Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
rencana dan ajakan


__ADS_3

Xia menarik nafasnya "benar malam ini pesta penyambutan kedatangan Wey Li kembali ke kota ini " ucap Xia "lalu apa kau juga akan ada di sana malam ini ?!"tanya Nara penasaran "aku tidak ingin datang"ucap Xia yang benar-benar enggan untuk datang


datanglah,bersikap normal di sana, berpura-pura lah tidak mengenaliku dan aku akan memberi tahu rencanamu di sana"ucap Nara tersenyum "baiklah aku mengikuti apa katamu"ucap Xia


setelah beberapa jam mengobrol Xia pamit untuk kembali pulang sedangkan Nara masih tetap diam di sana "host,,kenapa aku melihatmu seakan-akan kau benar-benar tidak memiliki emosi atau perasaan takut sama sekali"ucap snow yang mulai curiga dengan sistem pusat karena host nya itu terlihat kejam seperti biasanya


uhhhh!!! aku takut sekali snow...kau tidak melihat tanganku berkeringat,oh astaga jika aku menahannya lebih lama lagi mungkin aku akan menangis"ucap Nara yang mengusap keringat di tangannya


eh ???" snow hanya bisa bengong tidak percaya "host kau benar-benar ratunya drama"ucap snow terus terang"haha terimakasih pujiannya"ucap Nara tertawa kikuk


aku tadi sempat meragukan informasi dari sistem pusat karena setiap host beraksi terlihat baik-baik saja seperti tidak tertekan,ternyata aku lupa dari awal dia memang mempunyai bakat seperti itu,aku jadi ingat tentang pelatihannya di awal dia masuk,,itu benar-benar menyeramkan"gumam snow dalam hatinya


......................


malam hari pun tiba...Nara menepati janjinya dia datang ke pesta yang di adakan Ming Hao "selamat datang Nara"ucap Ming Hao yang sudah menunggu Nara

__ADS_1


Nara tersenyum manis dia menggandeng tangan Ming Hao masuk kedalam bar tersebut "kau sangat cantik dengan gaun merah mu ini"puji ming Hao dengan jujur


terimakasih atas pujiannya tuan Ming Hao"jawab Nara masih dengan senyuman nya "Nara akan ku perkenalkan kepada anak dan calon menantu ku"ucap Ming Hao


Ming Hao membawa Nara menemui anak dan calon menantunya "hallo nona, namaku Wey Li "ucap pria tampan itu sedikit genit "hallo,Xia bao"ucap Xia berpura-pura tidak mengenali Nara"Nara,salam kenal"ucap Nara dengan anggun


Xia bao terlihat tidak nyaman ketika tubuhnya terus di sentuh oleh Wey Li "maaf aku harus ke kamar mandi dulu"ucap Xia buru-buru pergi


Ming Hao yang melihat tingkah anaknya itu segera menyusul dengan ekspresi menahan amarah "nona Nara,apa kau kekasih ayah mertuaku "tanya Wey Li yang memegang dagu Nara


tidak perlu pura-pura kau wanita mainan ayah mertuaku kan,aku bisa membayar mu berkali-kali lipat jika kau tidur bersamaku"ucap Wey Li dengan sombong dan percaya diri


cih dasar brengsek,berani sekali dia mengatakan hal kotor seperti itu"teriak snow yang benar-benar marah


ehh,apa kau yakin tuan Wey Li ?!"ucap Nara tersenyum "tentu saja"jawab Wey Li mencium tangan Nara "ini kartu kamarku,datanglah kapanpun kau mau"ucap nya memberikan kartu kunci kamar VIP di lantai atas ini

__ADS_1


Nara tersenyum dan mengambilnya tidak lama setelah itu Ming Hao datang "dimana Xia Hao ?!"tanya Nara penasaran


dia masih di kamar mandi,, bisakah aku minta tolong padamu,tolong bujuk Xia agar mengerti keadaanku"bisik Ming Hao pada Nara


Nara pergi menemui Xia "oh ya ampun,apa yang terjadi ?!"ucap Nara terkejut ketika melihat wajah bengkak Xia "ayah memukulku"jawab xia kemudian menangis di pelukan Nara


"tidak apa-apa tenangkan dirimu,sini biar aku bantu merias wajahmu lagi"ucap Nara dengan lembut.."gunakan ini"Nara memberikan bubuk aneh pada Xia " tuangkan di minuman atau makanan ayahmu,lalu jangan langsung pergi tunggu aku di kamarmu setelah urusanku selsai,aku akan membawamu pada Daigo "ucap Nara tersenyum licik


kau yakin?! jika ayah menyadari nya bagai mana ?!"tanya Xia meragukan rencana Nara "tenang saja ini tidak akan gagal"Nara meyakinkan xia


setelah selsai Nara dan Xia keluar,"apa kau sudah selsai?!"ucap Ming Hao yang terang-terangan merangkul pinggang Nara "tentu sudah selsai"jawab Nara tersenyum paksa


...----------------...


__ADS_1


(tuan muda Wey Li berusia 26 tahun)


__ADS_2