Sistem Sepakbola : Penyerang Utama

Sistem Sepakbola : Penyerang Utama
CH 19. Melawan Persib FC U19_2


__ADS_3

"Ali pada babak kedua ini sebagai penyerang kamu akan mempunyai peran sebagai Defensive forward!!! Yaitu penyerang yang  akan menekan para pemain bertahan lawan, juga mengejar dan merebut bola dari pemain lawan!!! penyerang akan bertendensi untuk menyerang bersama-sama dengan penyerang lain ketimbang menerobos lini pertahanan sendirian!!! Mengerti kamu Ali!!!" seru Andre kepada Ali.


"Mengerti Coach!!!" jawab Ali semangat.


Persib FC U19 terus melakukan serangan-serangan tetapi pertahanan Parung FC U19 yang kali ini gawangnya dijaga oleh kiper Markus yang mempunyai reflek tinggi dan di tambah Ali yang selalu berlari mengejar bola membuat frustasi pemain lawan. Bahkan sampai menit 80 masih belum ada gol juga, Pelatih Persib FC U19 pun sampai marah-marah.


"Terus Serang!!! Jangan buang- buang kesempatan!!! Kalian pemain payah semua!!!" teriak Pelatih Persib FC U19.


Menit 85 ketika stamina kedua tim sudah berkurang, tiba-tiba serangan balik dari Parung FC U19, bola itu di giring Zola sampai depan kotak penalti namun, Zola dilanggar keras hingga pemain lawan itu mendapatkan kartu kuning dan karena kerasnya tekel itu Zola pun harus di tandu keluar lapangan.


Zola yang biasanya mengambil tendangan bebas, kali ini ia tidak bisa karena masih di rawat di luar lapangan dan seperti biasa penendang kedua yang akan ditunjuk adalah Reza. Namun Reza ternyata memberikan kesempatan kepada Ali untuk menendang.


"Ali! Kemari! Kamu yang eksekusi tendangan bebas ini yah!" seru Reza kepada Ali.


"A-Aku Za!?" ucap Ali tidak yakin.


"Sudah sekarang kamu tarik nafas dan tendang bola itu ke pojok kanan atas gawang," bisik Reza kepada Ali.


Ali yang terlihat ragu lalu matanya di buat sayu untuk mengaktifkan Sistem.


Ting


[Sistem Aktif]


"Apakah ada kemampuanku untuk mengeksekusi tendangan bebas?"


[Tidak ada]


"Hadeuh!"


[Kemampuan spesial Tuan adalah Positioning Ability]


"Huh! tidak ada gunanya kemampuan itu!"


Priiit


Ali menendang bola tendangan bebas itu dan membentur pagar betis, bola liar diambil oleh Reza yang lalu mengoper kepada Rizki yang sudah berada di sayap kiri.


Tiba-tiba pada penglihatan Ali yang masih dalam mode sistem aktif itu terlihat tanda garis putus-putus mengarah kepada beberapa lingkaran berwarna-warni.


Lingkaran itu ada 2 yang berwarna merah dan ada yang 1 berwarna kuning berada dekat dengan kotak penalti.


"Hah! garis putus-putus apa ini? apa aku harus berada di dalam lingkaran-lingkaran itu yah ...," gumam Ali sambil berlari ke arah lingkaran berwarna kuning.


Bola pun diumpan lambung mengarah kepada Ali yang lari kedepan kotak penalti.

__ADS_1


Dan benar saja bola itu tepat mengarah kepada Ali, bek lawan harus berusaha mengambil yang berada pada posisi agak jauh dari datangnya bola itu.


Ali yang masih kaget dengan datang bola itu langsung menendang bola ke arah gawang dengan mata sayu nya.


Dan ...


Gol!!!


Ali berhasil mencetak gol melawan Persib FC U19, sungguh luar biasa!!!


Semua pemain Parung FC U19 menghampiri Ali dengan perasaan senang dan sangat semangat memeluk Ali.


Ali pun tidak menyangka bisa mencetak gol setelah mengikuti garis putus-putus yang muncul dari penglihatan matanya itu.


Di tribun juga terlihat Minda yang berteriak histeris melihat Ali mencetak gol.


Pertandingan pun dimulai kembali.


Dengan semangat baru setelah Ali mencetak gol Parung FC U19 bisa keluar dari tekanan Persib FC U19.


