
Bab 9 | Rangers sepeda ungu
"Setiap kata adalah doa dan itulah yang selama aku yakini karena itu benar benar terjadi di depan mataku"
***
Mereka sama sama terkejut setelah apa yang mereka dengar. Rupanya mereka masih selamat berkat bantuan seorang ranger yang ada dihadapan mereka. Ranger warna ungu dengan motif sepeda.
"Akulah yang akan menjadi lawanmu, dengan kecepatan melakukan atraksi. Rangers sepeda ungu, Siap!!!" ucap rangers ungu itu dengan bergaya nya.
"Rupanya ada bala batuan baru, dan itu tidak akan membuat ku kalah, hyaaaaa" ucap monster downhill yang mulai bertarung dengan ranger ungu itu.
Pertarungan mereka yang hanya mereka saksikan. Kai dan Yasa membawa Saka ke tempat aman dan melihat seberapa bertahankah ranger ungu itu. Kalau ia membutuhkan batuan disana mereka bisa membantu.
"Kenapa kamu egois, Saka! Kamu tahukan ini bahaya! Ini bisa membahayakan dirimu" sentak Kai kepada Saka.
Saka hanya mengatur nafasnya "Kalau emang bahaya, emangnya kamu mau ngapain??" ucap sinis Saka menatap Kai.
"Ya setidaknya kami bisa bantu kamu menyelesaikan masalah atau misi kamu. Bukan malah nekat sendirian seperti ini, apa kamu mau mati konyol Hah!!?" marah Kai.
Sebelum Saka berprotes keras terjadi ledakan yang membuat ranger ungu itu terhempas. Hingga membuat mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat.
"Sekarang, kamu mau apa? Berlari sebagai pengecut atau bertarung melawan monster downhill itu?" tanya Kai yang membaut Saka harus memilih salah satu.
Saka bingung hingga akhirnya ia mengangguk pelan dan segera bangkit untuk melawan monster downhill itu bersama sama. "Hei monster jelek!!! Lawan kalian ada disini!!" sahut Kai dengan mengelegar.
Mendengar panggilan Kai membuat monster downhill itu menatap tajam Kai dan kawan kawan. Melihat situasinya sudah yang sudah tepat mereka bersiap berubah menjadi rangers "Baiklah kalian siap!!"
"Tunggu-"
Salah satu suara mengema di tempat itu dan membuat para ranger, ranger sepeda ungu bahkan sang monster menatap siapa yang telah berteriak.
Rupanya yang berteriak adalah Tama dan Umi. Akhirnya mereka berjalan mendekati Kai dan yang lainnya "kita adalah tim dan tim kita terdiri dari lima orang, bukan" seru Umi bermonolog.
"Jadi kalau kita belum berlima, kita bukalah tim. Dan sekarang lengkap sudah. Seharusnya kita bersiap sekarang" sahut Tama yang mulai bergabung dengan Kai, Yasa dan Saka.
"Tama, Umi-" ucap pelan Kai melihat teman temannya kembali bersatu.
"Baiklah kalian siap!" ucap Kai memberi kode.
"Siap!!!" ucapnya secara bersama sama.
__ADS_1
Setelah itu mereka mengambil Clover yang ada di dalam tubuh mereka. Ada yang ada didalam saku jaketnya, ada yang ada didalam saku celana nya serta ada yang ada didalam tas nya.
Setelah itu mereka memasukan Clover kepada tangan kiri nya, dan secara ajaib membuat tangan kiri mereka menjadi tangan besi.
"Clover Change" ucapnya kala menekan tombol yang ada pada Clover mereka hingga memunculkan koin untuk membuat mereka berubah.
Setelah itu mereka mengambil dan melempar nya, kemudian diambil kembali dan di masukan kembali kepada Clover sambil mengucapkan "Clover Charger"
Dan setelah itu mereka meyilangkan tangannya ke bawah lalu ke atas hingga kembali kebawah dengan aliran listri yang menyertai mereka. Setelah itu tubuh mereka dilapisi armor atau baju besi dengan warna masing masing.
"Dengan startegi menuju kemenangan, Rangers merah. Siap!" seru Kai.
