Spirit Hunter

Spirit Hunter
Episode 23 : Beginikah Akhirnya


__ADS_3

Sebelumnya....


Adel sudah tak berdaya karena kehabisan tenaga dan Keyla juga tidaj bisa berbuat apa-apa karena tertangkap oleh jurus Abraham.


Abraham yang sebelumnya sudah hancur berkeping-keping bisa pulih kembali hanya dalam hitungan detik dan dia sekarang berencana untuk membunuh Adel terlebih dahulu.


"Jurus Bayangan : Bor Bayangan"


"Dengan ini selesai sudah" (Abraham)


Abraham menujuk jantung Adel dengan bor bayangan ditangannya.


"HENTIKAN" (Keyla berteriak dan menangis)


...MASIH FLASHBACK...


"Adel, apakah kamu menyukaiku ?" (Keyla)


"Uhuk uhuk" (Adel tersedak minumannya)


"Kamu ya, kalo ingin bercanda, lebih baik kamu mencari bahan candaan yang lain" (Adel)


"Hahaha, maaf maaf" (Keyla)


"Tapi aku serius" (Keyla)


"Eh ?" (Adel kaget)


"Ada apa ini, apa aku melakukan kesalahan yang membuatnya marah, ini gawat" (dalam hati Adel)


"Adel maukah kamu jadi pacarku ?" (Keyla)


Aku sudah mengumpulkan semua keberanianku untuk mengutarakan perasaan ku kepadanya dan ini jawaban yang aku dapat.


"Ke.... Keyla apa kamu serius ?" (Adel)


"Aku sangat sangat serius" (Keyla menatap dalam mata Adel)


"Bagaimana ini, aku benci situasi ini"(dalam hati Adel)


Dia meraih tangan ku dan berkata kepadaku.


"Maaf Key, aku tidak bisa" (Adel)


Saat itu tanpa ku sadari air mataku langsung jatuh.


"Oh begitu ya, ya sudah tidak apa-apa" (Keyla menangis)


Lalu Dia dengan baiknya memelukku dan mengelap air mataku dengan terus berkata.


"Maaf ya" (Adel)


Padahal aku sendiri tahu bahwa dia yang menyakitiku, dia yang membuatku berjuang sekeras ini, dan dia juga yang membuatku menangis saat ini, tapi aku, sedikitpun tidak bisa membencinya.


"Adel bodoh, sialan, gak berperasaan, orang gila, tapi.... tapi.... aaaaa" (Keyla menangis tersedu-sedu dipelukan Adel)


"Maafkan aku" (Adel)


Tak lama setelah aku menangis, dia mengajakku ke suatu tempat.


"Key yuk kita pergi ke satu tempat lagi sebelum pulang" (Adel)


"Eh mau kemana memangnya ?" (Keyla)


"Sudah ikut aja" (Adel)


Dia menggandeng tangan ku dengan erat seakan takut aku lepas darinya dan dia membawaku ke toko baju renang.


"Lah kok kesini, bukanya tadi kamu gak mau kesini ?" (Keyla)


"Ya sih, tapi kan kamu butuh pendapat laki-laki kan buat milih baju renang, kalo gitu aku temenin sebentar" (Adel)


"Ya sudah ayo masuk" (Keyla tersenyum)


Kebaikannya lah yang membuatku jatuh cinta, sampai aku lupa semua keburukannya.


"Bagaimana dengan yang ini ?" (Keyla mencoba beberapa baju renang)


"Bu... bukannya itu terlalu terbuka ya" (Adel)

__ADS_1


"Eeehh padahal bagus loh ini" (Keyla)


"Udah ganti cepat" (Adel)


"Kalo yang ini ?" (Keyla)


"Hmm mungkin sedikit dikasih motif bunga-bunga bakal lebih bagus" (Adel)


"Hoo Adel lebih suka yang motif bunga ya" (Keyla)


"Bukan begitu, maksudku itu" (Adel)


"Maksudnya apa ?" (Keyla menggoda Adel)


"Maksudnya....emmm" (Adel gugup)


"Hahaha, maaf aku terlalu menekanmu, sekarang baju renang selanjutnya" (Keyla)


"Dasar bercanda mulu" (Adel)


"Bagaimana dengan...." (Keyla)


Padahal saat itu aku mau sedikit lagi mengodanya tapi saat aku membuka tirai, dia langsung sadar dan tutup tirai itu.


"Woi bodoh ya itu bukan baju renang, tanpa busana namanya" (Adel)


"Hahaha maaf" (Keyla tertawa)


Itu adalah hari paling menyenangkan yang belum pernah aku alami sebelumnya, dan aku semakin mencintainya.


...SUDAH FLASHBACKNYA...


"Kenapa.... kenapa harus berakhir seperti ini" (dalam hati Keyla)


"HENTIKAN" (Keyla berteriak dan menangis)


Abraham menusuk jantung Adel dengan bor bayangan ditangannya, lalu kemudian.


Adel menyalakan senter tepat sebelum bor bayangan itu menusuk jantungnya dan membuat bor bayangan itu menghilang.


