Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
obat ilusi


__ADS_3

ahh laki-laki yang baik"gumamnya dalam hati


namun sayang aku bukan orang baik"lagi kini fancello tersenyum samar


jangan coba-coba menebak apa yang dipikirannya


ini semua diluar perkiraan,,,


aku tidak haus kasih sayang ataupun uang namun aku haus akan permainan"gumamnya lagi


anak buah Lifan memasuki kamar melihat fancello duduk dengan seksi di kamar dia menelan ludahnya susah payah


nona,,,ini anggur yang di pesan bos"ucapnya sedikit terbata


ahhh baiklah terimakasih"lagi fancello berbicara dengan nada menggoda


anak buah Lifan tidak berani lama-lama di kamar itu setelah dia meletakan minuman yang bos nya inginkan dia langsung pergi keluar


karna bagai manapun pesona fancello begitu kuat dia takut jika satu 5 menit lagi saja dia ada d ruangan yang sama dengan wanita bos nya itu,dia akan kehilangan kendali dan akan berakhir mengenaskan


uhhh tahan demi kelangsungan hidup jangan buat gegabah"gumam laki-laki itu saat dia sudah ada di luar


*hey nona,kau mau melakukan apa ?* tanya snow sangat penasaran


*bodoh,kamu masih kecil aku tidak akan menjawabnya*


*umurku sudah ratusan tahun dan kamu bilang aku masih kecil?*memberikan bungkusan putih


*ah tetap saja bagiku kamu masih anak-anak " jawab fancello santai


snow yang kesal akhirnya masuk kembali ke dalam sistem


dia berfikir apa iya dia masih anak-anak jika di ingat lagi bukan kah umurnya sudah ratusan tahun ??? ahhh dasar punya nona tidak beres"gumamnya


Lifan keluar dari kamar mandi..

__ADS_1


ah liat dia yang seperti itu membuat hati wanita manapun akan luluh kan ?....


tapi terkecuali wanita yang satu ini,didalam pikirannya hanya bagai mana dia memanfaatkan bos kaya yang d depannya ini


sudah selsai?tanya fancello santai sembari menuangkan anggur ke dalam gelas


ahh iya sudah"jawab fancello sedikit gugup


sial harusnya wanita ini yang gugup kan??!! lalu ini kenapa aku yang gugup setengah mati!!?"keluh batin Lifan


minum lah"fancello menawarkan gelas anggur yang di tangannya untuk Lifan minum


biar tidak terlalu gugup"ledek fancello membuat Lifan salah tingkah


Lifan menghabiskan minumannya tidak lama setelah itu dia merasa sedikit panas jadi dia melonggarkan kancing bajunya


keringat mengucur deras dari tubuhnya seakan-akan dia berada di tengah-tengah gurun pasir


ahh bibirmu terlihat menggoda"gumam Lifan yang seketika memeluk fancello mengusap bibirnya dengan tangannya


apa yang kamu masukan di dalam anggur"tanya Lifan karna anggur yang dia minum sedikit aneh


ahhh itu hanya sedikit obat peran****g saja"jawab fancello santai


Lifan tidak marah dia hanya tertawa dan dia berfikir gadis kecil ini begitu nakal dan pemberani


heyy..aku tidak tahan lagi"Lifan mulai aktif menggerakkan tangannya di punggung fancello


fancello membalasnya dengan sebuah ciuman yang membara


ahh kau sangat nakal tapi aku suka"gumam Lifan


pelan lah sedikit,aku belum terbiasa"mengisyaratkan kepada Lifan


Lifan tersenyum simpul lalu dia mulai menciumi bibir fancello

__ADS_1


namun belum juga mulai Lifan pingsan di atas fancello


dan respon fancello tentu saja tersenyum puas


dengar sayang,,,,aku fancello tidak akan mudah tergoda jadi nikmatilah permainan yang kau ingin lakukan denganku di dalam mimpi mu"dia tersenyum puas dan menggeser tubuh Lifan


*hey snow,,,obat itu tahan lama kan?*


*ya dia akan tertidur dengan nafsunya sampai pagi hari*


*baguslah*


snow hanya merasa sedikit bingung nona nya ini memang benar-benar berbeda,,,


dia hanya bisa melihat fancello membuka baju dan celana lifan seakan-akan mreka benar-benar tidur bersama


adegan ini sungguh memalukan"gumam snow dalam hati


obat yang di berikan fancello kepada lifan bukan obat biasa


itu adalah obat perangsang ilusi


dimana ketika seseorang meminum obat itu maka dia akan terangsang begitu hebat dan terkena ilusi seakan-akan dia melakukannya dengan orang yang dia inginkan


aishhh rambutku jadi berantakan"gumam fancello ketika bercermin


baiklah tinggalkan no rekeningku di mejanya dan waktunya kita pulang


ucap fancello dengan santainya


di ruang VVIP sekalipun masih tersimpan cctv tersembunyi dan pria misterius itu tertawa puas dengan kelakuan fancello


lihat lah kucing itu benar-benar nakal"ucapnya merasa puas


__________kasihan di php'in lifan nya😭🤧_________

__ADS_1



__ADS_2