
Review sebelumnya....
Adel menghilang entah kemana saat mencari pelaku penyerangan festival panen di kota Westania.
Keyla dan Nadia yang khawatir dengannya, akhirnya mencari Adel di sekitar kuil, tetapi mereka tidak menemukan Adel dan hanya menemukan pin milik Adel.
……………
Sementara itu di kota Nortalia, Sheila dan Darel masih mencari spirit.
"Hei Sheila kita mau mencari sampai kapan ini sudah malam" (Darel)
"Kamu ini ya tidak tau apa-apa tentang spirit, justru akan lebih banyak spirit yang akan keluar jika malam tiba" (Sheila)
"Tapi dari tadi kita tidak menemukan spirit satu pun, yang aku lihat hanyalah pohon, ranting, kelinci, bocah, dan hewan liar lainnya" (Darel)
"Tunggu apa ?, tadi kamu bilang apa ?" (Sheila)
"Aku... tadi bilang apa ?" (Darel bingung)
"Iya yang kamu lihat" (Sheila)
"Oh itu cuma hewan liar" (Darel)
"Bukan sebelum itu" (Sheila)
"Hmm... kelinci maksudmu, iya kelinci memang imut sih, tapi kita kesini bukan untuk mencari itu kan" (Darel)
"Bukan itu maksudku, tapi yang satunya lagi" (Sheila)
"Eh bukan, hmm... berarti maksudmu pinguin" (Darel)
Sheila langsung memukul kepala Darel dengan keras.
"Lo tadi gak bilang pinguin bodoh" (Sheila kesal)
"Maaf" (Darel memegang kepalanya)
"Tadi kamu bilang lihat bocah dihutan ini, dimana ?" (Sheila)
"Itu bocah, lagi liatin kita" (Darel menunjuk ke salah satu pohon)
Ada anak kecil yang memperhatikan mereka berdua dari balik pohon.
"Eh beneran, hei adek kamu tersesat ya, sini kakak bantu kamu cari jalan pulang" (Sheila mendekati anak itu)
Tapi anak itu malah lari ke dalam hutan.
"Lah kok malah kabur sih, emang ada yang salah ya sama aku ?" (Sheila)
"Hahaha, makanya jadi cewe jangan kasar-kasar, jadi anak kecil aja takut kan" (Darel tertawa)
Sheila memukul kepala Darel lagi.
"Maaf" (Darel memegang kepalanya)
"Ok ayo kita cari anak itu sambil cari spirit, aku takut terjadi apa-apa sama anak tadi" (Sheila)
"Tunggu Sheila aku mendengar sesuatu" (Darel)
Terdengar suara dari kejauhan seperti orang sedang memanggil-manggil nama seseorang dan suara itu semakin dekat.
"Budi.... Budi...." (unknow)
Tak lama orang yang memanggil-manggil tersebut muncul dihadapan mereka berdua.
"Kak Elina ?" (Sheila kaget)
Mereka berdua kaget, ternyata orang yang memanggil-manggil tersebut adalah Elina.
"Oh Sheila, kamu sedang apa disini ?" (Elina)
"Hehe aku sedang mencari spirit disini" (Sheila)
"Oh jadi begitu, tapi ini siapa ?" (Elina menunjuk Darel)
"Oh iya maaf saya lupa memperkenalkannya, Darel ini kak Elina dia kakak kelas kita, dan kak Elina ini Darel siswa baru dikelas ku" (Sheila)
__ADS_1
"Oh jadi kamu adalah anak yang waktu itu, salam kenal ya" (Elina mengulurkan tangnya)
"Iya kak salam kenal juga" (Darel menjabat tangan Elina)
"Ngomong-ngomong kalian lihat anak kecil lewat sini tidak ?" (Elina)
"Kita baru saja melihatnya, tapi dia sudah pergi lagi" (Sheila)
"Kemana perginya ?" (Elina)
"Anak itu kabur entah kemana" (Sheila)
"Ha... memang ya mencari seorang anak kecil yang kabur ke hutan itu bukan hal yang mudah" (Elina menghela nafas)
"Eh... kak kalo boleh kamu mau membantu mencarinya, sekalian aku juga sedang mencari spirit" (Sheila)
"Bagus deh kalo begitu, akan lebih mudah jika mencarinya bersama-sama" (Elina)
"Iyakan, nah Darel kita berpencar disini, kalo kamu menemukannya cepat hubungi aku" (Sheila)
"Cih, kenapa aku harus ikutan juga" (Darel dengan suara bisik-bisik)
Sheila memukul kepala Darel lagi.
"Apa kamu bilang" (Sheila kesal)
"Maaf" (Darel memegang kepalanya)
Mereka bertiga pun berpencar untuk mencari anak kecil yang kabur didalam hutan.
……………
Disisi lain Keyla dan Nadia masih mencari Adel.
"Ini kan pin milik Adel, mungkin terjadi sesuatu dengannya, kita harus segera menemukannya" (Keyla)
"Kamu mungkin benar tapi kemana kita harus mencarinya ?" (Nadia)
"Aku tahu, Adel bawa ponsel kan, kita lacak saja ponselnya" (Keyla)
Nadia pun melacak ponsel milik Adel dan menemukan lokasi ponselnya berada di sekitar gereja, mereka berdua langsung bergegas ke gereja.
Saat sampai disana, gereja tersebut sudah ditutup, gerbang dan pintu gereja sudah digembok rapat seakan sudah tidak digunakan lagi.
