Spirit Hunter

Spirit Hunter
Episode 16 : Ilmu Hitam


__ADS_3

Review sebelumnya....


Adel kehilangan Gilang, bocah yang dia selamatkan sebelumnya, tetapi saat dia mencoba mencarinya, dia justru dikejutkan dengan munculnya sekumpulan spirit yang tiba-tiba muncul ditengah-tengah festival dan hal itu membuat semua warga panik dan berlarian menyelamatkan diri.


"Bagaimana aku tidak menyadarinya kehadiran semua spirit ini" (dalam hati Adel)


Segera Adel langsung menyusun rencana untuk menyelamatkan para warga disana.


"Nadia tolong bantu para warga agar bisa keluar dari sini, Keyla tolong buatkan jalan untuk Nadia, dan aku akan menolong para warga yang diserang oleh spirit" (Adel)


"Siap" (Nadia dan Keyla)


Mereka bertiga langsung mengevakuasi para warga untuk keluar dari area festival.


"Jurus Spirit : Pembela Jiwa"


Keyla membuat satu bayangan dari dirinya yang memiliki kekuatan yang sama dengannya, dengan begitu mereka akan lebih cepat mengevakuasi semua warga.


"Ok sekarang para warga sudah dievakuasi, saat nya membasmi kalian semua para spirit biadap" (Adel)


"Jurus Petir : Badai petir"


Adel menembakan sebuah petir ke langit dan tiba-tiba muncul sebuah awan petir diatas area festival, awan itu lantas mengeluarkan petir yang menyambar setiap spirit yang ada disana.


"Hebat, jadi ini kekuatan dari 10 rank teratas, untung kita semua diluar jangkauan awan itu, jika tidak kita juga akan terkena sambaran petir" (Nadia)


"Hei Nadia sepertinya aku masih melihat seseorang disana" (Keyla)


"Hah dimana ?" (Nadia)


"Itu disana, dia bersembunyi dibawah meja stan makanan ringan" (Keyla menunjuk salah satu stan disana)


"Kamu benar, itu Gilang" (Nadia)


Nadia segera menelpon Adel untuk menghentikan jurusnya tapi tidak bisa, karena badai petir itu justru mengganggu signal handphone Nadia.


"Aduh bagaimana ini dia tidak bisa ku hubungi, dia juga terlalu jauh untuk dipanggil dari sini" (Nadia)


"Aku akan kesana" (Keyla)


"Key jangan bercanda disana berbahaya, kamu bisa saja terkena sambaran petir itu jika kamu kesana, lebih baik kita tunggu sampai Adel menghentikan badainya" (Nadia)


"Tapi anak itu tidak bisa menunggu atau dia juga akan tersambar petir" (Keyla)


"Tapi Key" (Nadia)


Keyla tetap bersikeras untuk pergi menyelamatkan Gilang dan memberi tahu Adel untuk segera menghentikan badainya.


"Aku tahu petir ini hanya akan menyambar jika aku lebih tinggi dari benda-benda disekitarku, jadi aku akan berlindung dibawah tenda-tenda itu" (Keyla)


Keyla berlari melewati tenda-tenda agar dia tidak tersambar petir, tapi saat Keyla hampir sampai ke tenda dimana Gilang berada, tiba-tiba petir menyambar tenda tersebut.


"Jurus Tanah : Perangkap Binatang Buas"


Keyla menggunakan jurus itu untuk melindungi Gilang dari sambaran petir, dan segera dia langsung meraih tangan Gilang.


"Kak Keyla, aku takut" (Gilang)


"Tenang aku akan membawamu pergi dari sini" (Keyla)

__ADS_1


Keyla mencoba mencari Adel dibalik badai petir itu dan dia berasil menemukanya tidak jauh dari tempatnya bersama Gilang.


"HEI ADEL SUDAH CUKUP, HENTIKAN BADAI INI ADA ORANG LAIN DISINI" (Keyla berteriak)


Adel mendengar suara Keyla dari jauh.


"Hah Keyla, sedang apa kamu disini ?" (Adel)


"HENTIKAN BADAI INI" (Keyla)


"Hah hentikan, tapi masih ada spirit yang belum dikalahkan" (Adel)


"SUDAH HENTIKAN" (Keyla)


Adel pun menghentikan jurusnya itu.


"Maafkan aku, aku tidak melihat Gilang masih ada disini" (Adel)


"Kamu kurang hati-hati, hampir saja, ngomong-ngomong Adel, bagaimana kamu akan memperbaiki semua kerusakan ini" (Keyla)


"Eh... ?" (Adel)


Adel melihat sekitarnya dan tempat festival sudah hancur berantakan karena badai yang Adel buat.


"Aduh bagaimana ini" (Adel)


"Bodoh" (Keyla)


Akhirnya Adel bersama dengan warga membereskan semua kekacauan yang dia lakukan, dia juga meminta maaf kepada kepala kota dan semua warga disana.