"Apa ?" (Abraham terkejut)


"Hehe terkejut, ini serangan selanjutnya" (Adel menyorot mata Abraham dengan senter)


"KEYLA" (Adel)


Keyka langsung menghapus air matanya dan berlari kearah Abraham.


"Jurus Lava : Letusan Gunung Berapi"


Keyla kembali meledakan tubuh Abraham lagi dan dia membawa Adel menjauh dari situ.


"Adel bertahanlah" (Keyla)


Tubuh Abraham kembali pulih.


"Kalian ini tidak pernah belajar, mau sekeras apa pun kalian ingin membunuh ku kalian tidak akan bisa" (Abraham)


Tak lama kemudian Nadia kembali membawa beberapa murid Psychic School untuk membantu mereka.


"Keyla aku kembali membawakan bantuan" (Nadia)


"Nadia, bagus lah kalo begitu, tolong jaga Adel" (Keyla)


"Iya" (Nadia)


Nadia bergegas menolong Adel.


"Adel kamu tidak apa-apa ?" (Nadia)


"Aku tidak apa-apa" (Adel)


"Syukurlah, kamu bisa beristirahat sekarang, biar Keyla yang menyelesaikannya" (Nadia)


Adel pun tertidur dipangkuan Nadia, sedangkan Keyla memimpin para murid itu.


"Kalian semua tolong ya" (Keyla)


"Siap" (Para murid lainnya)

__ADS_1


"Hah apa ini, menambah jumlah kalian tidak akan mengubah apa-apa" (Abraham)


"DIAM KAMU" (Nadia berteriak)


"Hah apa maksudmu ?" (Abraham)


"Keyla dengarkan aku, kemampuan regenerasinya itu karena jurus rawa rontek, dia tidak akan kembali meregerasi jika dia tidak menyentuh tanah, jadi kamu harus menggantungnya atau menenggelamkannya dan menunggunya sampai kehabisan nafas" (Nadia)


"Apa ?" (Abraham ketakutan)


"Kalian dengar itu, kita harus membunuh iblis ini segera sebelum dia membunuh lebih banyak korban lagi" (Keyla)


"Siap" (para murid lainnya)


"Itu tidak mungkin, kalian yang akan menang melawanku" (Abraham gemetaran)


"Serang" (Keyla)


Para murid itu mulai menyerang Abraham bersamaan dan berhasil mengalahkannya dengan menenggelamkannya.


Dan sekarang Abraham sudah lemas tak berdaya, tubuhnya pun tiba-tiba terbakar dan mulai menghilang.


"Wah sangat menjijikan" (salah satu murid)


"Ya sudah semuanya, tolong tangkap para biarawan itu dan cari sesuatu yang penting dari gereja untuk barang bukti" (Keyla)


"Siap" (para murid)


"Keyla itu tadi keren sekali" (Nadia)


"Itu semua karena bantuan dari darimu dan mereka semua" (Keyla)


"Huu sok merendah, oh ya Key kamu sebelumnya belum menjelaskan apa yang terjadi saat bayangan mu dibunuh oleh Abraham, dasar aku kira itu kamu beneran" (Nadia)


"Hehe, sebenernya aku menemukan sebuah tempat ritual diruangan bawah tanah tadi, saat aku memancing para biarawan itu" (Keyla)


"Tempat ritual ?" (Nadia)


"Iya, dan disana aku menemukan banyak abu orang mati" (Keyla)


"Jadi benar, sejak awal ini semua memang rekayasa Abraham, tapi apa tujuan dia ?" (Nadia)


Lalu ada salah satu murid yang menemukan sebuah buku dan memberikannya kepada Keyla.


"Kak Keyla, aku menemukan sebuah buku, isinya mencurigakan, coba dicek" (Murid itu)


"Ah terima kasih, biar aku cek sebentar" (Keyla)


Keyla pun membuka buku itu dan membaca isinya, yang ternyata isinya adalah.


"RITUAL MEMBUKA PINTU NERAKA" (Nadia dan Keyla mereka berdua kaget)


"Kita harus segera membawa barang bukti ini ke sekolah, cepat" (Nadia)


"Kalian tetap mencari disini dan beri kabar jika menemukan sesuatu lagi aku dan Nadia akan kembali ke sekolah" (Keyla)


"Oh ya tolong bawa Adel ke penginapan dan jaga dia" (Nadia)


"Siap" (Murid itu)


Para murid itu membawa Adel kepenginapan.


"Ayo kita berngkat sekarang" (Keyla)


"Ayo" (Nadia)


Mereka berdua akhirnya kembali ke sekolah dan meninggalkan Adel bersama Gilang dipenginapan sendirian.


Bersambung....


......................


Halo aku Aditya Fathir, kalo kalian suka dengan novel ini, jangan lupa kasih like dan follow supaya tau kelanjutan ceritanya.


Kalo kalian punya saran atau masukan, tulis komentar kalian dikolom komentar, terima kasih.


Get enjoy and bye bye.


...-SPIRIT HUNTER-...

__ADS_1


__ADS_2