Sistem Sepakbola : Penyerang Utama

Sistem Sepakbola : Penyerang Utama
( Bonus Pertandingan ) Parung FC U19 VS Kujang FC U19


__ADS_3

Hari Minggu...


Hari dimana Pertandingan antara Parung FC U19 VS Kujang FC U19.


Melawan Kujang FC U19 Pelatih Rahmat Idris memakai strategi 4-3-3 menyerang mengalir, yang artinya pemain dalam tim akan selalu di area depan dengan umpan pendek yang mengalir cepat ke depan.


2 Bek tengah berpostur tinggi yaitu Ahmad ( 19 thn ) dan Rais ( 19 thn ) akan menjadi stopper di lini pertahanan dan sebagai penyapu bola.


2 Bek sayap akan bertugas sebagai wing back yang mempunyai peran bertahan tetapi juga akan kedepan membantu tim nya saat melakukan serangan. Yaitu Rizki ( 17 thn ) pada Bek kiri dan Yasin ( 18 thn ) pada Bek kanan.


1 Gelandang bertahan yang juga sebagai kapten di isi oleh Reza ( 17 ) bertugas memotong serangan lawan dari tengah juga melakukan tekanan di daerah lawan ketika lawan sedang memegang bola.


2 Gelandang tengah yang bertugas mengalirkan bola ke depan ketika tim sedang melakukan serangan dan membantu covering ketika tim sedang bertahan, di isi oleh Fajar ( 18 ) dan Anton ( 19 ).


2 Penyerang sayap bertugas sebagai penyerang lubang yang akan masuk ke kotak pinalti ketika membawa bola. Di isi oleh Indra ( 19 ) pada penyerang sayap kiri dan Zola ( 17 ) penyerang sayap kanan.


1 Penyerang bertugas sebagai Target Man dan juga pemantul diisi oleh Dani ( 19 ).


Tentu saja kiper diisi oleh Ali ( 17 )


Tim lawan yaitu Kujang FC U19 juga memakai strategi 4-3-3 menyerang.


Dan...


Laga pun di mulai.


Parung FC U 19 yang memakai Jersey kuning hitam melakukan kick off terlebih dahulu.


Operan Dani kepada Zola membuka jalannya babak pertama.


Zola terlihat menahan bola lebih lama, sambil memperhatikan Dani serta Anton dan Fajar untuk masuk ke setengah area lawan.


Melihat Dani yang berlari kencang dan hampir masuk ke kotak pinalti lawan akhirnya Zola langsung mengirim umpan lambung ke depan.


Bola lambung itu tepat mengarah kepada Dani, tetapi disana sudah ada 1 bek tengah dan 1 gelandang bertahan dari lawan yang langsung memberi tekanan kepada Dani.


Dani yang mendapatkan bola itu terlebih dahulu dengan kontrol sundulannya yang kurang baik, bek tengah lawan dengan cepat langsung mengambil bola itu.


Kali ini Kujang FC yang memegang bola mempunyai kesempatan untuk menyerang.


Kujang FC tidak langsung mengumpan bola kedepan, melainkan memainkan dulu ke belakang


Dengan operan pendek cepat bola sudah berada di sayap penyerang kanan yang langsung membawa bola itu ke tengah pertahanan dari Parung FC, ia bisa melewati 2 pemain lawan dan menembak ke arah gawang lalu membentur bek tengah dari Parung FC.


Pantulan bola itu malah mengarah ke sisi kiri lapangan, bola itu berjalan diantara Ali sang kiper dan Penyerang sayap kiri Kujang FC.


Mereka berdua beradu lari untuk mendapatkan bola.


Penyerang kiri lawan mempunyai kecepatan yang lebih dibanding kiper, melalui sontekan kecil saja bola langsung mengarah ke gawang dan gol.


1 - 0 untuk Kujang FC ketika pertandingan baru berjalan 3 menit.


Tertinggal 1 - 0 membuat Parung FC langsung menggebrak dengan permainan tempo cepat.


Bola dari Ahmad di oper kepada Yasin yang terus berlari tanpa pengawalan di sisi kanan sampai melebihi setengah wilayah lawan.

