuh
sisi lain,Nara yang mendengar suara tembakan itu sedikit terkejut "sial,,apa yang sebenarnya terjadi di luar "gumam Nara sedikit terlihat panik "host tenang lah,lihat di atas sana ada jalan"snow menunjuk ventilasi yang berada di atas toilet.
Nara yang melihat itu segera naik ke atas toilet kemudian masuk kedalam ventilasi udara tersebut "uh untung saja ini tidak terlalu tinggi jadi aku bisa dengan mudah masuk kesini"gumam Nara yang terus merangkak kedepan
bughh agrhhhhh " dua orang saling bertabrakan "stttt,diam lah"ucap Daigo kemudian menutup mulut Nara ...
Nara yang melihat itu segera mengagumkan kepalanya dan daigo pun melepas tangannya dari mulut Nara "uh untung lah jika kau bersembunyi di sini juga,aku kira kau sudah tertembak " ucap Nara yang merasa sedikit lega
cih,aku yang lebih menghawatirkan mu"ucap Daigo dengan jujur "sudahlah ikuti aku"lanjut Daigo kemudian mulai memimpin jalan "kita akan ke mana ?!"tanya Nara sedikit ragu
keluar,rumah ini didesain olehku dan di bangun dengan pengawasanku.walapun terlihat sederhana namun sebenarnya penuh dengan ruang rahasia dan jalan keluar tersembunyi "ucap Daigo dengan bangga ,, Nara hanya terdiam dia benar-benar enggan mengomentari ucapan Daigo..
akhirnya mereka berdua keluar dengan aman melalui jalur ventilasi itu,Daigo menarik tangan Nara kemudian masuk kedalam mobil "diam lah,kita masih belum bisa kabur jadi untuk sementara diam di dalam sini lebih baik dari pada di dalam rumah"ucap Daigo meyakinkan Nara
__ADS_1
...----------------...