Sistem Sepakbola : Penyerang Utama

Sistem Sepakbola : Penyerang Utama
CH 22. Kemana Zola?


__ADS_3

Keesokan harinya ketika dalam latihan, Ali tidak melihat Zola ikut berlatih, Rahmat Idris mengatakan kalau Zola sakit dan tidak bisa mengikuti pelatihan hari ini dan tidak bisa ikut bertanding pada minggu sore.


Ali seperti tidak percaya kalau Zola saat ini sedang sakit.


Kemarin aku melihat Zola bertemu dengan teman-temannya yang mengendarai motor dan masih sangat sehat sekali, tapi kenapa sekarang tiba-tiba ia sakit yah?


"Za kamu tahu Zola sakit apa?" tanya Ali kepada Reza yang berada di sampingnya.


"Heem aku juga tidak tahu Li" jawab Reza.


.


Sudah 2 hari tidak ada kabar dari Zola ditambah hari ini Rahmat Idris sakit dan tidak bisa ikut melatih tim Parung FC U19 dimana besok akan bertandang ke Garut FC U19.


Andre akan menjadi Pelatih Kepala sementara menggantikan Rahmat Idris.


Andre mengatakan kepada semua pemain-pemainnya bahwa Rahmat Idris saat ini sedang terkena penyakit stroke dan mungkin akan absen lama.


Sebagai pengganti dari Rahmat Idris, Andre akan memberikan cara pelatihan baru dan juga formasi yang baru untuk tim yang dilatihnya saat ini.


Secara mental kepelatihan, Andre lebih mengutamakan kemampuan fisik dari pemain-pemainnya terutama dalam hal stamina. Oleh karena itu, cara melatihnya akan lebih berpusat pada bagaimana anak asuhnya ini bisa mengembangkan dari segi kebugarannya.


Ia percaya bahwa semua teknik yang dimiliki oleh pemain tidak akan ada artinya apabila staminanya tidak menunjang, semua kemampuan teknikalnya itu akan terbuang percuma ketika bertanding di lapangan.


Gaya permainan dari Andre adalah gegenpressing, yaitu cara bermain dimana pemain sesegera mungkin melakukan pressing untuk merebut kembali bola yang baru saja direbut lawan, sehingga tidak perlu memasuki fase bertahan dan kembali menyerang lawan yang masih dalam masa transisi untuk melakukan fase menyerang, yang bisa menyebabkan komposisi pertahanannya tidak terorganisir dan rapuh untuk ditembus.


.


Hari Minggu pertandingan melawan Garut FC U19.


Rahmat Idris diganti sementara oleh Andre sebagai Pelatih Kepala.


Parung FC U19 juga pada pertandingan kali ini tidak diperkuat oleh Zola yang sedang sakit.


Dengan tidak ada Zola maka formasi yang di terapkan oleh Andre tidak memakai penyerang sayap, dengan formasi 4-3-2-1 seperti pohon natal Andre berharap banyak umpan langsung ke depan bisa menghasilkan gol.


Ali kali ini akan berperan sebagai poacher yaitu pemain depan yang akan selalu berada di dekat pertahanan terakhir lawan dengan tujuan mencuri kesempatan dengan mematahkan jebakan offside dan atau menerima umpan terobosan dari lapangan tengah. Tujuan utamanya hanya satu, yaitu mencetak gol.


Seluruh perhatiannya hanya akan dicurahkan untuk dapat mencetak gol, sehingga dia akan jarang berkontribusi saat awal serangan dimulai.

__ADS_1


Ali akan lebih condong untuk tetap bertahan berada di lapangan tengah lalu berlari ke depan untuk mencari kesempatan agar dapat masuk ke kotak lawan.


Sementara Garut FC U19 memakai formasi 4-3-3.


Pertandingan pun dimulai.


Garut FC U19 mempunyai kesempatan pertama untuk melakukan kick off , dan mulai merencanakan penyerangan. Tetapi pemain-pemain dari Parung FC U19 dengan sigap langsung memberikan tekanan.


Ali langsung berlari memberikan tekanan dengan energik ke pertahanan lawan, walaupun bukan dalam posisi menyerang gaya permainan gegenpressing ini menuntut semua pemainnya untuk terus memberikan tekanan sampai ke pertahanan lawan.