__ADS_1


Mendapat tekanan dari lawan Yasin lalu dengan cepat mengoper bola kepada Zola yang berada dekat dengannya di sisi kanan pertahanan lawan.


Zola dengan cekatan menggiring bola, menggocek 1, 2 dan 3 pemain lawan.


Zola sudah masuk ke kotak pinalti lawan di tekan 3 pemain lawan, terlihat posisi Dani yang bebas tanpa pengawalan di depan gawan lawan.


Dan...


Zola akhirnya menendang ke arah gawang dengan paksa dalam posisi sulit.


Bola itu menyamping sedikit di tiang gawang Kujang FC.


Kali ini Kujang FC yang membangun serangan.


Dengan rapih mereka menyusun serangan dengan operan operan pendek. Sehingga bola pun sudah masuk ke area pertahanan dari Parung FC.


mendapat pengawalan yang ketat dari Reza tim lawan mengoper bola ke samping kanan.


Bek sayap kanan lawan menerima bola itu dan langsung mengirim bola lambung kencang ke kotak pertahanan Parung FC.


Ali yang bergerak terlalu cepat untuk mengambil bola akhirnya tidak sanggup menepis umpan itu, dan bola lebih dekat kepada penyerang lawan yang akhirnya dengan mudah menyundul bola itu dan gol kedua untuk Kujang FC di menit ke 10.


Pada menit ke 17 Reza menggiring bola di tengah dan terus di bawa tanpa tekanan dari pemain tengah lawan.


Melihat ada peluang kosong didepan Reza mengontrol bola lepas ke depan dan menembakkan bola dari jauh.


bola melaju kencang ke arah gawang, tetapi sayangnya arahnya masih tepat ke pelukan penjaga gawang.


Penjaga gawang dengan cepat mengumpan bola sampai ke tengah lapangan yang kosong karena masih ditinggal Reza yang tadi maju ke depan.


Setelah Ahmad keluar sarangnya pemain tengah Kujang FC itu langsung memberikan umpan matang kepada penyerangnya yang berlari tanpa pengawalan dan akhirnya 1 melawan 1 dengan kiper.


Penyerang itu dapat melewati kiper, tetapi Ali telat menggapai bola justru mengenai kaki lawan.


Dan...


Priiitt ...


Penalti...


Seolah belum cukup di hukum pinalti, Ali pun di beri kartu kuning oleh wasit.


Penalti itu pun di tendang langsung oleh Penyerang dari Kujang FC.


Dan..


Gol...


3 gol untuk kemenangan Kujang FC dalam waktu 20 menit awal.


Menit ke 25 Kujang FC kembali melakukan tekanan, kali ini dari sisi kiri lawan.


Bek kiri dari Kujang FC melakukan penetrasi dengan berani menusuk sampai hampir menuju garis akhir gawang lalu datang tekanan dari pemain Parung FC.


Bek kiri berhasil melambungkan bola tinggi lolos dari hadangan pemain lawan, Ali yang sudah melihat bola itu mencoba menangkapnya, tetapi lepas dan bola liar bergulir menuju penyerang Kujang FC, beruntung tendangan penyerang Kujang FC itu masih melebar di sisi kanan gawang.

__ADS_1


Menit ke 30, kembali bek kiri dari Kujang FC ini melakukan penetrasi ke sisi kiri pertahanan Parung FC, kali ini bola di oper kepada Penyerang sayap kiri, oleh penyerang sayap kiri ini bola di giring ke kanan dan tanpa pengawalan berarti ia langsung menembak dengan tendangan bola efek.


Dan..


Gol!!!..


Penyerang sayap kiri dari Kujang FC ini menyumbang gol keduanya di pertandingan ini.


Pada 15 menit terakhir sepertinya pemain dari kedua kubu ini sudah mulai kelelahan, terlihat dari tempo permainan yang mulai melambat.


Pada menit ke 43 bek kanan Kujang FC mengirim bola lambung ke sisi kiri depan, Yasin yang sudah mulai kelelahan mulai kehilangan fokus dan gagal menghalau bola lambung itu.


