Spirit Hunter

Spirit Hunter
Episode 22 : Cerita Tentang Keyla


__ADS_3

Sebelumnya....


Adel sudah tak berdaya karena kehabisan tenaga dan Keyla juga tidaj bisa berbuat apa-apa karena tertangkap oleh jurus Abraham.


Abraham yang sebelumnya sudah hancur berkeping-keping bisa pulih kembali hanya dalam hitungan detik dan dia sekarang berencana untuk membunuh Adel terlebih dahulu.


"Jurus Bayangan : Bor Bayangan"


"Dengan ini selesai sudah" (Abraham)


Abraham menujuk jantung Adel dengan bor bayangan ditangannya.


"HENTIKAN" (Keyla berteriak dan menangis)


...FLASHBACK...


Aku Keyla Vania kelas 1 Psychic School, aku baru masuk sekolah ini dan aku bertemu dengan salah satu murid yang baik disana, dan namanya adalah Adelion Garett.


Dia adalah anak yang pintar dan juga berbakat tidak seperti ku, dia selalu mendapatkan nilai sempurna dikelas dan bahkan dia sudah masuk ranking urutan ke 11 sejak dia masuk kelas 1 Psychic School, itu ranking tertinggi sebelum masuk ke 10 rank teratas.


Dan sebentar lagi akan diadakan turnamen lightborn yaitu sebuah kompetisi dimana murid dari rank berapa pun bisa menantang peringkat 10 teratas dan merebut peringkat mereka.


"Adel kamu beneran mau ikut turnamen itu ?" (Keyla)


"Iya, aku akan merebut peringkat pertama" (Adel)


"Kamu bercanda peringkat satu itu dipegang oleh kak Harry Felix loh, dia merebut peringakat itu dari pemilik sebelumnya pada saat dia baru masuk sekolah ini, dia sangat kuat kamu gila ya" (Keyla)


"Kalo gitu peringkat 2" (Adel)


"Kamu suka bercanda ya, peringkat dua itu dipegang oleh kak Luke Phoenix cuma dia yang mampu bersaing dengan kak Felix, mereka berdua sama-sama kuat, kamu tau itu" (Keyla)


"Lah kalo gitu peringkat berapa ?" (Adel)


"Ya mana aku tau, kamu sendirikan yang mau menantang mereka" (Keyla)


"Hmm, kalo kamu gimana Key, kamu mau menantang ranking berapa ?" (Adel)


"Eh aku tidak akan ikut, aku tidak tertarik untuk itu" (Keyla)


"Wah sayang banget padahal kamu kuat loh, aku yakin kamu bisa mengalahkan siapa tadi yang peringkat 1 ?" (Adel)


"Kak Felix maksudmu" (Keyla)


"Iya itu maksudku" (Adel)


"Hahaha, lucu sekali Adel, aku tidak akan bisa mengalahkannya" (Keyla)


"Hahaha, kamu juga lucu Keyla, kamu pasti bisa mengalahkannya" (Adel)


"Eh maksudmu ?" (Keyla)


"Begini Key, ranking itu hanyalah sebuah angka yang diberikan kepada orang yang sudah berjuang keras, tapi itu bukan berarti orang tersebut benar-benar kuat atau tak terkalahkan, kemampuan seseorang tidak bisa dinilai dari berapa urutan rankingmu tapi dari berapa besar hatimu, itulah kenapa aku yakin kamu pasti bisa mengalahkannya" (Adel)

__ADS_1


Hati Keyla tersentuh saat Adel bilang seperti itu.


"Tapi sebelum kamu mengalahkannya, aku yang akan mengalahkannya lebih dulu" (Adel tersenyum)


Aku yang tadinya tidak peduli dengan ranking, sekarang mulai merasa kalo aku bisa seperti Adel yang semangat mengejar tujuannya, mulai saat itu mata ku selalu tertujuh kearah Adel dan selalu ingin mengajarnya.


Aku mulai berlatih keras untuk bisa bersaing dengan Adel di tunamen itu, sampai tanpa aku sadari ternyata aku menyukainya.


