Sistem Sepakbola : Penyerang Utama

Sistem Sepakbola : Penyerang Utama
CH 18. Melawan Persib FC U19


__ADS_3

Rahmat akan memakai formasi 4-3-3 dalam pertandingan ini, formasi yang seperti biasanya ia pakai untuk melawan musuh-musuh sebelumnya. Reza di plot sebagai Kaptem tim yang berposisi sebagai gelandang bertahan dan Zola yang berposisi sebagai penyerang sayap kanan akan menjadi motor serangan tim Parung FC U19.


Sementara Ali yang dalam latih tanding dapat mencetak gol, masih akan dicadangkan, karena ia masih baru saja berpindah posisi dari kiper menjadi penyerang


Andre sebelumnya sempat memberi masukan kepada Rahmat agar Ali juga dimasukkan dalam rencana tim, Rahmat menanggapinya dengan mengatakan akan menampung masukan dari Andre itu.


Persib FC U19 juga memakai formasi menyerang 4-3-3, dengan mengandalkan kedua penyerang sayapnya.


priiit!


Pertandingan pun dimulai, Persib FC U19 sebagai tuan rumah dengan seragam biru - biru sementara Parung FC U19 sebagai tim tamu memakai seragam putih - hitam.


Kick off pertama di ambil oleh Dani penyerang dari Parung FC yang dioper kepada Zola.


Awal-awal pertandingan, permainan dari kedua tim sangat monoton, Persib FC U19 yang seperti di atas angin bermain terbuka dengan santai dan tidak terlalu mengotot, sementara Parung FC U19 bermain sangat berhati-hati dengan tidak berani keluar untuk menyerang secara frontal.


Tiba-tiba para pemain Persib FC U19 mendapatkan teriakan dari Pelatih mereka.


"Sudah saatnya sekarang! Serang mereka! Tingkatkan tempo serangan!"


Dan setelah mendapat instruksi dari pelatihnya pada menit 25 akhirnya semua pemain Persib FC U19 meningkatkan kecepatan lari dan menambah agresifitasnya.


"Anton!!! Fajar!!! cepat turun bantu pertahanan" teriak Reza sang kapten kepada 2 gelandang serangnya, setelah melihat Zola yang gagal mengontrol bola sehingga bola dapat di ambil tim Persib.


Anton dan Reza yang sudah terlanjur maju kedepan dengan kewalahan akhirnya harus turun ke belakang membantu pertahanan, namun tidak bisa menandingi kecepatan gelandang dari tim lawan.


Permainan Persib dengan kecepatan pemain sayapnya berhasil masuk ke pertahanan dan mengirim umpan cut back ke belakang.


"Tak akan ku biarkan lawan mengambil bola umpan itu!" seru Reza.


Dan ...


ternyata umpan cut back itu dilepas oleh penyerang Persib yang sudah dijaga ketat oleh Reza, akhirnya bola bergulir keluar kotak pertahanan Parung. Disana sudah bersiap gelandang serang Persib yang bebas dan tidak ada penjagaan karena gelandang Parung yaitu Anton dan Fajar telat membantu pertahanan.


Tendangan keras berhasil dilesakkan oleh pemain Persib itu dan ...

__ADS_1


Gol!!!


Persib FC U19 berhasil mencetak gol di menit ke 35 skor berubah 1 - 0.


"Sudah kubilang mundur! Jangan terlalu terlena untuk menyerang mereka memancing kita untuk keluar menyerang!!!" teriak Reza kepada kedua gelandang serangnya.


Pelatih Parung FC U19 terlihat panik.


"Fokus! Fokus! ayo pertahanan jangan lengah!!!" teriak Rahmat Idris.


Pertandingan dimulai kembali.


Parung FC di menit-menit akhir babak pertama ini sudah mulai kewalahan melawan keagresifan dan kecepatan dari lawannya Persib FC.


"Ah!!! Susah sekali untuk menyerang! Bola sudah tidak pernah aku dapatkan lagi sekarang!" seru Zola yang sudah frustasi karena sudah tidak pernah mendapatkan bola lagi dan hanya bisa membantu ke pertahanan saja.


"Rizki hati-hati!!! Mereka akan selalu menyerang ke arahmu!!! Penyerang sayap kanan mereka sangat cepat, cover saja jangan lakukan pelanggaran!!!" teriak Kapten Reza kepada Rizki bek kiri dari Parung FC U19.


Benar saja serangan kembali dilakukan oleh penyerang sayap kanan Persib, ia meliuk-liuk menggocek pemain Parung dan membuat pemain bertahan dari Parung ini kelabakan dan kalang kabut, terakhir tinggal Rizki yang akan dilewati penyerang sayap kanan itu.


