
pagi berikutnya sang-gun dan aster seperti biasa pergi ke kantornya menjalankan rutinitas yang sangat melelahkan ... namun hari ini aster melihat wajah pucat milik xufan dia tau betul bahwa sekarang xufan sedang ketakutan karna mata-mata yang dia kirim telah di temukan tewas dalam keadaan mengenaskan...
pak apa ada masalah ?! aster bertanya seolah-olah dia tidak mengetahui apapun "tidak...tidak apa-apa"ucap xufan gugup dan langsung menjauh dari aster...
aster tersenyum ketika xufan menghindarinya...tapi aster sengaja mendekati xufan seakan-akan dia peduli dengan masalah yang di alami xufan
aster mengajak xufan minum setelah pulang dari kantor dan tanpa pikir panjang xufan pun menyetujuinya...yang dia pikirkan saat ini xufan hanya ingin menghilangkan stres yang menumpuk di kepalanya .....
jam kerja sudah selsai aster pergi bersama xufan kesebuah bar yang cukup mewah " apa kamu sering kesini ?"tanya xufan pada aster karna dilihat bagaimanapun aster terlihat seperti pemuda yang polos dan xufan tidak pernah terpikirkan bahwa aster bisa meminum alkohol
ya ini bar langgananku"jawab aster tersenyum "malam ini aku yang traktir jadi pak xufan bebas memesan apapun"ucapnya lagi dengan penuh perhatian
__ADS_1
xufan yang mendengarnya sangat senang bagai mana tidak bar ini sangat mewah "ini pasti bar kelas atas"gumam xufan dalam hatinya..jadi dia berniat memesan minuman yang mahal memanjakan dirinya dengan sebuah traktiran dari juniornya itu
suara musik yang sangat kencang lampu warna-warni menghiasi ruangan yang gelap..mreka menari dengan liar mengimbangi musik yang sedang berjalan...banyak wanita yang merayu pria kaya mencari kesempatan membuka harga ...
aster yang melihat sekelilingnya hanya tersenyum sembari menikmati win yang dia pesan...."aiss sangat berisik"keluh aster pada dirinya
aster melihat xufan dia benar-benar sudah mabuk bahkan bergumam tidak jelas di mejanya...dia menghampiri xufan mengangkat tubuhnya keluar dari bar memasukannya kedalam mobil...
aster membawa xufan kesalah satu gedung yang terbengkalai yang sudah dia siapkan sebelumnya...dia melempar tubuh xufan dengan kasar keatas sofa tua "ckk berat sekali membuat pinggangku sakit saja"ucap nya...dia turun dari gedung itu melangkah mendekati permukiman kumuh yang tidak jauh...di sana dia menemukan seorang pencandu narkoba...aster memberikan obat yang mreka inginkan dengan sarat harus melakukan sesuatu yang dia minta
aster menyuruh mereka memakai topeng dan membuka pakaiannya sedangkan dia sibuk membuka hp milik xufan dan langsung mengaktifkan siaran langsung di akun media sosial pribadinya...
__ADS_1
dia menyamarkan suara nya dan menjelaskan kepada penonton bahwa bosnya itu sangat suka **** yang menyimpang dan menyuruhnya memulai siaran ini....
akun xufan cukup banyak penggemarnya jadi mudah bagi aster menjelekan namanya ... permainan yang begitu panas di mulai para penonton melonjak menjadi ratusan ribu ...banyak yang mencari maki xufan ada juga yang menyanjungnya kara berani di siarkan secara langsung....
xufan yang dalam keadaan mabuk berat di tambah obat perangsang yang aster berikan sebelum memulai live sangat-sangat efektif....xufan sangat menikmati permainannya bersama 3 wanita dan 2 pria itu
aster yang melihat layar hp itu tersenyum puas ... penonton nya benar-benar tembus menjadi 5M dalam waktu yang singkat... banyak yang memberinya gift hadiah sebagai tanda kepuasan mereka....
satu jam berlalu xufan benar-benar pingsan kelelahan...aster mematikan langsung siaran itu tanpa memberikan penjelasan apapun kepada penonton
apa kalian puas ?!"tanya aster melihat kearah orang-orang suruhannya sendiri...mreka hanya mengangguk nafasnya terengah-engah....aster melempar satu koper uang kearah mreka "ambil ini !! semuanya sudah dapat bagian masing-masing jadi jangan berebutan,pergilah yang jauh dari kota ini dan jangan pernah kembali"ucap aster dengan tegas...
__ADS_1
mreka membuka kopernya disana ada lima amplop yang sangat tebal dan lima bingkisan besar bubuk putih yang mreka inginkan...mreka berterima kasih pada aster dan berjanji akan langsung pergi dari kota malam ini... aster yang mendengarnya tersenyum puas
...----------------...