Di 5 menit terakhir terlihat kedua tim bermain sangat seimbang tidak ada lagi serangan-serangan dari Persib FC U19 yang mengacak pertahanan dari Parung FC U19 lagi.


"Ali saya bebas!!!" teriak Zola meminta di umpan kepada Ali.


Ali pun memberi umpan kepada Zola yang berada di sayap kanan, namun umpan itu terlalu jauh didepan karena kemampuan passing dari Ali yang buruk.


Zola tidak berlama-lama mengolah bola dan langsung memberi umpan kepada Ali yang sudah berada di kotak penalti. Dan benar saja sekali lagi Ali berada di posisi yang tepat untuk mengambil bola hasil umpan Zola tadi, tetapi karena masuk di lingkaran merah bola tersebut susah untuk diraih, ia pun menendang bola itu tetapi dalam posisi sulit, bola pun melambung di atas mistar gawang.


Priit!


Priit!


Priiiit!!!


Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan untuk Persib FC U19 dengan skor 2 - 1


Minda tersenyum sendiri di tribun.


"Akhirnya kamu sekarang sudah bisa menjadi penyerang handal Al ..." gumamnya.


Pelatih Rahmat pun merasa senang walaupun kalah timnya memberikan perlawanan yang berarti, lalu ia memberi amanat kepada para pemain.


"Bapak bangga dengan semangat juang kalian! Terus berusaha untuk jadi yang terbaik untuk kalian senidir dan tentunya untuk tim! minggu depan dan minggu seterusnya kita harus bisa menggapai kemenangan! Oke!!!" teriak Rahmat Idris memberi semangat.


"Siaap!!! Coach!!!" teriak seluruh pemain Parung FC berserempak.

__ADS_1


Kekalahan yang serasa kemenangan bagi tim Parung FC U19 karena memang mereka memperlihatkan permainan dengan daya juang yang tinggi.


Didalam ruang ganti, Andre memberi selamat kepada Ali.


"Hebat kamu Ali!!! hari ini mencetak gol lagi!!!" seru Andre.


"Itu semua berkat pelatihan Coach" sahut Ali.


"Punya sistem memang hebat ya Ali ...," bisik Andre kepada Ali.


Ali hanya tersenyum mendengar hal itu.


.


Ketika sedang berjalan menuju Mess, Reza berpikir sepertinya ia melihat Minda di tribun, pacar dari Roy teman SMP nya dahulu.


Reza lalu membicarakan minda kepada Ali.


"Ali apakah kau memperhatikan tadi ada seorang perempuan yang duduk di tribun penonton?" tanya Reza.


"Iya dia Minda adik dari Coach Andre" jawab Ali


"Kamu kenal Li? dia juga merupakan pacar teman SMP ku Roy!" ucap Reza dengan nada tinggi.


Ali langsung terkejut dan berhenti dari jalannya.


"Apa! pa-pacar!?" seru Ali yang kaget.


"Iya pacarnya Roy, setahuku 2 minggu kemarin Kakaknya Roy menikah dan ia bersama perempuan itu, siapa namanya? hemm Minda yah? menjadi pendampingnya," ucap Reza santai.


"Owh be-begitu ... sayang yah sudah punya pacar hahahaha!" ucap Ali tertawa memaksa.


"Memangnya kenapa kamu Li? terpana yah dengan kecantikannya!?" ledek Reza sambil mendorong badan Ali.


Mereka pun terus bercanda sampai ke Mess. Ali terlihat selalu tertawa mendengar candaan Reza, tetapi hatinya pasti remuk mendengar Minda sudah punya pacar dan menduakannya, hiks.


Setelah semua tim selesai dengan makan malamnya, mereka pun segera keluar Mess untuk masuk kedalam bis untuk pulang.


Di luar terlihat Minda yang sudah menunggu Ali sang kekasih hatinya. Tiba-tiba Reza yang sedang bersama Ali menyapa Minda.


"Hai! Minda! kamu masih ingat aku nggak?" tanya Reza.


Minda terdiam dan mencoba menerka-nerka siapa laki-laki yang ada di depannya, karena Minda benar-benar tidak tahu apalagi kenal dengan laki-laki ini.


"Hehe lupa aku ...," jawab Minda.

__ADS_1


"Aku ini Reza teman pacarmu Roy!" ucap Reza dengan cepat.


Deng!!!


__ADS_2