Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
dalang di balik rencana jahat


__ADS_3

Pria itu bangun dari pingsannya,luka yang dia dapat sudah di obati namun dia merasa tenaganya masih belum pulih "apa-apaan ini ?!,kenapa rasanya aku lemas sekali"gumamnya dalam hati


oy,kau sudah bangun ?!"ucap Daigo menodongkan pistolnya kearah pria itu "tolong jangan bunuh aku"ucap sang pria yang memohon pada Daigo


sudahlah dia tidak akan bisa bergerak"ucap Nara yang cukup mengejutkan Daigo "kenapa ?!"tanya Daigo penasaran "aku menyuntikkan sesuatu padanya untuk beberapa jam kedepan tenaganya tidak akan pulih " jawab Nara dengan santai


Daigo yang mendengar itu segera menarik kembali pistolnya dan kemudian bergabung dengan Nara "oy paman,katakan padaku siapa namamu dan kenapa kau ingin membunuhku ?!" ucap Daigo dengan sedikit menekan


"Bontan,aku ~ aku di sewa oleh seseorang " jawab bontan ragu-ragu "eh, ternyata kau jadi incaran"ucap Nara sedikit mengejek "uh aku terlalu tampan dan berbakat jadi wajar saja ada orang yang ingin melenyapkan ku,dan asal kau tau ini sudah kelompok kelima yang ingin membunuhku" ucap nya sedikit bangga


"cih,lalu apa yang kau banggakan dari itu semua ?!"ucap Nara yang terlihat tidak suka dengan tingkah Daigo "jelas dia bangga, karena dari awal sampai sekarang dia masih bisa hidup walupun banyak yang ingin membunuhnya "timpal Cyber yang memperjelas alasan kesombongan temannya itu


Bontan,katakan padaku siapa yang menyewa mu ?!"tanya Daigo yang sudah mulai serius"jika kau tidak ingin menjawabnya bersiaplah menerima peluru dari pistolku" lanjutnya mengancam


aku tidak tau,,saat dia memintaku dia menutup wajahnya tapi dari suaranya dia seperti orang tua dan dia hanya meninggalkan nomor telepon nya " jawab bontan dengan jujur


cyber mendekati bontan dan merogoh sakunya lalu mengambil handphone bontan dan kemudian dia kembali kedepan komputer nya dan mengecek nomor yang di sebutkan bontan itu


aku sudah memberitahu mu,jadi tolong lepaskan aku"ucap bontan dengan wajah memohon,Daigo hanya terdiam sedangkan Nara kini sedang fokus memilih barang dari pasar sistemnya

__ADS_1


kau ingin membeli apa lagi host ?!"tanya snow yang memperhatikan Nara "entah lah mungkin sesuatu yang dapat melindungi ku"jawab Nara yang masih fokus "hmm ?!,maksudmu seperti baju anti peluru ?!"tanya snow yang asal menebak


tepat sekali,tapi aku ingin yang bahan ringan "jawab Nara yang membuat snow tertegun "lupakan,lebih baik host membeli ini "tunjuk snow kesalah satu barang "ini ?!"tanya Nara memastikan "benar,beli saja dan simpan ini akan berguna di saat genting nanti"ucap snow meyakinkan


Nara awalnya bingung namun bagai manapun ucapan snow benar,dan akhirnya mau tidak mau dia membeli barang yang snow tunjuk untuknya


ketemu !"teriak Cyber yang mengagetkan Nara dan daigo "orang tersebut adalah pemilik sebuah klub malam di kota bamboo yang bernama Ming hao,dan selain informasi ini aku tidak menemukan apapun lagi"lanjut Cyber


tunggu kau bilang Ming hao ?!"tanya Daigo memastikan "iya itu nama pemilik nomor handphon itu"ucap cyber sedikit bingung "sebentar.."ucap Daigo yang kemudian menelpon seseorang


(hallo sayang,ada apa )" jawab wanita yang di sebrang telpon itu


(katakanlah dan sebaiknya cepat aku sedang bekerja)


(apa nama marga keluarga mu ?!)


(marga keluarga ?!,kenapa kau menanyakan itu )" nada suara yang curiga


(haha,tidak ... ibuku menanyakannya padaku tapi aku tidak tau harus menjawab apa jadi aku bertanya padamu)"jawab Daigo meyakinkan

__ADS_1


(hah,marga keluargaku Hao,baiklah sudah aku jawab jadi sampai jumpa nanti)


nut nut nut suara telpon yang di matikan


Daigo terlihat tertegun,dia benar-benar tidak percaya dengan apa yang dia dengar barusan "kenapa kau bisa curiga dengan wanitamu ?!"ucap Nara yang mengejutkan Daigo


"aku pernah melihat seseorang menelpon di handphone pacarku dan kebetulan itu bertuliskan Ayah Hao "jawab Daigo kembali duduk "apa ini semua rencana kelurga kekasihmu ?!"tanya cyber dengan hati-hati


ah,mungkin saja,aku dan dia sudah menjalankan hubungan lebih dari tiga tahun,aku pernah bertemu dengan ibunya tapi tidak dengan ayahnya"ucap Daigo yang memegang kepalanya yang terasa berat


bos tolong biarkan aku pergi,kau sudah mendapatkan apa yang kau inginkan bukan ?!"teriak bontan Dor Dor Dor Daigo menembak beberapa kali di kepala nya hingga bontan pun tewas


dia berisik sekali !!"ucap bontan yang kemudian menyimpan pistolnya kembali ": aishhhh !!! kamarku jadi kotor !!!" teriak Cyber ketika melihat banyak darah yang mengalir ke lantai nya


lalu,jika kau sudah bertemu ibu dari kekasihmu.apa alasan mreka ingin membunuhmu ?!"tanya Nara penasaran "hubungan yang lama bukan berarti akan mendapatkan restu,seperti itulah hubunganku dengan Xia ...ibunya pernah bilang padaku bahwa aku harus menjauhi Xia"jawab Daigo dengan tatapan sendu


ah,sejauh ini aku paham,hey cyber bisakah aku pinjam komputer mu ini "ucap Nara yang melangkah mendekati cyber "tentu,jika kau bisa mengoperasikannya"jawab Cyber meremehkan...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2