"Nama kamu Adelion kan" (wali kota)


"Iya pak, saya minta maaf atas semuanya" (Adel)


"Saya tidak terima permintaan maaf begitu saja, festival ini sudah hancur dan tidak bisa dilanjutkan lagi, jika kamu ingin maaf dari ku, maka bantu aku untuk menemukan pelaku dari penyerangan ini" (wali kota)


"Eh.... maksud bapak" (Adel)


"Iya aku tahu tadi itu bukan sepenuhnya salah kalian, itu karena ada orang yang sengaja memanggil semua spirit itu kesini" (Adel)


"Pantas saja aku tidak menyadari keberadaan semua spirit itu, jadi mereka dipanggil menggunakan jurus pemanggil" (dalam hati Adel)


"Bagaimana bapak tahu ?" (Nadia)


"Kalian belum terlalu berpengalaman ya, makanya kalian tidak sadar, asal kalian tahu bapak dulunya juga siswa dari Psychic School" (wali kota)


"Bapak wali kota alumni Psychic School" (Nadia kaget)


"Iya bisa dibilang gitu, aku berniat untuk membuat festival ini lagi besok, dan kalian harus bisa menjaganya agar berjalan dengan lancar, kalian mengerti" (wali kota)


"Baik pak, saya akan melakukan yang terbaik" (Adel)


"Kalo gitu semuanya bubar kita mulai lagi besok" (wali kota)


Semua warga disana akhirnya bubar dan festival malam itu juga dibatalkan.


……………


Disaat yang sama Darel dan Sheila sudah sampai di kota Nortalia.

__ADS_1


"Dengar ya Darel kita disini akan mencari spirit pengganti Deon dan karena aku tidak terlalu jago memakai jurus spirit jadi kamu yang akan menghadapi para spirit dihutan ini" (Sheila)


"Woi seenaknya saja, lagi pula kenapa kita harus mencarinya kehutan bukannya spirit itu ada dimana-mana" (Darel)


"Spirit itu, mereka hidup dengan makan energi spirit dari makhluk hidup, mereka suka menakut-nakuti manusia agar bisa mendapatkan energi itu, tapi jika dihutan mereka hanya dapat energi ini dari hewan dan tumbuhan yang memiliki lebih sedikit energi spirit dari pada manusia, jadi spirit yang dihutan akan lebih mudah dikalahkan" (Sheila)


"Begitu kah, terus bagaimana kamu bisa memanggil mereka dan mengendalikan mereka" (Darel)


"Itu gampang kamu cukup menggunakan jurus pengikat antara kamu dan spirit, sebagai gantinya mereka akan memakan energi spiritmu sebagai bayaran, bukan hanya itu makin tinggi level spirit yang kamu ikat, akan makin susah dikendalikan dan makin banyak energi yang akan dia makan" (Sheila)


"Kalo tidak salah Deon itu spirit level 3 kan kalo begitu aku akan cari spirit level 5 untuk jadi partner ku" (Darel)


"Bodoh, ada beberapa spirit yang memiliki level tinggi tidak hanya meminta energi spirit sebagai bayaran tapi juga darah atau bahkan nyawamu, jika kamu mau mati sia-sia, silakan saja lakukan itu" (Sheila)


"Iya iya maaf, aku tidak tau soal itu" (Darel)


……………


Adel, Nadia dan Keyla masih ditempat festival.


"Gara-gara kamu Adel rencana liburan kita jadi berantakan dan sekarang kita malah disuruh kerja lagi" (Keyla)


"Hehe, aku terlalu berlebihan ya, tunggu kalo diingat-ingat saat aku membuka mata batin aku melihat ada energi yang sangat besar di area kuil, mungkin dia orang yang memanggil semua spirit ini" (Adel)


"Mungkin saja, karena aku yakin orang yang bisa memanggil semua spirit itu sekaligus pasti dia memiliki energi spirit yang sangat besar" (Nadia)


"Kamu benar Nadia, aku akan kesana, kalian bertiga kembalilah ke penginapan duluan, tidak usah mengawatirkan ku" (Adel)


"Ok deh kalo begitu, tapi kamu jangan terlalu memaksakan diri, ayo Gilang" (Nadia)


Nadia dan Gilang pergi meninggalkan tempat festival.


"Kamu yakin tidak mau aku ikut dengan mu" (Keyla)


"Terima kasih Keyla ,tapi aku harus menebus kesalahanku sendiri dan aku minta maaf untuk semuanya" (Adel)


"Ya sudah kalo itu mau mu" (Keyla)


Keyla langsung memalingkan wajahnya dan mengejar Nadia, lalu kembali melihat kearah Adel dan berteriak.


"ADEL SUATU HARI NANTI AKU PASTI AKAN MEMBUATMU JATUH CINTA KEPADAKU"


Adel tersenyum mendengar hal itu, Nadia juga ikut tersenyum melihat hal itu.


"Aku akan menantikannya" (Adel)


"Jangan sampai kalah ya" (Keyal tersenyum)


Akhirnya Nadia dan Keyla pergi.


"Ok saatnya kembali bekerja" (Adel)


Bersambung....


......................


"Halo pembaca, aku Aditya Fathir"


"Kalo kalian punya saran atau ide, tolong ditulis di komentar ya, semoga kalian suka dengan ceritanya dan sampai jumpa"

__ADS_1


"Get enjoy and bye bye"


...-SPIRIT HUNTER-...


__ADS_2