Sistem Sepakbola : Penyerang Utama

Sistem Sepakbola : Penyerang Utama
CH 21. Parung FC U19 VS Cianjur FC U19


__ADS_3

"Pertandingan hari ini kita akan kesulitan masuk ke area pertahanan lawan, karena lawan kita dikenal dengan 'Bek Tembok Besar'!!! Kalian harus bersabar ketika akan masuk untuk menyerang, pakai operan-operan pendek untuk memancing mereka keluar sarangnya!!!" teriak Rahmat Idris memberikan motivasi kepada pemainnya sebelum pertandingan dimulai.


Priiitt...


Pertandingan dimulai, Parung FC U19 mengambil bola kick off terlebih dahulu.


Zola yang melakukan operan pertama tidak langsung membawanya ke depan, ia oper ke belakang dulu kepada Reza.


Zola dkk. berinisiatif melakukan penyerangan, seperti intruksi dari Rahmat Idris tim melakukan operen-operan pendek di area pertahanan untuk memancing tim lawan keluar area pertahanan mereka.


Namun Cianjur FC U19 tidak terpancing, mereka hanya mengejar bola seperlunya dan tetap menunggu di area pertahanan sendiri.


Sampai menit ke 30 pertandingan sangat terlihat membosankan belum ada kejadian-kejadian seru di dalam kotak penalti, hanya permainan oper- operan dan pelanggaran di area tengah lapangan saja.


Serangan-serangan dari Zola pun dapat di patahkan dengan mudahnya oleh pertahanan dari Cianjur FC U19 yang terkenal dengan antisipasi pertahanannya yang kuat.


Sementara dari pihak Cianjur FC U19 yang selalu mengandalkan pemain sayap bertahannya untuk menusuk sampai kotak penalti pun tidak berbuat banyak karena umpan-umpan mereka belum menghasilkan apapun.


Ali yang terlihat selalu kebingungan ketika menyerang akhirnya mengaktifkan sistemnya.


Ting..


[Sistem Aktif]


"Kenapa aku tidak pernah melihat lingkaran-lingkaran berwarna itu lagi sistem?"


[Lingkaran-lingkaran itu akan terlihat apabila rekan dari tim mempunyai kesempatan yang baik dalam memberikan umpan, karena pertahanan lawan masih kuat oleh karena itu belum ada kesempatan yang muncul untuk Tuan membuat gol]


"Aduuuh!!! Berarti aku sekarang hanya berlari-lari saja dong tanpa bisa mencetak gol!"


Priit...


Priiiiiit ...


Pertandingan babak kedua pun habis dengan kedua tim tidak mencetak satu gol pun.

__ADS_1


Terlihat Rahmat Idris memberikan motivasi kepada tim.


Zola merasakan seperti ada yang salah dengan posisinya lalu memberi masukan kepada Andre selaku pelatih pemain depan.


"Coach sepertinya aku harus berpindah posisi ke sayap kiri, karena posisiku di penyerang sayap kanan ini sepertinya sudah bisa dibaca oleh pihak lawan. Dan apabila aku berpindah ke sayap kiri aku akan mudah memberi umpan-umpan cut back kepada Ali," ucap Zola kepada Andre.


Mendengar hal itu Andre merasa kaget, Zola yang menjadi top skor tim nya ini dengan legowo seperti memberikan kesempatan pada Ali untuk bisa mencetak gol.


"Baiklah nanti akan aku beri masukan kepada pelatih kepala," jawab Andre.


Pertandingan babak kedua pun dimulai.


Parung FC U19 kembali berinisiatif melakukan penyerangan, Zola masih berada di sayap kanan penyerangan. Dan masih tetap saja kesulitan untuk menembus pertahanan yang sangat kokoh dari Cianjur FC U19.


Karena serangan terus menerus yang diupayakan dari Parung FC U19 sampai menit ke 70 selalu gagal menembus gawang dari Cianjur FC U19. Rahmat Idris akhirnya menukar posisi penyerang sayap kanan yang awalnya di isi oleh Zola di tukar dengan penyerang sayap kiri yang isi oleh Aji.


Rahmat Idris menukar posisi itu setelah mendengar masukan dari Andre ketika pertandingan sedang berhenti selesai babak pertama.


