Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
hanya awal perubahan


__ADS_3

"Sial sekali tubuh ini...di jebak oleh senior di per***a oleh beberapa orang dan kemudian mati mengenaskan"


snow hanya terdiam karna fancello terus mengoceh di sepanjang jalan pulang


tidak ada hentinya mulut fancello mengutuk senior yang bernama azella itu


baru saja fancello akan membuka pintu kamar kosnya ada suara yang memanggil-manggil namanya


"EY !!! fancello wanita jal**g"


teriak suara laki-laki itu


fancello membalikan badan mencoba melihat siapa yang berteriak malam-malam buat begini tutur batinnya


"ahh ternyata pemilik kos,ada apa ?" (jawab fancello dengan santainya)


'kamu bilang ada apa ?!! pikun ya !! kamu sudah nunggak 2 bulan sekarang pura-pura lupa!!'


(jawab nya penuh emosi )


"berapa akan ku bayar ?!! tidak usah menggonggong terlalu keras ini sudah malam"


'cih wanita ****** sialan,,,5.678.000 ayo bayr'


(memelototinya)


"aishhh uang segitu saja sampai-sampai ribut begini "


(fancello mengeluarkan uang dua kali lipat dari yang laki-laki itu sebut)


"nih ambil sekalian aku bayar untuk dua bulan kedepan"


laki-laki itu hanya bengong melihat tumpukan uang yang fancello berikan...sedangkan fancello langsung masuk ke dalam kamar nya kemudian membaringkan badannya


"ckk benar-benar sialll"


lagi dan lagi fancello menggerutu


_____________***________________


keesokan paginya fancello bangun dan bersiap berangkat kerja

__ADS_1


"ahh lihat wajah cantik ini,sayang sekali klo tidak di manfaatkan"


ya,dia hanya memandang wajahnya di cermin dengan pikiran ide gilanya sekarang


"hahaha nona....ayo berangkat"


snow tidak berani menebak apa yang fancello pikirkan dalam otaknya


ahh melihatnya tersenyum di cermin saja sudah membuatku merinding apalagi aku tau pikirannya pasti membuatku gila (dalam hati snow)


tidak butuh waktu lama fancello tiba di casino zix tempat dia bekerja


heyy liat si jal**g itu dia berani datang ? bisik seniornya


ishh klo aku jadi dia udah berhenti kerja"timpal yang lainnya


klo aku udah bunuh diri "timpal nya


kemudian mreka tertawa bersama


aishhhh kalian tidak ada kerjaan yah selain menggosipkan aku ?"jawab fancello tegas


ucap fancello karna yang tadi menertawakan nya terlihat kaget dengan apa yang dia ucapkan barusan


"are you crazy?" tanya salah satu dari mreka


tidak !!! aku punya mulut jadi wajar jika aku menjawabnya kan ?!!


jika kalian tidak menyukaiku bilang saja padaku secara langsung tidak usah bergosip seperti itu


ahh lagi ucapan fancello membuat mreka terdiam seribu bahasa


masing-masing dari mereka langsung pergi menghindar dan mulai bekerja


sampai saat azella datang...


oy oyy....lihat jal**g ini masih bekerja?!!"


dia menghampiri fancello dan menepuk bahunya


fancello yang merasa tidak nyaman,mengguyurkan sebuah minuman yang dia pegang saat ini ke atas kepala azella

__ADS_1


azella yang mendapati dirinya di hina seperti itu hampir menampar fancello


tangan kiri memegang botol anggur yang sudah kosong dan tangan kanan memegang tangan yang hampir menamparnya


fancello tersenyum sedetik kemudian dia mendorong jatuh azella


aww dasar jal**g !!! teriak azella


eehhhh yang ****** itu aku atau kamu ? fancello berjongkok di depan azella hingga pandangan mreka sejajar


kemudian...


plakkkk....plakkk...plakkkk


aishhh tiga tamparan saja di mukamu membuat tanganku sakit "mengibaskan tangannya


fancello kemudian berdiri menginjak kaki kiri azella dengan sepatu hak tingginya


azella hanya bisa meringis sedangkan yang melihat mreka bertengkar tidak berani memisahkannya


kasino belum buka karyawan masuk satu jam lebih awal itulah mengapa fancello berani melakukan kekerasan


A...ampun"suara terbata azella kini memohon


namun fancello yang sekarang berbeda dari fancello yang dulu


di mana yang dulu baik dan lembut sekarang sudah hilang kini menjadi ganas dan arogan


"dengar baik-baik azella kamu telah menyakitiku maka dari sekarang bersiaplah untuk menerima penyiksaan ku"bisik fancello


azella hanya bisa tertegun mendengarnya di dalam hatinya ada rasa takut namun kebencian lebih dominan dari segalanya


fancello melepaskan kakinya dan menyuruh pegawai lain untuk membereskan kekacauan yang dia buat


dan di ruang atas tanpa fancello sadari ada seorang laki-laki yang memperhatikannya dari awal dia hanya tersenyum kemudian berkata "wanita yang menarik"lalu pergi ....


__________"tebak yuk siapa laki-laki itu ?"__________



????

__ADS_1


__ADS_2