Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
dendam,perasaan aneh dan perintah


__ADS_3

Setengah jam berlalu akhirnya Wey Li terbangun dari pingsannya..dia melihat semua ikatan telah di buka namun kakinya seperti mati rasa


agrhh kepalaku benar-benar sakit!!" ucap Wey Li memegang kepalanya yang terasa berat


ck wanita sialan itu..." gumamnya lalu tiba-tiba tertegun "tunggu,wanita ?! kenapa aku tidak mengingat wajahnya ?!..sial apa yang terjadi sebenarnya ?!" teriak Wey Li


tidak lama setelah itu Wey Li Wey Li memanggil satu anak buahnya karna kakinya tidak bisa di gerakan sama sekali..dia memakai kursi rodanya menuju kamar ayah mertuanya


Tok tok tok "ayah mertua kau di dalam ?!" tanya wey Li setelah mengetuk pintu itu...namun dia menunggu cukup lama tapi tidak ada balasan apapun sehingga dia terpaksa menyuruh anak buahnya untuk mendobrak paksa


brakkk pintu terbuka dan ketika Wey Li masuk dia sangat terkejut mendapati ayah mertuanya terbaring di lantai "cepat panggil dokter !!" teriak Wey Li


Dokter datang dengan cepat dan memeriksa Ming Hao dengan cermat "maaf tuan muda,tuan Ming Hao sepertinya meninggal karena serangan jantung mendadak" ucap sang dokter yang mengejutkan Wey Li


sialan !! kau cari di mana Xia berada.temukan dia !!" ucap Wey Li yang terlihat kesal setelah mengetahui ayah mertuanya meninggal dan Xia tidak ada di kamarnya


dokter periksa kakiku juga" ucap Wey Li dengan ekspresi tenang.Namun setelah dokter memeriksa nya dia tidak menemukan keanehan di kaki Wey Li dan diapun menyarankan untuk memeriksanya langsung kerumah sakit


cih,ini benar-benar menyebalkan..kenapa hal seperti ini terjadi ?! kakiku lumpuh Karena seorang wanita yang tidak aku ingat,ayah mertuaku mati,dan calon istri ku menghilang... brengs*k !!!" teriaknya hingga membuat dokter dan beberapa bawahan Wey Li ketakutan


akan ku cari dia sampai ujung dunia,bersiaplah wanita nakal aku akan menangkap mu dan menyiksamu" gumam Wey Li dalam hatinya..dia benar-benar sudah menargetkan wanita yang telah membuat dirinya kehilangan tiga hal penting di hidupnya hanya dalam satu malam


......................


Sisi lain ....


Nara dan Xia sudah sampai di kota hijau,Nara sudah menghubungi Daigo untuk menjemputnya di bandara dan tidak lama kemudian Daigo tiba di sana menggunakan taxsi


"Nara,kau baik-baik saja ?!"ucap Daigo yang berlari menghampiri Nara "aku baik,ini oleh-oleh untuk mu" ucap Nara kemudian Xia keluar dari belakang Nara dan hal itu membuat Daigo terkejut


Xia ?!" gumamnya yang menatap tidak percaya "Daigo..." ucap Xia kemudian memeluk Daigo dengan erat sedangkan Daigo hanya tertegun membisu

__ADS_1


Xia memeluk mesra tubuhnya namun mata Daigo terus menatap ke arah Nara "apa ini ?! kenapa aku merasa tidak bahagia setelah melihat Xia ?! kenapa aku hanya menatap Nara ?!" gumam Daigo dalam hatinya


Daigo melepas pelukan Xia dengan lembut " baiklah,ayo pergi ke penginapan" ucap Daigo tersenyum lembut .. "aku sudah memesan taxsi nya,ayo" lanjut Nara yang berjalan lebih dulu


apa yang terjadi,kenapa kau di sini ?!" tanya Daigo setelah Nara pergi lebih dulu "kenapa ?! apa kau tidak suka melihatmu di sini ?!" jawab Xia dengan ekspresi sedihnya


tidak tidak..bukan itu,tapi bukankah kau sudah memiliki tunangan ?! aku tidak sengaja saat temanku meretas sebuah informasi" gumam Daigo "maafkan aku,tapi sekarang aku sudah bebas..Nara membantu ku" ucap Xia menggandeng mesra tangan Daigo


Daigo hanya menghela nafasnya dengan berat seakan-akan dia sedang mengeluh dengan sesuatu "sudah lah,biarkan seperti ini dulu,lagipula Nara sudah memantu misi ku dan hubunganku" gumam Daigo kemudian masuk kedalam taxsi yang sudah Nara pesan tadi


