Spirit Hunter

Spirit Hunter
Episode 28 : Luke Phoenix


__ADS_3

Sebelumnya....


Masih flashback tentang masa lalu Adel.


Adel dan Elina berjalan ke kantin bersama, lalu dihadang oleh seorang murid dari kelas lain.


"Tunggu dulu" (Luke)


"Minggir aku tidak punya urusan dengan mu ?" (Adel)


"Kamu pasti Adelion Garett kan, seorang pangeran" (Luke)


Seketika Adel dan Elina kaget, ada orang lain yang mengetahui identitas Adel sebenarnya.


"Apa mau mu ?" (Adel kesal)


"Woi santai, tak usah marah begitu, aku hanya ingin kenalan" (Luke)


Karena kesal, Adel langsung menarik kerah baju Luke.


"Dengar ya, aku tidak tau kamu siapa dan apa mau mu tapi mulai sekarang jangan sebut nama itu lagi dan menjauhlah dari ku" (Adel)


"Ada apa kenapa kamu marah begitu, apa ini semua karena kakek mu yang sudah meninggal itu" (Luke)


"Bagaimana dia juga tahu soal itu ?" (Elina terkejut)


"Apa yang kamu tau soal kakek ku hah" (Adel)


Adel memukul wajah Luke dengan keras sampai Like terjatuh ke lantai.


"Buk" (suara benturan)


"Oh kamu ingin bertarung ya, kalo gitu datanglah ke arena pertandingan pulang sekolah nanti, jika tidak, berarti kamu hanyalah pengecut" (Luke)


Luke pun pergi meninggalkan Adel.


"Aku akan datang, akan ku buat kamu membayarnya kerena mengejek kakek ku" (Adel)


"Hah akan ku tunggu kamu" (Luke)


"Adel sudah, tak perlu terbawa emosi, mereka hanya memprovokasimu, kamu tidak harus meladeninya" (Elina)


"Tidak, aku akan datang, akan ku buat dia menyesal karena membawa-bawa kakek ku" (Adel)


"Adel" (Elina)


Dan akhirnya waktu pulang sekolah sudah tiba dan Adel sudah bersiap untuk melakukan duelnya.


"Wow kamu berani juga datang kesini, anak raja memang tidak punya takut ya atau jangan-jangan kamu bawa pengawal untuk menangkap ku, hahaha, bukankah itu seperti seorang pengecut" (Luke)


"Tidak usah banyak omong, aku datang hanya sendiri, aku hanya ingin menghajarmu" (Adel)


"Baiklah kalo begitu, kita mulai pertandingannya" (Luke)


Arena sudah ada banyak murid yang menyaksikan.


"Hei lihat anak kelas satu itu menantang Luke, dia tidak tau siapa yang dia tantang" (unknown student)


"Dia pasti akan kalah dengan sekali serangan hahaha" (unknown student)


Dan ada juga yang jadi wasit mereka berdua.


"Ok peraturan pertandingannya adalah boleh menggunakan jurus spirit apapun tapi tidak boleh memakai senjata tajam atau senjata api, yang kalah adalah dia yang menyerah, tidak bisa melanjutkan pertarungan atau keluar dari arena, kalian berdua sepakat" (Wasit)


"YA" (Luke dan Adel)


"Kalo begitu pertandingan dimulai" (Wasit)


Dengan menggunakan pedang dari kayu keduanya mulai saling menyerang.


"Maju sini kamu anak kecil" (Luke)


"Jurus Api : Burung Api"


Luke menyerang Adel dengan api berbentuk burung dan dengan sigap Adel menghindari serangan itu, tapi serangan Luke justru membakar arena.


"Sarangan nya sangat berbahaya, jika aku terkenanya mungkin aku akan terbakar habis, aku harus hati-hati" (dalam hati Adel)


"Hmm lumayan, ayo kita coba lagi, apa kamu bisa menghindarinya" (Luke)

__ADS_1


"Jurus Api : Burung Api"


Kali ini Luke menyerang dengan serangan yang sama berulang-ulang dan membuat Adel terus-terusan berlari menghindarinya.


"Aku tidak bisa terus begini, ruang diarena ini semakin sempit karena efek serangannya, aku harus menyerang balik" (dalam hati Adel)


"Ada apa kenapa kamu hanya menghindar dari tadi, apa kamu takut, hahaha" (Luke)


"Hah takut" (Adel kesal)


...----------------...


...PENGENALAN KARAKTER...


...Nama : Luke Phoenix...


...Umur : 17 tahun...


...Kelamin : Laki-laki...


...Elemen : Api dan Angin...


...Peran : Murid kelas 2 Psychic School...


...SPIRIT HUNTER...


...----------------...


Adel kesal dibilang takut oleh Luke dan dia mulai menyerang balik.