"Dengan ketangkasan mengalahkan lawan, Rangers kuning. Siap!" seru Umi
"Dengan ketepatan dalam zona keberhasilan, Rangers hijau. Siap!" seru Yasa
"Dengan gaya yang penuh keindahan, Rangers biru. Siap!" seru Tama
"Dengan kelincahan dalam zona kebahagian, Rangers merah muda. Siap!" seru Saka
"Kami pelindung bumi dan IPON, SportRanger!!!" seru mereka bersama sama.
Akhirnya mereka bersiap mengalahkan monster downhill yang diawali dengan ledakan yang di luncurkan oleh monster downhill kepada mereka.
Kekuatan lima berbanding satu, seharusnya itu membuat para ranger bisa memenangkan pertarungan itu. Akan tetapi mereka masih kalah kekuatan dengan monster downhill.
"Baiklah, terima ini??" ucap Kai yang memanggil senjata nya.
Swort lighthing
Kai mengunakan senjata yang ada tangan kanannya. Senjata yang Kai gunakan adalah pedang dengan aliran listrik tegangan tinggi.
Beberapa kali sebitan dari pedamg itu hampir kena kepada monster itu, akan tetapi monster beberapa kali menghindar dari serangan Kai.
Mengikuti apa yang dilakukan Kai. Tama dan yang lainnya menggunakan senjata yang ada di tangan kanan nya. Ada yang senjata nya panah, tombak, prisai dan juga kipas.
Setelah melakukan itu akhirnya mereka melakukan sesuatu yang beda, yaitu pengangbungan senjata dan membuat monster downhill terkena serangan itu. Dan di tambah lagi dengan serangan dadakan dari rangers ungu.
"Izinkan saya ikut bergabung" ucapnya.
Kai hanya mengangguk mantap dan menatap tajam monster downhill dari jarak agak jauh sedikit. "Waktunya melakukan serangan terakhir!" seru Kai kepada teman temannya.
__ADS_1
Semuanya mengangguk melihat aksi kan namun di sayangkan Kai tidak melakukan apapun lagi setelah itu dan membuat teman temannya bingung.
"Eh, emang nya bagaimana selanjutnya?" ucap Kai sambil menatap satu persatu teman temannya. Tindakan itu membuat teman temannya tertunduk lesu karena memang Kai tidak tahu apa apa selanjutnya.
"Kamu ini! Kalau kamu tidak tahu? Jangan so pura pura tahu" ucap Tama dingin.
Kai hanya menggaruk kepala nya "iya, maaflah. Soalnya tidak ada yang mau memberi tahu aku sih" ucap Kai memberi alasan.
"Hahahaha, ternyata pemimpin kalian ceroboh rupanya bagaimana kalian bisa mengalahkan para injury. Kalau kalian punya pemimpin yang seperti ini" ucap monster downhill meremehkan para ranger.
Kai mendengar itu langsung terpukul dan secara spontan tangannya pun mengepal kuat. Hingga ia menatap tajam monster itu dan langsung menekan tombol apapun di Clover itu.
Clover kick attack
Dan langsung saja Kai memukul monster itu sampai monster itu terhempas kebelakang dan menatap tidak menyangka ranger yang ada dihadapannya. "Jangan remehkan seorang Kai!!" seru Kai marah.
Yasa bersorak melihat aksi Kai dan setelah itu menekan tombol yang ada di Clover bagian kanan.
"Yeyeyeye bagus Kai. Sekarang waktunya finish" ucap Yasa senang.
Clover finish ranger
Shooting bike attack
Akhirnya mereka melakukan serangan terakhir setelah menekan tombol itu datanglah sebuah senjata khusus untuk serangan itu dan senjata itu pengabungan di antara beberapa senjata para ranger.
Bukan hanya kelima ranger tadi akan tetapi ranger sepeda ungu juga mengarahkan pistol ke arah monster downhill itu.
Setelah melakukan setting dan waktunya serangan terakhir.
Tiga...
Dua...
Satu...
Finishing Sport blastmach
Duar!
Serangan itu langsung di luncurkan begitu saja oleh para ranger dan seketika itu monster downhill musnah seketika.
__ADS_1
***