Kesalahan dari Yasin ini dapat dimanfaatkan oleh Penyerang kiri dari Kujang FC, bola yang gagal dihalau oleh Yasin ini diambil olehnya dan tanpa kesulitan ia menggiring bola kedepan gawang dan melesakkan gol hat trik nya.


Babak pertama pun berakhir dengan skor 0 - 5 yang sementara di menangkan oleh Kujang FC.


Babak kedua Pelatih Rahmat Idris melakukan pergantian dengan memasukkan Ardi ( 18 ) seorang gelandang serang menggantikan Rais yang berposisi Bek tengah, ia melakukan perjudian dengan menambah lini serang di area tengah lawan. Sementara Yasin yang tadi sudah mulai kehilangan fokus diganti oleh Marwan ( 18 ).


Formasinya kini menjadi 3-4-3


Bek sayap kanan dan kiri sekarang bukan sebagai wing back tetapi menjadi fullback defend, bek sayap tidak boleh maju sampai setengah pertahanan lawan untuk menjaga serangan sayap lawan yang pada babak pertama terlihat mendominasi permainan.


Reza juga di plot untuk lebih menjaga pertahanan juga.


Penyerang sayap akan lebih bermain di sisi sayap saja dan jarang untuk cut inside, karena di tengah sudah ada ada 3 pemain gelandang serang.


Babak kedua pun dimulai.


Pada menit ke 50, seperti biasanya Parung FC mulai melakukan penetrasi melalui Zola dari sisi kanan, ia berhasil menggiring bola sampai hampir mendekati bendera corner , lalu di oper kepada Anton, di oper kepada Ardi yang langsung melakukan penetrasi ke depan, berhasil melewati 1 pemain tapi sayang kontrol bolanya kurang baik, bolanya malah menjauh dari kakinya dan bola itu bergulir menuju kiper Kujang FC.


Kujang FC saat ini memegang kendali atas bola dan mulai menyusun rencana untuk menyerang.


Seperti biasa para pemainnya melakukan operan operan pendek, yang lalu sampai ke jantung pertahanan Parung FC.


Pemain tengah Kujang FC melakukan tendangan jarak jauh yang sangat ambisius, tendangan itu melaju sangat kencang ke arah Ali. Bola kencang itu bisa di tepisnya tetapi bola pantulannya malah lebih dekat kepada Penyerang dari Kujang FC yang tanpa kesulitan dapat memasukkan bola ke gawang.


6 - 0 untuk keunggulan dari Kujang FC.


Parung FC terus melakukan serangan serangan ke jantung pertahanan Kujang FC, tetapi selalu kandas di kaki para pemain belakang dari Kujang FC.


Menit 55 Parung FC kembali melakukan pergantian, yaitu Indra di ganti penyerang sayap kiri lainnya yaitu Aji ( 19 ).


masuknya Aji ternyata bisa menambah daya serang dari Parung FC yang sedari tadi hanya melakukan serangan pada penyerang sayap kanannya Zola.


Pada menit 68, Parung FC yang sedang keasikan menyerang tiba-tiba dikejutkan oleh serangan balik yang dari sisi kanan Kujang FC.


Rizki beradu lari dengan Penyerang sayap kanan lawan dan kalah. Tanpa kesulitan ia kembali menjebol gawang Ali. hingga bertambah kemenangan Kujang FC menjadi 7 melawan 0.


Pada menit ke 80 Kujang FC di berikan hadiah pinalti setelah Rizki kembali terlambat menutup penyerang kanan musuh yang akhirnya melakukan Tackle telat mengenai kaki penyerang lawan, kartu kuning pun diberikan oleh wasit untuknya.


Pinalti pun masuk dan merubah skor menjadi 0 - 8 untuk kemenangan Kujang FC.


Hasil ini tidak berubah sampai akhir pertandingan.


Di sisa pertandingan Parung FC sudah jatuh mentalnya dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

__ADS_1


Pertandingan itu pun berakhir dengan skor 8 - 0 untuk kemenangan tim tandang.


__ADS_2