Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
haus


__ADS_3

nona apa tidak apa-apa meninggalkan laki-laki itu begitu saja"tanya snow


lalu aku harus bagai mana menemaninya tidur hingga pagi hari?!"jawab fancello ketus


oh iya bukankah keluargaku juga dari dunia ini ?!mencoba menebak


iya benar,ada apa ?"tanya snow bingung


tidak aku hanya terpikirkan sebuah rencana saja"tersenyum


ahhh baiklah jangan tersenyum lagi itu menyeramkan"jawab snow merinding


Letak kosan yang jauh dari keramaian begitu rawan kejahatan


namun dia tidak takut sama sekali pulang tengah malam dengan baju yang terbuka


hey cantik baru pulang?"beberapa preman datang menghadang fancello


melihat nya dari atas sampai kebawah


ohh sungguh mangsa yang cantik"ucap salah satunya


fancello hanya tersenyum kecut


kalian mau tubuhku ?"tanya fancello sedikit menggoda


ahhh dia benar-benar tau situasi hahaha"ucap salah satu preman itu


mungkin dia bosnya karna dilihat bavai manapun tubuhnya besar dan tinggi dan yang lainnya ada di belakang orang ini


lagi fancello tersenyum


bagai mana kita mengadakan game?"


game?!"jawab serempak preman itu sempat kebingungan


nona jangan menipu kami"ucap bos preman itu


tidak,tidak...aku tidak menipumu, lagipula aku wanita lemah mana mungkin menipumu benar kan ?!"ucap fancello meyakinkan bos preman itu

__ADS_1


*wanita lemah dari mana?bahkan kekuatan Hulk pun kalah*gumam snow dalam hati


game apa yang kamu sebut,dan apa taruhannya?"


fancello mengambil salah satu pistol dari preman itu...mreka sempat panik namun fancello mengeluarkan 3 peluru dan kemudian memutar acak peluru yang tersisa


dia tersenyum kemudian berkata "jika aku tertembak kalian boleh menikmati sepuas nya bagai mana ?"


jika ku tertembak bukan kah kau akan mati ?"ucap salah satu preman


heyy ayolah kita main tembak di kaki itu tidak akan fatal kan luka nya ?"


ohh bener juga hahah"tawa mreka serempak


baik kita mulai dariku dan kemudian kalian bertiga


baiklah"


mreka memainkan sambung lagu dan kebetulan fancello tidak bisa menjawab jadi breka mengarahkan pistol ke kaki mulusnya


dor.....


mreka membuka matanya ternyata tidak ada peluru di dalamnya


Ahhh syukur lahh"jawab mreka hampir bersamaan


baik giliranku"fancello mengambil pistol itu dari bos preman


kali ini tidak ada sambung lagu lagi fancello langsung menembak kan peluru ke arah kepala bos preman dan "dorrrr"


bos preman itu tertegun melihat darah keluar dari kepalanya dan sebelum dia membuka mulutnya dia sudah jatuh terlebih dulu


melihat itu kedua anak buahnya tercengang


brengsek!!!wanita jal**g !!!! dia berteriak ingin meninju fancello namun sayang gerakannya kalah cepat Dean peluru yang di arahkan ke jantungnya


dorrr"dor"


dua tembakan di arahkan langsung

__ADS_1


satu untuk jantungmu dan satu untuk lehermu


dua anak buah preman itu tercengang tak bisa berkata apapun


wanita ini gila


dia benar-benar gila


dia iblis


dia bukan manusia


setidaknya itulah yang sekarang ada di pikiran mreka


darah mengenai baju fancello namun ekspresi di wajahnya menunjukan rasa puas


ahhh lihat lah ketiga bajingan yang ingin meniduri ku malah mati terlebih dulu"gumam fancello


*nona ayo pergi suara tembakan itu menari beberapa orang*ucap snow mengingatkan fancello


pedahal aku belum puas memandangi ajal mreka"keluh fancello


mau tidak mau fancello pergi dari TKP karna desakan snow


benar saja tidak lama setelah fancello pergi ada beberapa warga yang datang dan menelpon polisi


*uhh untung saja kamu sudah tidak di sana*ucap snow merasa lega


di mana aku bisa membunuh?"


aku sangat haus akan cairan merah itu snow" gumam Nara pelan


astaga nonaku ini benar-benar sudah gila


tolong akuu uhhhh*gumam snow dalam hati meminta bantuan dewa agar menolongnya dari bosnya itu


_________cantik-cantik kejam ya 🤧_____________


__ADS_1


__ADS_2