
18 Juni, 11:53 PM Lantai 4.
"Spirit sialan, beraninya mempermainkan aku seperti ini, kalo ketemu pasti akan aku hajar habis-habisan 😠" (Darel)
Darel berlarian kesana kemari mencari jalan keluar tetapi dia seakan-akan hanya berputar-putar ditempat yang sama.
"Cek..." (suara percikan air)
"Apa ini ?" (Darel)
Darel menginjak sesuatu.
"Ini darah 😨" (Darel)
Darah itu berasal dari dalam kamar nomer 13.
"Hmm pasti ada yang tidak beres dengan kamar ini" (Darel)
Dengan hati-hati, Darel membuka kembali pintu kamar tersebut.
"Ceklik..." (suara pintu)
"Klik" (lampu dinyalakan)
"Cit... Cit..." (tikus keluar kamar)
"Ayolah, masa begini terus sih 😒" (Darel terlihat putus asa)
Dia akhirnya duduk diatas kasur dan berbaring.
"Cape banget, mending tidur ajalah" (Darel)
Darel pun tertidur dengan pulas.
Didalam mimpi Darel.
"Tolong..., aku nggak mau" (suara gadis)
"Pegangin" (suara pria dewasa)
"Gle... Gle... Gle..." (suara minuman)
__ADS_1
"Hahaha... sudah tepar dia, ayo kita sikat" (pria dewasa)
Darel bermimpi, seorang gadis malang yang sedang dicekoki minuman keras oleh tiga pria didalam kamar.
Gadis tersebut akhirnya tidak sadarkan diri karena mabuk berat dan diikat diatas kasur.
Setelahnya gadis itu diperkosa oleh tiga pria tersebut.
"Hahaha" (para pria itu tertawa)
Setelah mengalami banyak penganiayaan dan pelecehan, gadis yang sudah tak berdaya itu dibawa ke basement, lalu dia dikubur hidup-hidup disana.
"Teng... Teng..." (suara jam)
"Ha... Hu... Hu..." (Darel)
Darel terbangun dengan nafas tergesa-gesa.
"Apa yang baru saja aku liat" (Darel sambil memegangi kepalanya)
Darel melihat sekeliling kamar dan menyadarinya.
"Tolong saya" (suara gadis)
"Kamu 🥺" (Darel)
Sesosok arwah gadis muncul dihadapan Darel.
"Aku tau betapa pedihnya penderitaan mu" (Darel)
Darel membacakan sebuah doa dan memegang tangan arwah gadis tersebut.
"Akan aku bantu kamu kembali dengan tenang" (Darel)
"ITU JIWA MILIKKU" (suara yang sangat berat)
Tiba-tiba suara keras terdengar dari lantai atas dan arwah gadis tersebut tersedot keatas.
"Apa yang terjadi ?" (Darel)
Disaat yang sama juga, dimensi looping yang menjebak Darel hancur dan dia tiba-tiba sudah berdiri di depan pintu kamar nomer 14.
__ADS_1
"Sekarang bukan saatnya untuk bingung, aku harus keatas menyelamatkan arwah gadis itu" (Darel)
Dengan seluruh tenaganya Darel berlari ke lantai atas sampai ke atap gedung dan dia bertemu dengan Andrian.
"Andrian, ternyata kamu belum selesai 😃" (Darel mendekati Andrian)
Ada yang aneh, karena Andrian hanya berdiri dan tertunduk, bahkan dia tidak menjawab Darel sepatah katapun.
"Andrian, kamu baik-baik saja ?" (Darel menepuk-nepuk pundak Andrian)
Karena merasa ada yang janggal, Darel langsung mengeluarkan ponselnya dan mencoba menghubungi pak Brayn.
"Hallo pak Brayn, aku butuh bant...." (Darel)
"Dor..." (suara tembakan)
"Hallo Darel, kamu gapapa ?" (Brayn via telepon)
"Tut... Tut... Tut..." (panggilan berakhir)
Bersambung.....
......................
...****INFORMASI TAMBAHAN****...
..."Energi Spirit"...
-Energi spirit adalah energi yang terpancar dari jiwa seseorang.
-Jumlah energi setiap orang berbeda-beda.
-Energi ini biasanya dimanfaatkan oleh paranormal atau indigo untuk membuat jurus spiritual.
-Dengan energi spirit yang tersisa sebuah entitas bernama arwah bisa terwujud saat seseorang meninggal.
-Selain dimanfaatkan oleh para spirit hunter, energi ini juga disukai oleh para spirit itu sendiri, seperti makanan mereka.
-Meski semua orang mempunyai energi spirit tapi tidak semua orang tahu dan mampu memanfaatkan nya.
...SPIRIT HUNTER...
__ADS_1