Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
pria brengsek


__ADS_3

baiklah sampai kapan kamu akan memegang rambutku?"tanya fancello karna rambutnya sudah benar-benar kering dan Zian masih saja memegang rambut indah miliknya


ahhh aku ingin memegangnya untuk selamanya,"jawab Zian tersenyum lembut


dan..."Zian mulai membisiki fancello


aksimu barusan yang terang-terangan membuka handuk di depan ku itu kini meningkatkan nafsuku terhadapmu"ucap Zian berbisik menggoda fancello


tapi bukan fancello namanya jika langsung tergoda oleh kata-kata itu dia bahkan tersenyum dan menengok ke arah Zian menarik dasinya hingga bibir mreka hampir bersentuhan


dengar bos besar,jika kamu menginginkan tubuhku kamu hanya tinggal membuka harga dan kemudian aku akan menuruti kemauan mu itu"goda nya


Zian hanya membalas kata fancello dengan senyumannya kemudian mencium bibir ranum milik fancello


ahhh nikmat,,,sungguh enak sekali"gumam Zian yang terus menciumi fancello


fancello tidak melawan dia membiarkan pria itu melakukan apapun pada dirinya


sampai saat zian berkata ...


dengar baby...aku tau kamu menipu rekan Bisnisku beberapa hari lalu


ohhh menipu?!!"jawab fancello singkat


ya kau ingat pria bernama lifan yang membayar mu 300 JT untuk tidur bersamamu"gumam Zian pelan


ahh benar aku memberikan obat padanya"jawab fancello santai


ckk...wanita nakal,jika dia tau maka habislah kamu"kini Zian menggigit kecil telinga fancello


uhhhh hmm"fancello mengeluarkan suara yang begitu merdu


ahh ternyata begini suara mu jika sudah tergoda"bisik Zian

__ADS_1


Zian menggendong tubuh fancello ke atas kasur nya membuka kancing bajunya dan menjilat leher putih milik fancello


fancello hanya mend**ah merdu seakan akan dia menikmati apa yang Zian lakukan padanya


ahhh hmmm cukup"kata fancello terbata


ahhh manisnya...lihat ternyata kamu bisa membuat suara yang begitu indah"ucap Zian bersemangat


huhhh ahhh...kamu mau apa?! kamu hmm blum memberikan harga padaku"fancello meringis antara kenikmatan dan rasa kesal


ahhh diam lah aku akan membuatmu setelah ini biar kan aku menikmati tubuh mu"tangan Zian sudah menyentuh lembut buah da*a milik fancello


meremas pelan lalu menghi**p nya


ahhh


kamu....


fancello tidak bisa berkata lagi dia tidak punya cara lain selain menikmati permainan yang Zian lakukan sekarang padanya


tubuh fancello juga mengikuti arahan yang di berikan Zian pada nya


Zian membuka baju fancello hingga dia benar-benar tel***ang bulat


ahh lihat sangat indah"ucap Zian


ckk sialan"batin fancello terus bergumam


*ahh snow cepat lakukan sesuatu agar bajingan ini pingsan* dia baru ingat kalo dia mempunyai sistem


*ahh baiklah,aku tidak berani melihat adegan sekarang*snow muncul dengan menutup matanya


 snow menaburkan bubuk putih di atas kepala Zian hingga Zian tanpa sadar menghirupnya

__ADS_1


ahh kepalaku pusing"Zian mulai berhenti memainkan tangannya di tubuh fancello


fancello hanya tersenyum simpul dan mendorong Zian kesamping nya


ahh dengar permainanmu memang membuatku terlena,tapi sayang tubuhku ini sangat mahal"ucap fancello menunjuk dada bidang milik Zian


lagi di akhir kesadarannya Zian tersenyum dan berkata "kucing liar memang sudah di taklukan" tidak lama setelah dia berkata seperti itu dia pingsan tak sadarkan diri


fancello merasa sedikit pusing bukan karna ikut terkena bubuk itu tapi karna dia sangat kesal


ck !!! bisa-bisanya aku mengikuti apa yang dia mau tadi"dia bergumam


*lalu apa selanjutnya nona?*tanya snow sedikit panik juga tadi melihat tuannya yang ikut tergoda oleh pria brengsek itu


*apa lagi..setelah aku merapikan diri ayo keluar dan temui azella di bawah*ucapnya


ahh benar beberapa waktu lalu fancello meminta data riwayat hidup milik azella kepada snow


"beberapa dari keluarganya sudah kita urus kan


sekarang tinggal mengurus wanita jal**g itu "ucap fancello tegas


tu udh mu baik-baik saja kan ? apa perlu kita istirahat terlebih dulu ?*snow masih mengkhawatirkan bos nya itu


namun fancello menjawab dengan gelengan pelan di kepalanya kemudian tersenyum


kejadian ini membuatku sedikit kesal...dasar pri brengsek awas dan tunggu bagai mana aku menyiksamu setelah masalahku selsai nanti!!!"gumam fancello dalam hati


dia menatap lekat wajah pria yang baru saja hampir meniduri dan mengendalikan nya


____ternyata tuan muda Zian sangat aktif ya wkk_____


__ADS_1


__ADS_2