Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
rencana dan ketertarikan


__ADS_3

sementara itu di dalam rumah empat orang secara gila-gilaan mencari Daigo dan mengacak-acak semua barang di sana


sial !! kemana bocah itu pergi !!"teriak sang bos merasa frustasi"kalian !! apa sudah menemukan jejak bocah ingusan itu ?!"lanjutnya


tidak ada !!"teriak seorang dari arah dapur


belum bos!! "lanjut satu orang lagi dari lantai atas


bos disini ada yang tidak beres !!"teriak satu dari arah kamar mandi


mereka yang mendengar itu segera bergegas kearah kamar mandi,sang bos semakin geram dan marah ketika melihat ruang ventilasi udara terbuka di sana "bajingan !! dia kabur lewat sini" ucap nya yang kemudian empat orang itu keluar dari rumah Daigo


cari di halaman rumah ini,jika tidak ketemu kalian lah yang akan ku bunuh!!"teriak sang bos kemudian tiga orang lainnya berpencar lagi


cih,dia benar-benar sudah merepotkan ku..pantas saja si tua itu menawarkan harga tinggi hanya untuk membunuh satu bocah ini " gumam nya kemudian menyalakan korek dan mengisap rokok nya


dia menatap kearah mobil yang masih terparkir di depan sana "ehh bukankah itu mobil nya"ucap sang bos kemudian melangkah menghampiri mobil tersebut


Daigo dan Nara menyembunyikan kepala mereka di dalam mobil agar tidak ketahuan "sial,dia menyadarinya terlalu awal" gumam Daigo "diam lah"bisik Nara

__ADS_1


cih apa dia ada di dalam mobil ini ?!"gumam pria itu yang kemudian berusaha membuka paksa pintu mobil tersebut "apa yang harus kita lakukan?!"tanya Nara yang terlihat bingung


hanya satu,tapi aku butuh kerja sama mu"ucap Daigo dengan serius "katakan !!" jawab Nara singkat


tembak pria itu di bagian yang tidak terlalu fatal lalu aku akan menyeretnya masuk kedalam mobil,hanya seperti itu agar kita tau dalang di balik ini"bisik Daigo


Nara mengangguk setuju walaupun hal ini tidak ada hubungannya dengan dirinya "cih,demi nyawaku terpaksa harus bekerja sama"gumam Nara "host berhati-hati lah"ucap snow khawatir


pria itu masih belum menyadari keadaannya,dia masih tetap sibuk mencoba membuka pintu mobil tersebut . namun tiba-tiba "bughhh ahh !!" teriak nya ketika pintu tersebut tiba-tiba terbuka


dor dor dor "Nara menembak tiga kali di bagian kaki dan kedua tangan pria tersebut "agrhh !!" sang pria mengerang kesakitan namun dia belum sempat meminta tolong Daigo sudah membekap mulutnya dan menyeretnya masuk kedalam mobil


diamlah brengsek !!"Nara memukul bagian kepala pria tersebut hingga membuat nya pingsan,Daigo yang melihat itu merasa di kejutkan "hebat.dia memukul sekali dan pria ini langsung pingsan"ucap nya dalam hati


kau lihat apa,jalankan mobilnya dan pergi dari sini"ucap Nara yang kemudian menyadarkan Daigo dari rasa kagumnya itu "baiklah ayo pergi !!" ucap Daigo kemudian menginjak gas yang membuat mobil tersebut melaju kencang


tiga orang yang masih di atas sana merasa terkejut ketika melihat mobil target tiba-tiba melaju pergi "dia kabur ?!"ucap salah satunya "bos beri tahu dia"lanjut yang lain "tidak ada !!! sial bos pasti di bawa oleh bocah itu"teriak satunya yang ketika menyadari hilangnya bos mereka


apa kita kejar mobil mereka?!"tanya si A

__ADS_1


tidak,ayo pergi laporkan ini !!"ucap si B


cih,ini semua gara-gara pria misterius itu.kuharap bos baik-baik saja" timpal si C


mereka bertiga akhirnya memutuskan pergi melaporkan keadaan bos nya pada pria yang telah menyewa mereka dan berniat tidak melanjutkan misinya...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nara kini mengeluarkan kotak P3K dan mengobati pendarahan pria yang telah dia tembak itu "eh dari mana munculnya kotak itu ?!"tanya Daigo yang merasa kebingungan setelah melihat kotak P3K tersebut karena seingatnya di dalam mobilnya tidak ada kotak pengobatan


kau tidak perlu tau,yang penting sekarang mengobati luka pria ini agar tidak mati"jawab Nara dengan nada ketus


Daigo yang mendengar jawaban Nara pun hanya bisa pasrah namun tetap saja dia masih penasaran "gadis ini aneh dan sepertinya banyak yang dia rahasia kan" gumam Daigo dalam hatinya


host,di dalam kotak itu ada cairan pelumpuh,kau suntikan saja itu pada nya"ucap snow memberikan idenya


eh,itu ide bagus dan tidak sia-sia juga aku membeli barang ini ternyata isi di dalamnya bukan hanya obat melainkan ada beberapa racun juga"ucap Nara tersenyum puas dan kemudian menyuntikan cairan tersebut


Daigo melihat kearah kaca spionnya dan melihat Nara tersenyum ada sedikit ketertarikan dalam dirinya "dia cantik namun entah kenapa senyuman itu seperti menyeramkan" gumam Daigo dalam hatinya

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2