"Tak akan ku kasih ruang untukmu menembak!!!" seru Rizki.


Terlihat bola itu terlepas sedikit dari kontrol penyerang sayap itu, Rizki melihat kesempatan itu untuk mengambil bola lepas itu, tetapi alangkah terkejutnya dia ternyata penyerang sayap Persib itu bisa lebih cepat mengambil bola dan terjadi kontak kaki di kotak pinalti.


Priiit! Pinalti!!!


Penyerang sayap Persib dijatuhkan di dalam kotak pinalti.


Penyerang sayap kanan Persib FC U19 bersiap melakukan tendangan penalti.


"Muksin!!! Fokus!!!  Kamu pasti bisa menebak arah bolanya!" teriak Reza kepada kiper Parung FC U19.


Tendangan pun dilesakkan ke arah kanan gawang,


Dan ...

__ADS_1


Gol!!! Muksin tidak bisa menebak arah dari bola tersebut sehingga terjadilah gol kedua untuk Persib FC U19.


Selepas gol terjadi, pertandingan babak pertama itupun berakhir.


Melihat pertandingan tadi Pelatih Parung FC sebenarnya merasa lega timnya hanya kebobolan 2 gol bila dilihat bagaimana Persib FC yang pada menit ke 20 terus menggempur timnya itu, tetapi ia berpura-pura dan berteriak,


"Bapak kecewa kita bisa kebobolan 2 gol di babak pertama ini!!!  Dan di babak kedua kalian harus lebih bisa berjuang lagi dan bisa mencetak Gol!!!"


Melihat permainan Muksin kiper Parung FC U19 yang kurang fit, oleh Pelatih Rahmat ia diganti oleh Markus kiper cadangan yang bermain bagus ketika latih tanding, sementara Ali yang juga bermain bagus ketika latih tanding masih belum di masukkan.


Di tempat lain, Pelatih dari Persib FC terlihat kesal dengan pemainnya yang baru bisa memasukkan bola hanya 2 gol saja ke gawang Parung FC U19.


"Payah!!! Kalian hanya bisa memasukkan 2 gol saja!!! Bapak ingin di babak kedua ini kalian main sepak bola menyerang total!!! Dan cetak Gol!!!" seru Pelatih Persib U19.


Babak kedua dimulai.


Persib FC U19 langsung berinisiatif menyerang pada awal babak kedua, dengan melakukan pressing sampai setengah garis lapangan pertahanan lawan, dengan tidak memberikan kesempatan kepada Parung FC U19 untuk mengembangkan permainannya.


Waktu baru berjalan sekitar 5  menit di babak kedua Persib FC U19 sudah langsung mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol, dari pergerakan pemain penyerag sayap kanannya yang menusuk menuju kotak penalti dan melesakkan tendangan efeknya dengan kaki kirinya, namun datangnya bola yang melengkung itu dapat di selamatkan dengan tepisan tangan oleh Kiper Markus.


"Fokuss!!! Kejar bolanya!!! Mana serangan baliknya!!!" teriak Rahmat Idris memberi instruksi kepada pemain-pemainnya.


"Kalau diserang seperti ini terus semua pemain akan kewalahan melawan kecepatan dan kekuatan para pemain Persib FC U19! Kita harus memasukkan pemain baru yang memiliki stamina yang lebih fit lagi Coach!" seru Andre kepada Rahmat Idris. Tetapi Rahmat Idris tidak mengindahkan masukan dari Andre itu.


Pada menit ke 55, pemain Parung FC U19 yang sudah kewalahan melakukan kesalahan yang menyebabkan Persib mendapatkan penalti keduanya di pertandingan ini.


Penyerang sayap kanan dari Persib FC U19 kembali menendang penalti tersebut untuk menambahkan pundi-pundi golnya, tendangan pun dilesakkan dari kaki kirinya dengan penuh percaya diri.


Dan ...


Bola lesakan dari penyerang Persib FC U19 yang lemah tetapi mengarah ke pojok kiri gawang itu dapat ditangkap oleh Kiper Markus.


"Yeay!!!"


Semua pemain dari Parung FC U19 merayakan tangkapan dari Markus itu.

__ADS_1


Akhirnya pada menit ke 60 Pelatih Rahmat Idris mendengarkan masukan dari Andre yang ingin memasukkan Ali untuk menambah stamina pada timnya. Sebelumnya Andre memberi intruksi kepada Ali.


__ADS_2