
Nara melihat jendela kamar apartment Merry dan benar saja tepat di jam 12 malam lampu di sana mati "heh,ini menarik..apa yang kau sembunyikan sebenarnya.." gumam Nara tersenyum
Nara sengaja mengetuk pintu marry saat jam setelah satu malam Tok tok tok "apa ada orang ?!,tolong aku..." teriak Nara dengan nada yang panik
Merry yang mendengar ketukan pintu dan suara minta tolong bergegas membuka pintu kamarnya "ada apa ?! kenap kau ketakutan?!" tanya Merry merasa aneh
tolong, ijin kan aku masuk..aku takut,ku mohon tolong " ucap Nara matanya sudah berembun "baiklah ayo masuk" Merry menarik tangan Nara dan menutup pintu nya dengan rapat-rapat
Mery yang melihat keadaan Nara sedikit prihatin " penampilan mu sangat kacau,sebenarnya apa yang terjadi ?!" tanya Merry meletakan minuman hangat di meja
ada~ada orang yang ingin membunuhku" jawab Nara dengan gugup " kau melakukan kejahatan apa hingga memancing orang asing ingin membunuhmu ?!" marry sekali lagi bertanya dengan heran
tidak ada !! aku juga tidak tau hu hu hu" Nara menangis setelah mengucapkan itu sedangkan Merry merasa bingung harus melakukan apa "baiklah berhenti menangis,kau boleh menginap di sini semalam" ucap marry mengelus lembut Nara
terimakasih,,kau wanita baik" gumam Nara menatapnya lekat "tidak,aku tidak sebaik itu" jawab Merry raut wajahnya sendu dan hal itu membuat suasana mereka berdua sedikit tegang "namaku Nara" ucap Nara mencairkan suasana "aku Merry, istirahat lah" gumam Merry kemudian pergi ke kamarnya untuk istirahat
Nara tersenyum setelah Merry pergi "cih,ternyata aku masih bisa berakting menangis" gumamnya sembari menghapus air mata yang tersisa
-kau benar-benar luar biasa host,apa kau ingin penghargaan Oscar atas bakatmu ini ?!" ledek Skull
terimakasih..tapi tidak perlu" jawab Nara mulai mengamati sekelilingnya "ehh lihat Poto ini ?!"Nara mengambil Poto itu dan tersenyum
-apakah dia Mr.DX ?!
bisa jadi,lihat pria gila otot,sayang sekali dia sudah mati" gumam Nara terus memandangi Poto pria perkasa itu "aku penasaran dengan seratus Mr.DX di dunia ini" lanjutnya
Nara kemudian meletakan Kemabli Poto itu di tempatnya dan kemudian mulai membaringkan tubuhnya di sofa.."ah iya,aku harus mengirim pesan pada nya" gumam Nara kemudian mengetik pesan dan mengirim nya pada cyber lalu mematikan handphone nya...
__ADS_1
hey snow,apa menurutmu kematian Mr.DX ada hubungannya dengan Merry ?!" tanya Nara penasaran
-Mungkin saja,bukankah ini sangat rumit host..
ya,ini benar-benar rumit,kegiatan Merry yang berulang dengan waktu yang sama setiap hari nya,Poto seorang pria hanya ada satu di dalam apartemen nya ini,belum lagi aku terlibat dengan kelompok mafia...ah,aku harap kita bisa menyelesaikan tugas ini secepat mungkin" gumam Nara yang kemudian tertidur pulas
-Benar host,aku berharap kau baik-baik saja dan kita bisa kembali dengan selamat...
......................
pagi harinya cyber,Daigo dan Xia pulang ke kota pulko tanpa bertemu dengan Nara
saat di pesawat terlihat jelas wajah Daigo yang gelisah dan cyber yang melihat itupun kini memahami sesuatu
"aku harap kau tidak menaruh perasaan pada Nara,ingatlah Xia mengorbankan semuanya demi dirimu" bisik Cyber saat Xia sedang terlelap tidur di bahu Daigo
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
sisi lain ...
Nara terbangun dari tidurnya dan melihat arah jam "heh ternyata sudah jam 7 pagi ?!,di mana Merry ?!"
dia keluar berolahraga" jawab snow tiba-tiba muncul
baiklah,akan ku tunggu dia pulang.kita akan membuat sarapan" Nara pergi ke dapur dia melihat isi kulkas di sana." cih tidak ada apapun" gumam nya lalu kembali menutup pintu kulkas itu
Nara hanya bisa duduk menunggu Merry pulang tanpa adanya makanan atau kegiatan lain.."menyebalkan,kapan dia pulang!!" keluh Nara
host, bersabar lah,apa ku ingin membeli sesuatu di pasar sistem ?!" tanya snow yang mencoba merayu Host nya
__ADS_1
heh,apa ada barang baru ?!" shui melirik snow dengan penasaran
tentu,lihat ini !!" snow menunjukan pasarnya dan benar saja Barang-barang di sana sudah di perbarui "baiklah aku akan membeli ini" Nara mengambil alat itu dan tersenyum
heh,kau tersenyum?! apa kah host ku ini sudah memiliki ide gila lainnya ?!" ucap snow penasaran "benar" jawab Nara singkat lalu segera menyimpan benda itu ...
tepat di jam 9 marry akhirnya pulang,dia melihat Nara yang masih terbaring di sofa " oh selamat datang marry" sambut Nara yang langsung duduk dan tersenyum
ya"marry me jawabnya acuh tak acuh "boleh aku tanya sesuatu?!" Nara mendekati Merry "ya, silakan " Merry menatap Nara dengan dingin
siapa Poto pria itu ?!" tanya Nara tanpa basa basi menunjuk kearah Poto yang tidak jauh dari mereka "suamiku" jawab Merry memalingkan muka nya dan hal itu membuat Nara merasakan adanya keanehan
heh,benarkah ?!,lalu di mana dia sekarang ?!" Nara kini mulai memprovokasi Merry "Bekerja" jawab Merry yang terus menghindari tatapan Nara
bekerja ?!,siapa nama suamimu ?!,sudah berapa lama dia tidak pulang ?!" Nara terus menyudutkan marry "kau !! apa urusannya dengan mu !! pergilah !" Merry mendorong tubuh Nara kemudian menyeretnya keluar dari apartemen dan Brakkk !! marry mengusir Nara dan menutup pintunya dengan keras
tok tok tok kenapa kau marah ?!,aku hanya bertanya saja !!,buka pintunya marry !!" teriak Nara yang terus mengetuk pintu itu sedangkan marry terus menutup telinganya dan berlari ke kamarnya
cih,ini benar-benar aneh" gumam Nara kemudian kembali ke kamar yang pernah di sewa cyber dan daigo..."aku harus menghubungi cyber" Nara membuka handphone nya lalu mengirim pesan padanya
(cyber,bisakah kau mencari tau identitas orang ini "photo")
hanya pesan singkat yang Nara kirimkan pada rekannya itu dan berharap dia mendapatkan informasi secepat mungkin "hey snow..apa pendapatmu tentang Merry ?!" tanya Nara kemudian membaringkan tubuhnya di ranjang
-Dia aneh,aku yakin kematian Mr.DX ada hubungannya dengan dia,namun menurutku jauh di belakang Merry pasti ada orang besar yang membantunya
kau benar,ini semakin rumit..." gumam Nara menatap kosong kearah langit-langit kamar apartemen nya...
...----------------...
__ADS_1