
Daigo memberhentikan mobilnya di depan apartemen tua dan dia menyeret pria itu masuk kedalam salah satu kamar di sana...
Nara mengikutinya dari belakang setelah Nara masuk dia sedikit terkejut di dalamnya ada seorang pria yang sedang fokus kearah layar yang di depannya
"apa dia temanmu ?!"tanya Nara penasaran "benar dia Cyber seorang hacker yang cukup bisa di andalkan" jawab Daigo "eh,apa tidak masalah kita masuk begitu saja ?!" ucap Nara ragu "tidak apa-apa dia sahabatku,dan dia tidak akan bisa mendengar kita"ucap Daigo tersenyum
kenapa?!"tanya Nara sedikit penasaran "lihat dia sedang fokus meretas sesuatu" tunjuk Daigo kearah pria itu.nara mengangguk paham karena bagai manapun mereka berdua mengobrol cukup kencang dan pria tersebut tidak melirik kearah nya seakan-akan seperti tidak ada siapapun di sekitarnya
Daigo meletakan pria yang terluka itu di sembarang tempat dan kemudian dia sendiri merebahkan dirinya di ranjang milik temannya itu
cih,apa dia benar-benar anggota polisi ?!, setelah melihat tingkahnya siapapun juga akan meragukan identitas nya"gumam Nara yang melihat heran kearah Daigo "aku setuju dengan ucapan mu host"jawab snow yang menganggukkan kepalanya setuju...
......................
__ADS_1
setang jam berlalu akhirnya pria itu membalikkan badannya dan terkejut ketika melihat Daigo dan dua orang lainnya "oy oy,apa kau pikir kamarku ini markas mu"ucapnya yang terlihat jengkel dengan Daigo
eh,kau akhirnya selsai juga"ucap Daigo yang kemudian bangun dari tidurnya sedangkan Nara hanya terdiam menatap kedua orang itu "apa mereka benar-benar berteman ?!, sikapnya berbeda jauh"gumam Nara yang meragukan pertemanan di antara mereka
Cyber kenalkan dia Nara, tahanan ku "ucap Daigo menunjuk kearah Nara "brengsek dia menyebut host tahanannya " ucap snow yang terlihat tidak terima "sudahlah" ucap Nara yang mencoba menenangkan snow
tahanan ?! dia ?! bodoh.. gadis secantik dirinya kau jadikan tahanan,apa maksudmu tahanan ranjang hah?!" ucap Cyber yang meraih kerah baju Daigo,dia benar-benar merasa iri dengan sahabatnya itu
"dor" Nara melepaskan tembakannya ketika cyber menyebutnya tahanan ranjang dan untungnya Nara hanya menembak kearah samping
Diam kau !!,sekali lagi mengucapkan kata-kata mesum seperti itu aku akan benar-benar membunuhmu" ancam Nara yang berhasil membuat Cyber ketakutan dan bersembunyi di belakang Daigo
Daigo hanya tersenyum kikuk diapun sama kagetnya seperti cyber "gadis ini benar-benar emosional,nanti aku tidak boleh menyinggungnya"gumam Daigo dalam hatinya
Nara kembali duduk di sofa dengan jengkel "host kau hebat,lihat dua orang itu gemetar ketakutan"ucap snow yang memuji keberanian Nara "uh walaupun aku merasa jengkel tapi setidaknya sekarang sudah sedikit reda" gumam Nara tersenyum puas
__ADS_1
hey,kejahatan apa yang di lakukan gadis itu ?!"bisik Cyber pada temannya itu"membunuh preman dengan tiga kali tembakan dalam satu detik"jawab Daigo yang membuat Cyber menelan ludahnya
kenapa kau baru bilang ?!,nyaris saja tadi aku mati"keluh cyber"ha ha bukankah aku tadi sudah bilang dia seorang tahanan" Daigo tersenyum ketika menjawab pertanyaan temannya itu
apa kalian sudah selsai bisik-bisik nya ?!,jika sudah kemari lah pria itu sudah mau sadar "ucap Nara yang mengejutkan mereka berdua ...
Daigo segera menghampiri pria itu sedangkan Cyber ikut duduk di samping Nara "hey,maaf soal tadi"ucap nya tersenyum tulus pada Nara "oh" jawab Nara singkat yang membuat Cyber merasakan sakitnya tidak d anggap
uhh,dia benar-benar gadis yang dingin tapi dia juga sangat cantik "gumam Cyber dalam hatinya,kini dia menatap lekat kearah Nara...
host,aku rasa sikap mereka berdua mirip"gumam snow yang mulai memperhatikan Cyber"aku setuju,aku kira cyber pria yang cool tapi ternyata sama saja dengan Daigo. mereka berdua benar-benar aneh"timpal Nara yang sedikit risih karna cyber terus menatapnya
...----------------...
__ADS_1
(Cyber berusia 25 tahun berprofesi sebagai hacer)