
Nara berjalan melihat sekitarnya " benar-benar kota yang ramai"gumam Nara ketika melihat kearah gang "host,jangan ikut campur masalah orang lain" ucap snow yang memperingati Nara ketika dia melihat apa yang hostnya itu lihat sekarang
benar,,tubuh ku saat ini terlalu lemah"Nara memalingkan wajah nya dia benar-benar mengabaikan orang-orang yang sedang menyiksa gadis kecil di dalam gang itu
ahh,ini menyebabkan,aku merasakan perasaan bersalah karena tidak bisa menyelamatkan gadis kecil itu"ucap Nara yang terasa sesak di dada nya
host,tenangkan pikiranmu dan jangan terbawa perasaan"ucap snow yang mencoba menenangkan Nara yang akan menangis itu
uhh,ini terlalu sesak...menyebalkan benar-benar menyebalkan!!"teriak Nara yang kemudian menangis tersedu-sedu "aku membenci perasaan seperti ini"lanjut nya
ahhh !! kenapa kau menangis di tengah-tengah jalan seperti ini,bangun lah dan ayo cepat pergi !!" teriak snow yang terlihat panik ketika semua orang memperhatikan host nya itu ...
Nara hanya bisa menuruti perkataan snow lalu pergi dari sana,setelah sampai di jalan yang sepi barulah Nara menarik nafasnya dalam-dalam
ini memalukan,aku menangis dan banyak orang yang menatapku,Apakah mereka berfikir aku gila ?!"tanya Nara pada snow
ya mungkin,jadi host sebisa mungkin tahan lah emosi dan perasaanmu"ucap snow memperingati Nara "baik..ahh aku juga tidak ingin menangis lagi" gumam Nara kemudian mengelap sisa air matanya..
oy,oy lihat ada gadis cantik di tengah malam begini" ucap pria itu bersama dua orang teman lainnya yang tiba-tiba muncul dan kemudian melangkah mendekati Nara
Nara segera waspada menatap sinis kearah tiga orang pria cabul itu "mau apa kalian ?!"ucap Nara dingin
__ADS_1
"jelas kami ingin memakan mu !!"
"benar,ayo bersenang-senang bersama kami !!"
"tenang saja kita bertiga akan bersikap lembut padamu"
kekekekekek kekekekekek
mereka bertiga tertawa kencang setelah menjawab pertanyaan Nara..."cih dasar pria brengsek !!!,baiklah jika kalian ingin bermain.."ucap Nara tersenyum
heh,ternyata kau paham juga " ucap nya tersenyum mesum,Nara yang melihat itu maju beberapa langkah dan kemudian bughh Nara menendang burung pria itu dengan keras
"agrhhhhhh uhuk uhuk "pria yang tersenyum mesum itu menjerit kesakitan ."jal*Ng !! apa yang kau lakukan hah ?!!" bentak pria lainnya "heh,tentu saja memberi pelajaran berharga pada nya" jawab Nara dengan ekspresi mengejek
bughh... Nara tidak sempat menghindar dan terkena pukulan tepat di wajahnya,hingga bibir Nara mengeluarkan darah "brengsek!!" dor dor dor Nara saat itu benar-benar emosi dia tanpa sadar menembak pria itu sehingga membuat dua orang lainnya terkejut dan lari ketakutan"lari !! dia punya pistol ayo cepat !!!"
host,kau baik-baik saja ?!"ucap snow merasa khawatir "tidak apa-apa..uhh bibirku terluka karena tinju itu"gumam Nara mengusap darah di bibirnya
tep tep tep suara langkah kaki mendekati Nara "gadis,tanpa sengaja aku melihatmu menembak orang itu,ayo ikut aku kekantor polisi " ucap pria tersebut kemudian tersenyum manis kearah nara
Nara melihat pria tersebut dengan tatapan pasrah "ck,polisi sialan !!" gumam nya dalam hatinya ..kemudian Nara masuk kedalam mobil polisi tersebut dengan patuh ..
__ADS_1
siapa namamu ?!" ucap pria yang berseragam polisi itu "Nara"jawabnya singkat "berapa usiamu dan dari mana kau dapat pistol itu" lanjut polisi mengintrogasi Nara
20 tahun,ini milikku"jawab Nara menatap tidak suka kearah pria tersebut ..pria itu kemudian memberhentikan mobilnya namun bukan di kantor polisi melainkan di depan sebuah rumah yang sederhana
"ayo turun"ajak nya,Nara walaupun curiga tapi tetap turun dari mobil dan kemudian mengikuti polisi itu masuk kedalam rumah tersebut ."kenapa kau membawaku kesini?!"tanya Nara dengan nada sinis
pria itu tersenyum menyuruh Nara duduk "namaku Daigo,seperti yang kau lihat aku seorang polisi dan kenapa aku membawamu kesini,itu karena aku ingin istirahat sebentar baru setelah itu kita pergi ke kantor polisi ..oh iya ini rumah ku" jawab Daigo dengan santai
snow dan Nara tercengang ketika mendengar jawaban yang tidak masuk akal dari daigo"apa pria ini gila ?!"gumam Nara "ya itu mungkin saja benar"timpal snow
Dan untuk berjaga-jaga aku akan pasang ini di tanganmu"ucap Daigo kemudian memborgol tangan Nara "kamu tidak perlu khawatir aku tidak akan melecehkan mu,lagipula kau kalah cantik dengan pacarku" sambung Daigo dengan percaya diri yang membuat Nara sedikit mual ketika mendengar ocehannya
cih,,kau sangat percaya diri sekali"gumam Nara menatap tajam kearah Daigo "hahaha bukan kah itu harus ?!,baiklah aku akan tidur di kamarku dan kau bersantai lah di sini"ucap Daigo kemudian pergi memasuki kamarnya
host,rasanya aku ingin sekali memukul pria gila itu !!"gumam snow yang terlihat emosi "uh,perasaan kita sama"jawab Nara kemudian berbaring di sofa
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
(Daigo berusia 25 tahun pekerjaan polisi)