Pada menit ke 75, Zola yang menusuk pertahanan lawan bisa membuat beberapa pemain tergocek dan melewatinya, ia pun melihat Ali yang baru saja berlari menuju kotak penalti lawan lalu melakukan umpan cut back nya.


Ali yang melihat Zola sudah ada di depan di sayap kiri lalu berlari kedepan.


Ting..


[Sistem Aktif]


Lingkaran-lingkaran itu merupakan persentase dari seberapa besar kemungkinan mencetak gol bisa tercipta. Lingakaran berwarna kuning berarti kesempatan mencetak gol akan lebih besar ketimbang lingkaran berwarna merah.


Ali berlari ke arah lingkaran berwarna kuning, dan benar saja umpan cut back dari Zola tepat mengarah kepada Ali.


Ali menahan bola umpan itu, namun kontrolnya sangat buruk, bola seperti lepas dari genggaman Ali dan bergulir liar kedepan, namun bek lawan pun terkejut dengan kontrol Ali yang buruk, menjadikan bola itu bergulir melewati kolong kaki Bek tersebut


Ali melihat kesempatan itu untuk mengambil bola liar itu, lalu ia tendang ke gawang dan ...


Gol!!!...

__ADS_1


Ali mencetak gol lagi setelah minggu kemarin ia cetak Gol juga ke gawang Persib FC U19.


Zola mendapatkan kredit dengan asist nya yang bagus karena tidak egois untuk menembaknya sendiri.


Sampai akhir pertandingan tidak ada lagi gol yang terjadi dan di akhiri dengan skor 1 - 0 untuk kemenangan tim Parung FC U19 dan merupakan kemenangan pertama dari tim ini.


"Pertandingan yang bagus!!! Apabila kita terus bermain seperti ini maka kita akan menjadi tim kuat!!!" teriak Rahmat Idris memberikan motivasi.


Ali terlihat sangat senang dengan apa yang ia lakukan di pertandingan ini, karena ia terus menunjukkan performa terbaiknya dengan kembali mencetak gol.


Abdul yang melihat pertandingan itu di tribun akhirnya bisa melihat dengan bangga, anaknya yang selalu ia remehkan akhirnya sekarang sudah bisa menunjukkan bahwa ia mampu menjadi penyerang yang dapat diandalkan.


Kemenangan perdana dari Parung FC U19 ini membuat peningkatan di klasemen Liga U19 ini naik dan tidak berada di papan bawah lagi.


.


.


3 hari kemudian pada hari Rabu.


Setelah latihan selesai seperti biasa semua pemain bersiap pulang, namun di luar GOR Parung itu terdengar suara bising dari knalpot motor-motor.


Sekelompok remaja tanggung yang merupakan geng motor dari Zola sudah menunggu di luar GOR itu.


"Boos!!! Mau kemana!?" Teriak Alex, salah satu orang dari sekelompok remaja tanggung tersebut kepada Zola yang sedang berjalan keluar.


Lalu dengan motornya ia menghampiri Zola dan berkata, "Ayo kita cari mangsa lagi bos, sudah seminggu lebih si bos nggak keluar-keluar nih, ada geng motor baru yang ngincer kita nih!?"


"Aku sudah keluar dari geng! nggak usah kamu mendekati ku lagi!" ucap Zola yang berjalan menuju parkiran motornya.


"Bos tidak bisa keluar begitu saja, hanya bos yang paling kuat di geng ini, teman-teman bakalan mati semua ini di kejar-kejar geng baru!" seru Alex.


Zola berhenti dari jalannya, tetapi ia kembali berjalan.


"Aku tidak peduli" ucap Zola singkat lalu menaiki motornya dan pergi meninggalkan bekas geng motornya itu.

__ADS_1


Semenjak kejadian geng Zola yang menyerang Abdul ketika sedang mencari Ali. Zola sudah tidak ingin untuk bertemu dan melakukan aksinya lagi bersama geng motornya yang sebenarnya ia sendiri yang menjadi pendirinya.


Zola sudah berjanji kepada dirinya sendiri untuk fokus kepada sepakbola nya saja dan tidak akan melakukan hal-hal bodoh yang pernah ia buat sebelumnya.


__ADS_2