"Wah kamu sedang berlatih disini ternyata" (Adel)


"Eh Adel, iya aku sedang berlatih untuk ikut turnamen lightborn sepertimu" (Keyla)


"Gokil, tapi aku tidak akan mengalah dari mu atau siapa pun, akan aku rebut ranking 1 apa pun itu" (Adel)


"Tidak aku yang akan merebutnya lebih dulu darimu" (Keyla)


"Tidak aku dulu" (Adel)


"Tidak aku" (Keyla)


"Aku" (Adel)


"Aku" (Keyla)


"Eh ngomong-ngomong dia siapa ?" (Keyla)


"Aku" (Adel)


"Sudah cukup" (Keyla memukul kepala Adel)


"Oh ini Elina, dia kelas 1 seperti kita tapi beda kelas" (Adel)


"Kenalin Elina Alundia" (Elina mengulurkan tangannya)


"Aku Keyla Vania" (Keyla menjabat tangan Elina)


"Dia juga akan ikut dalam turnamen itu dan aku mengajaknya kesini untuk latihan bareng" (Adel)


"Hah latihan bareng ?" (Keyla)


"Iya, kamu mau ikut ?" (Adel)


"Tapi kan kalo kamu mau latihan bareng kamu bisa ajak aku saja tidak perlu dengan dia" (Keyla)


"Kamu ngomong apa sih, dia itu kuat loh, asal kamu tau saja dia itu bisa memotong batu hanya dengan tangannya" (Adel)


"Ah tidak Adel aku akan berlatih sendiri saja" (Keyla)


"Oh baik lah kalo gitu, sampai ketemu di turnamen" (Adel)


"Sampai jumpa lagi Keyla" (Elina tersenyum)


Mulai dari situ Adel lebih sering berlatih dengan Elina dan menceritakan pengalamannya bersamanya kepada ku, dari situlah kecemburuanku muncul.

__ADS_1


Tak lama kami bertiga pun ikut turnamen lightborn itu dan berasil mendapatkan 10 rank teratas walaupun tidak sesuai ekspektasi ku.


"Dengan ini kalian bertiga resmi masuk dalam 10 rank teratas, sekarang waktunya untuk memberikan pin kebanggaan Psychic School oleh kepala sekolah kita" (pembawa acara)


"Pertama Adelion Garett kamu memegang ranking ketiga" (Kepala Sekolah memberi kan Adel sebuah pin)


"Kedua Elina Alundia kamu memegang ranking keempat" (Kelapa sekolah juga memberikan Elina sebuah pin)


"Dan Keyla Vania kamu memegang ranking kelima" (Kepala sekolah juga memberikan pin kepada Keyla)


"Kita sambung anggota lightborn baru kita, beri tepuk tangan yang meriah" (pembawa acara)


Tidak ada yang berhasil mendapatkan ranking 1 dari kita bertiga dan aku mendapat ranking paling rendah dari mereka berdua.


Dari dalam hati ku, aku bersyukur ternyata aku memang lebih kuat dari yang aku duga tapi disisi lain aku menyesal sudah membuang waktuku untuk berlatih sendirian bukanya terus mendekati Adel dan tempat itu sudah diambil oleh Elina.


"Hai kamu Keyla kan, kenalin aku Nadia Zeela, aku adalah asisten pribadi kepala sekolah, mulai dari sini aku akan membantumu dalam menjalankan misi" (Nadia mengulurkan tangannya)


"Iya, mohon bantuannya" (Keyla menjabat tangan Nadia)


Itulah kali pertama aku bertemu Nadia dan aku juga mulai bersahabat dengannya, aku sering memintah kepada Nadia, supaya misiku bisa bersama Adel terus walaupun itu cukup egois menurutku, tapi itu semua aku lakukan agar aku bisa mendekati Adel lagi dan menjauhkannya dari Elina.


"Nad hari ini misi aku kemana ?" (Keyla)


"Kita ke Westania, kita akan mengusir spirit disebuah kuil" (Nadia)


"Hei Nad, kamu tidak lupa sesuatu kan" (Keyla)


"Iya, iya kita kesana bareng Adel, tenang saja" (Nadia)


"Nah gitu baru sahabat aku" (Keyla memeluk Nadia)


"Dasar budak cinta" (Nadia)


Saat itu aku sangat percaya diri dan percaya kalo hubungan aku dengan Adel sudah saatnya lanjut ke tingkat selanjutnya, oleh karena itu aku memberanikan diri untuk menembaknya, meski pun dia menolak ku.


"Ngomong-ngomong Adel, kamu sudah punya pacar ?" (Keyla)


"Eh, kenapa kamu tanya begitu ?" (Adel)


"Cuma tau aja" (Keyla)


"Tidak, aku tidak punya pacar" (Adel)


"Kalo begitu, Adel, apa kamu menyukai ku ?" (Keyla)


Besambung....


......................


Hallo aku Aditay Fathir, kalo kalian suka dengan novel ini jangan lupa kasih like dan follow supaya tau kelanjutan ceritanya.


Kalo kalian punya saran dan masukan, tulis komentar kalian dikolom komentar, terima kasih.

__ADS_1


Get enjoy and bye bye


...-SPIRIT HINTER-...


__ADS_2