-host,kenapa ekspresi Daigo seperti tidak senang setelah bertemu dengan Xia ?!" tanya Snow penasaran


aku tidak tau,dan tidak mau tau" jawab Nara dengan acuh


-uh,aku curiga dia sudah tertarik padamu " ledek Snow


heh,aku harap hal seperti itu tidak terjadi,aku bukan orang jahat yang akan merebut kekasih dari wanita baik-baik seperti Xia" ucap Nara dengan serius


hallo Nara selamat datang" sambut cyber yang melihat Nara sudah datang "cyber..Retas semua cctv yang ada di klub malam yang aku kunjungi,hapus semua rekaman itu" ucap Nara kemudian berbaring di salah satu ranjang di sana


ok boss" cyber tanpa banyak bertanya dia langsung melaksanakan apa yang Nara katakan "dia benar-benar anak yang penurut" gumam Nara kemudian memejamkan matanya dan tanpa sadar tertidur karna kelelahan


Xia dan Daigo duduk di ranjang yang sama,mereka hanya saling diam hingga akhirnya Xia memulai percakapan "Daigo,apa ku masih marah padaku ?!" ucap Xia menatap lembut kearah Daigo


tidak, haha..seharusnya aku yang minta maaf karena berbohong padamu,waktu itu mengatakan jika aku liburan dengan ibuku" ucap Daigo tertawa canggung


Hem..aku tidak marah,aku sudah mendengarnya dari Nara"ucap Xia tersenyum manis " Daigo apa kau bahagia bertemu denganku lagi ?!" tanya Xia


tentu,tentu aku sangat bahagia"jawab Daigo berpura-pura "kamu istirahat lah dulu,aku akan keluar membeli makanan"lanjutnya kemudian mengecup kening Xia dengan lembut


cyber sangat fokus dengan layar yang di depannya, bukan hanya rekaman cctv di dalam br saja tapi di setiap jalan dia menghapusnya "heh,apa Daigo mengetahui hal ini ?!" gumam cyber ketika melihat seorang pria yang mirip dengan orang yang Daigo gambar waktu itu

__ADS_1


cyber menatap kearah Nara dan tersenyum "dia tidak memberi tau Daigo tentang ini ?! baiklah akan ku rahasiakan juga" gumamnya kemudian berganti menatap Xia setelah itu fokus kembali


setengah jam berlalu Daigo datang membawa berbagai jenis makanan.nara terbangun karena mencium bau yang lezat "heh,apa ini pizza ?!" tanya Nara yang langsung menghampiri Daigo


haha,iya benar makan lah"ucap Daigo dengan ramah "sayang ayo makan" ajak Daigo pada kekasihnya itu,dan Xia pun menghampiri Daigo


oy oy,sisakan untukku !!" teriak Cyber yang sudah menyelesaikan tugasnya.."tenanglah ini masih banyak"ucap Nara tersenyum yang membuat Cyber sedikit tersipu


setelah mengisi kenyang perutnya, mereka semua berbaring di ranjang nya masing-masing,kena di sana hanya ada tiga ranjang jadi di antara tiga orang itu harus tidur berdua dan tentu saja Nara hanya tidur sendiri


lima belas menit berlalu Nara melihat Xia sudah tertidur pulas dan mereka bertiga mulai mendiskusikan apa yang mereka amati selama beberapa hari ini


jadi apa yang kalian temukan ?!" ucap Nara dengan setulus "kegiatan yang membosankan"jawab Daigo dengan jujur "benar namun di balik kegiatan itu menurutku ada sebuah keanehan"timpal Cyber lalu mengeluarkan perekam


Nara melihat rekaman itu satu persatu "heh,ternyata begitu ... terimakasih untuk kalian"ucap Nara tulus "ah iya,untuk mu Daigo,aku sudah membunuh orang yang kau minta dan menyingkirkan tunangan kekasihmu" lanjutnya


hmm,ya terimakasih" gumam Daigo "jadi kalian boleh kembali lebih awal ke kota pulko" ucap Nara yang berhasil membuat dua orang pria memasang ekspresi enggan


ada apa ?!"tanya Nara heran "tidak,tapi kita ingin membantumu "ucap Daigo ragu-ragu"benar,tolong biarkan aku dan daigo menemanimu"timpal Cyber serius


tidak, kalian kembali lah ke kota pulko, khusus nya kau Daigo,aku tidak bisa mengambil resiko karena sekarang Xia sudah berada bersama mu,dan aku akan menghubungi kalian lagi,setelah urusan di sini selsai" ucap Nara meyakinkan


Daigo dan Cyber yang mendengar itu terpaksa menuruti perintah Nara walaupun mereka benar-benar enggan untuk meninggalkan nya..


istirahat lah,.."gumam Nara kemudian pergi dari kamar itu meninggal kan mereka berdua begitu saja


-host,kau benar-benar menjadi rebutan" canda snow


haha,aku akan membunuhmu jika kita sudah kembali kedalam ruang sistem " ucap Nara dengan nada serius yang membuat Snow langsung terdiam membisu


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2