"Jurus Petir : Tebasan Kilat"


Adel menyerang dengan sangat cepat ke arah Luke tapi Luke dengan sangat mudah menghindari serangan Adel.


"Wow petir, aku belum pernah bertemu dengan orang yang memiliki petir sepertimu, ini akan jadi lebih manarik" (Luke)


Sedang dikursi penonton


"Lihat dia menggunakan elemen petir, itu termasuk elemen langka" (unknown student)


"Tapi tetap saja jika lawannya adalah Luke Phoenix, maka sudah terlihat siapa pemenangnya" (Unknown student)


"Hah, siapa anak itu, dia bisa menggunakan elemen petir ?" (Keyla)


kembali ke arena.


"Belum pernah lihat sebelumnya hah, maka akan ku tunjukan kekuatan petir sesungguhnya" (Adel)


"Jurus Petir : Sambaran Petir"


Adel menembakan petir dari tangannya kearah Luke.


"Hmm tidak semudah itu bocah" (Like tersenyum)


"Jurus Angin : Tornado"


Luke menghalau serangan Adel dengan jurus dan bahkan membalikan arah serangan lawannya kembali.


"Apa ?" (Adel)


Segera Adel berusaha menghindar sebelum terkena serangannya sendiri, tapi.


"kamu mau kemana ?" (Luke)


"Jurus Api : Burung Api"


Luke menyerang Adel dari arah kemana Adel akan menghindar.


"Sialan" (Adel)


Dan serangan itu pun tak terhindarkan, Adel pun terkena serangan langsung dan Adel terjatuh ke tanah.


"Tiga" (wasit)


Wasit mulai menghitung mundur.


"Hah, tidak seperti yang aku bayangkan, dasar lemah" (Luke)


"Dua" (Wasit)

__ADS_1


"ADEL" (Elina berteriak dari kursi penonton)


"Woi bangun, kamu belum kalah kan" (Keyla)


"Sa...." (wasit)


"Woi lihat dia bangkit lagi" (unknown student)


Adel bangkit kembali walaupun menerima serangan yang sangat fatal dari Luke, bahkan bajunya sudah terbakar setengah.


"Aku.... aku tidak akan kalah disini" (Adel)


"Wow, hebat juga kamu masih bisa berdiri setelah kena serangan langsung api ku, aku akui ketangguhan mu, keren" (Luke bertepuk tangan)


Serentak semua penonton juga bertepuk tangan.


"Hoooo......." (semua penonton)


"Kalahkan dia Luke" (Unknown Student)


"Iya hancurkan dia" (Unknown Student)


"Jangan sampai kalah Adel" (Elina)


"Berjuanglah siapa pun kamu, berjuanglah" (Keyla)


Padahal saat itu Keyla belum mengenal Adel.


"Kakek aku akan jadi yang paling kuat, aku tidak akan kalah dari siapa pun, aku janji" (dalam hati Adel)


"Sudah, sudah cukup tepuk tangannya, sekarang kita lihat sejauh mana dia bisa bertahan" (Luke)


"Akan buat kamu diam di serangan ku selanjutnya" (Adel)


"Jurus Petir : Tebasan Kilat"


Adel berlari ke arah Luke dengan cepat.


"Hah jurus itu lagi, kamu pikir itu serangan yang kuat, itu bahkan lebih mudah dihindari... eh" (Luke)


(Adel tersenyum)


"Jurus Petir : Tebasan Bintang"


Adel langsung membelokan arah serangannya membentuk pola bintang disekitar Luke.


"Apa yang kamu lakukan ?" (Luke)


"Hah, lihat saja" (Adel)


"Jurus Petir : Hukuman Dewa"


Dari pola bintang itu, terbentuk pola sihir dilantai dan mengeluarkan petir yang sangat dahsyat dan menyambar Luke langsung yang ada di atas pola tersebut.


"Hei lihat, dia berhasil menyerang Luke" (Unknown Student)


"Anak baru itu, bisa melukai Luke" (Unknown Student)


"Kena kamu" (Adel)


Lalu beberapa saat kemudian ketika serangan Adel berhasil mengenai Luke, dan efek serangannya menghilang.


Luke masih berdiri disana dengan seluruh tubuh terbakar api, dan api itu juga padam perlahan.


"Wow, boleh juga serangan kejutan itu, aku tidak pernah menyangka ada serangan seperri itu, sekarang giliran ku membalasnya" (Luke tersenyum)


"Dia melindungi dirinya dengan apinya sendiri" (Adel kaget)


Bersambung....


......................


Halo aku Aditya Fathir, wah sudah lama tidak ada karakter baru san sekarang ada pengenalan karakter lagi.


Kalo kalian punya saran atau masukan, tulis komentar kalian dikolom komentar, terima kasih.


Get enjoy and bye bye.


...-SPIRIT HUNTER-...

__ADS_1


__ADS_2