"Apa-apaan ini, mengapa mereka menggembok semua pintu masuk" (Keyla)
"Key lihat itu, kita mungkin bisa lewat situ" (Nadia menunjuk sebuah jendela dibagian atas gereja)
"Great Nadia" (Keyla)
"You welcome" (Nadia)
"Jurus Tanah : Gunung Berapi"
Keyla membuat sebuah gundukan tanah untuk memanjat ke jendela itu dan mereka langsung masuk kedalam gereja.
"Tempat ini benar-benar sepi seperti sudah ditinggalkan begitu saja, pasti ada yang tidak beres, bagaimana Nadia posisi Adel ?" (Keyla)
"Seharusnya lokasi Adel ada disini, tepat ditempat ini, tapi kita tidak melihat siapapun disini" (Nadia kebingungan)
"Atau mungkin" (Nadia melihat ke lantai)
Nadia langsung membuka karpet lantai gereja dan menemukan sebuah pintu menuju ruangan bawah tanah.
"Apa itu ?" (Keyla)
"Sesuai dugaan ku, jika kita tidak menemukannya disini, berarti itu dibawah kita, ini jalan menuju ruangan bawah tanah" (Nadia)
"Kalo gitu kita harus cepat menyelamatkan Adel, pasti Adel ada dibawah" (Keyla)
"Tunggu Key, kita butuh rencana, kita tidak tau apa yang ada dibawah sana" (Nadia)
Mereka berdua pun memikirkan sebuah rencana untuk menyelamatkan Adel.
"Ok gini, mungkin dibawah sana ada banyak orang yang menjaga Adel dan kita tidak bisa masuk sembarangan, kita butuh pengalih perhatian untuk mengalihkan perhatian mereka dan menyelamatkan Adel lalu kabur dari bawah sana secepat mungkin, aku punya intuisi kalo pintu ini adalah jalan satu-satunya kita bisa keluar dari ruangan bawah tanah ini, jika kita terjebak didalam sana mungkin kita tidak akan selamat" (Nadia)
"Wow kamu bisa memikirkan itu semua hanya dengan sekali lihat, kamu memang anak jenius" (Keyla)
__ADS_1
"Sudahlah, apa kamu punya ide untuk masalah ini ?" (Nadia)
"Tentu saja" (Keyla)
"Jurus Spirit : Pembela Jiwa"
Keyla membuat bayangan dirinya.
"Apa ini bisa menjawab pertanyaan mu" (Keyla menunjuk bayangannya)
"Great Keyla, sekarang kita bisa masuk dan menyelamatkan Adel" (Nadia)
"You welcome" (Keyla)
Mereka berdua akhirnya masuk ke ruangan bawah tanah itu dengan rencana tadi, bayangan Keyla akan menjadi pengalih perhatian.
Bayangan Keyla masuk lebih dulu dan menampakan dirinya lebih dulu pada semua penjaga disana.
"Siapa kamu ?" (tanya biarawan disana)
Bayangan Keyla hanya diam.
"Tidak mau menjawab ya, kalo gitu, kita usir dia dari sini" (biarawan lainnya)
"Eh tunggu sepertinya dia adalah teman dari bocah spirit hunter tadi yang dibawa Kallow, ayo kita tangkap dia juga" (biarawan lainnya)
Para biarawan disana mencoba untuk menangkap bayangan itu lari dari situ dengan dikejar semua biarawan disana.
sedangkan Keyla dan Nadia bersembunyi dan menunggu semua biarawan itu pergi mengejar bayangan Keyla, lalu mereka juga masuk ke dalam untuk mencari Adel.
"Jurus Spirit : Mata Batin"
Keyla menggunakan jurus mata batin untuk mencari keberadaan Adel melalui energi spiritnya namun dia tidak bisa menemukan energi spirit Adel dan hanya melihat seseorang dangan energi spirit yang sangat besar menuju tempat mereka.
"Ah gawat, Nadia tunggu kita tidak bisa keluar sekarang" (Keyla)
Lalu tiba-tiba muncul Abraham disana.
"Siapa itu key ?" (Nadia)
"Aku juga tidak tahu, tapi aku merasa orang itu sangat berbahaya" (Keyla)
Abraham masih tetap disana seakan tahu kalo Nadia dan Keyla ada disitu.
"Ah cepat lah pergi, aku tidak punya urusan dengan mu" (Keyla)
Tiba-tiba Abraham menyerang tempat sembunyi Keyla dan Nadia.
"Matilah kalian spirit hunter" (Abraham)
Abraham akan meluncurkan sebuah pukulan keras menggunakan jurusnya.
"Gawat, dia tau kita disini" (Nadia)
"Jurus Tanah : Perangkap Binatang Buas"
Keyla menjerat Abraham dengan jurusnya untuk menghentikan pergerakan Abraham.
Padahal Nadia sudah sempat ketakutan akan terkena serangan Abraham, tapi ternyata diselamatkan oleh Keyla.
"Nadia cepat pergi dari sini dan cari Adel, aku yang akan mengurus orang ini" (Keyla)
"Baik, tapi jangan kalah sampai aku kembali bersama Adel" (Nadia)
"Tenang saja, aku tidak akan kalah dengannya, aku ini ranking 5 teratas, Keyla Vania" (Keyla)
Bersambung....
......................
"Halo pembaca, aku Aditya Fathir"
"Kalo kalian punya saran atau ide, tolong ditulis di komentar ya, semoga kalian suka dengan ceritanya dan sampai jumpa"
"Get enjoy and bye bye"
...-SPIRIT HUNTER-...
__ADS_1