Sistem Pembalasan

Sistem Pembalasan
pria misterius yang malang


__ADS_3

Beberapa bulan sudah berlalu... sang-gun menerima sebuah undangan dari klien nya itu.."ahh,undangan inilah yang aku tunggu-tunggu" ucap sang-gun tersenyum puas


"apa ada hal bagus mam ? sampai-sampai membuatmu tersenyum lebar seperti itu ?"ucap aster yang tiba-tiba masuk ke ruangan sang-gun


ya ada,sini duduk"sang-gun berdiri dan menepuk kursinya agar aster aster duduk di tempatnya..aster yang melihat itu langsung menuruti apa yang dikatakan sang-gun,setelah dia duduk sang-gun pun ikut duduk di paha milik aster


aster sudah terbiasa dengan tingkah bosnya karna itu seperti apapun sikap sang-gun dia tidak pernah terbawa perasaanya olehnya..."lihat ini"sang-gun memperlihatkan undangan di tangannya


aster melihat dan membacanya "ahhh dari keluarga Steven?"pesta pernikahan?!siapa yang akan menikah,bukannya dia tidak punya anak?!!" aster sedikit bingung


ahhh benar.... ini adalah pesta pernikahannya yang ke lima tahun dengan istri keduanya"ucap sang-gun penuh dengan semangat ... aster yang mendengarnya hanya mengangguk pelan yang artinya dia sudah paham


......................

__ADS_1


sang-gun sekarang sedang sibuk memilih baju yang akan dia kenakan Nanti.. sedangkan aster dengan sabar menunggu bosnya itu selama berjam-jam diluar butik...


hey hey nona.lihatlah kau terlalu lama memilih baju !! apa kau tidak sadar selain anak buahmu ada orang lain yang sedang mengawasi mu itu"ucap snow memberitahu sang-gun karna dia melihat ada yang sedang memperhatikan gerak-gerik bosnya itu


ahh benar juga,,,aku terlalu fokus memilih baju"ucap sang-gun yang menyadari ada seorang pria yang selalu menatapnya dari luar toko...


sang-gun memanggil aster...dia memberitahukan aster tentang pria aneh yang menatapnya terus menerus aster yang paham langsung keluar dari toko itu ....


aster pergi menuju pria misterius itu berdiri...dia langsung menarik kerah baju pria itu dan menyeretnya ke dalam gang yang tidak jauh dari tempat nya tadi...


aster tersenyum dia mematahkan tulang kaki pria itu sehingga terdengar suara retakan tulang patah "krekk !!!!" setelah itu aster baru melepaskan cekikan nya


 aaaaaaa sakit sekali !!" pria itu menjerit kesakitan dia berguling di tanah memegang kakinya yang patah...

__ADS_1


oy oy paman !!! kau ini lemah sekali" aster berjongkok mengejek pria itu dengan senyuman kepuasan di wajahnya..."ahh iya,jika kau tidak berkata jujur akan ku patahkan semua tulangmu itu"bisik aster dengan nada yang mengancam


pria itu setelah mendengar nya merasa takut setengah mati...dia mengangguk paham karna hidup dan matinya berada di tangan bocah yang berada di depannya itu...kemudian dengan rasa takut dan gugup dia menceritakan semuanya,tetang siapa yang menyuruhnya dan apa tujuannya...


lagi-lagi aster tersenyum ketika mendengarnya...sedangkan pria itu yang melihat senyuman aster merasa sedikit takut..."aku sudah memberitahu mu,jadi kumohon lepaskan aku"pria itu menangis memohon kepada aster


boleh"ucap aster kemudian berdiri tegak..awalnya pria itu merasa lega karna aster melepaskannya dia langsung berdiri dan berlari,namun karna salah satu kakinya mengalami patah tulang dia tidak bisa berlalu dengan cepat "ah sialan sakit sekali"gumamnya...


aster melempar tongkat besi kearah pria itu "brugh!!"suara keras itu terdengar jelas,tubuh pria itu ambruk dan kalimat yang di ucapkan nya itu adalah keluhan terakhir dari mulut nya...


melihat banyak nya darah yang keluar dari kepala pria itu aster tertawa puas,dia mendekati mayat pria itu dan mencabut tongkat besinya seketika itu darah yang keluar semakin banyak sehingga mengenai baju aster...


"ahhh lalu hukuman apa yang akan ku berikan pada nya yah"aster meninggalkan tempat itu dengan senyuman puasnya dan kembali ke butik tempat sang-gun menunggunya....

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2