Selama 30 menit pertama permainan masih berada di tengah lapangan, permainan umpan-umpan langsung ke depan yang di usung oleh Andre masih belum bisa di implementasikan dengan baik oleh pemain-pemain dari Parung FC U19.


Pada 10 menit terakhir babak pertama, terlihat hampir semua pemain di lapangan sudah mulai merasakan kelelahan hanya Ali yang terlihat terus berlari-lari.


Ting..


[Sistem Aktif]


Ali sudah bersiap berlari kedalam lingkaran kuning yang berada di kotak penalti dan meminta di umpan kepada Reza.


Terlihat Reza sedang memegang bola tetapi posisinya masih jauh untuk mengumpan kepada Ali, sementara itu ...


"Reza umpan bolanya kepadaku" Ali meneriaki Reza meminta di umpan.


Ternyata umpan itu tepat kepada Ali dan dapat di konversi menjadi gol.


Babak pertama habis skor 1 - 0 untuk kemenangan tim Parung FC U19.


Pada babak kedua tempo pertandingan hampir sama, dan kembali Ali mencetak gol hasil umpan dari Reza.


Pertandingan Garut FC U19 VS Parung FC U19 pun berakhir dengan skor 0 - 2 untuk kemenangan Parung FC U19.


Dengan kelebihannya sebagai spesialis dalam penempatan posisinya karena nilai Positioningnya 11 dan juga Shooting yang sudah mempunyai nilai 10 membuat Ali sekarang dengan mudah mencetak gol ke gawang lawan, apalagi ditambah nilai Stamina 15 yang sekelas pemain profesional membuatnya selalu bisa bergerak bebas tanpa mengenal lelah.


Untuk sekelas tim U19, Ali sudah pasti mempunyai level yang lebih tinggi diantara pemain-pemain lainnya.


.


3 hari setelah pertandingan melawan Garut FC U19.

__ADS_1


Ketika istirahat di Sekolah.


Ali masih bertanya-tanya kemana perginya Zola yang sudah seminggu tidak terlihat batang hidungnya di tempat latihan, ia pun berniat untuk mencari dimana rumah Zola.


"Za kita ke rumah Zola yuk, kita jenguk dia?" tanya Ali kepada Reza.


"Boleh Li, kamu tahu rumahnya kan?" jawab Reza yang balik tanya ke Ali.


"Aku kira malah kamu yang tau rumah Zola dimana Za ...," balas Ali sembari menggaruk kepalanya yang sekarang bingung harus kemana lagi harus bertanya.


Selagi Ali memutar otaknya tiba-tiba Reza bertanya, "Eh, Pebinor! gimana hubunganmu dengan Minda?"


"Pebinor apa Za?" tanya Ali.


"Perebut Bini Orang! Ha ha ha!" jawab Reza cepat sembari terkekeh.


"Bang*at kamu Za! Minda itu tidak punya hubungan apa-apa dengan si Roy, dia hanya temannya saja," jawab Ali menjelaskan.


Dengan muka mengejeknya Reza pun membalas, "Yakin kamu si Roy bukan pacarnya?"


"Yakinlaah! aku mah percaya banget ama pacarku itu! Udah yu kita ke kelas." Ali langsung mengalihkan pembicaraannya.


Di dalam jalannya ke kelas ia mulai bergumam.


Apa aku hubungi Minda saja yah nanya rumah si Zola? dia kan orangnya kalo yang gini-gini pintar, pasti ada saja idenya.


[Nda kamu mau bantu aku nggak?] tanya Ali melalui WA.


[Nggak!] jawab Minda.


[Yaudah, maaf ya Nda sudah mengganggu] balas Ali.


[Ya ampuun, suka langsung pundungan ha ha ha, kamu memang kenapa Al? mau kabur lagi?]


[Bukan mau kabur lagi Nda, gimana yah ngomongnya, nanti malam kamu ke GOR kan?]


[Heem ke GOR ga yaah? ...]


[Serius Nda ...]

__ADS_1


[Oke siap Bos, ntar ketemu di GOR yah]


[Oke] Ali menutup percakapan online itu dengan Minda.


__ADS_2