Sport Rangers New Version

Sport Rangers New Version
Bab 7 | Permulaan Misi


__ADS_3

Bab 7 | Permulaan Misi


"Apapun yang ingin kita lakukan harus dengan persiapan yang matang kalau tidak bahaya akan mengancam nyawa kita"


***


Malam nya di asrama wanita IPON terdapat satu kamar yang masih menyalakan lampu, padahal waktu sudah menunjukan tengah malam, seharusnya menunjukan waktunya untuk tidur. Namun akan tetapi ada satu cewek dimana ia masih terjaga dan sibuk memandang layar laptop dengan cahaya yang agak cerah.


Di layar monitor itu ia sedang membrowsing sesuatu. Di lihat ada kata kata bernama downhill. Dan setelah mencari itu ia membuka satu artikel yang tertera disana.


Tahukah kamu kapan Downhill pertama kali ada? mungkin kita tidak akan pernah tahu kapan pastinya olahraga Downhill ini. Namun sejarah mencatat, bahwa olahraga ini ada sejak tahun 70-an di bukit utara Sanfransisco, Amerika Serikat.


Awalnya sekelompok pemuda yang suka kebut-kebutan sepeda motor, memilih  lereng bukit  sebagai area balap. Dari beberap area perbukitan, Mount Tamalpais adalah tempat favorit mereka sebagai ajang balapan. Mereka menyukai hal ini karena terasa lebih asik dan menyenangkan dengan jalur balap berupa medan yang menuruni bukit.


Makin hari semakin banyak peminat olahraga ini dan membuat pemerintah harus mengambil tindakan akan efek negatif yang ditimbulkan. Kebisingan dan erosi tanah adalah salah satu alasan utama pemerintah setempat melarang mereka melakukan kegiatan olahraga tersebut.


Kalau sudah hoby mau gimana lagi, pasti ada saja cara mereka untuk tetap bisa melakukan olahraga kebut-kebutan di perbukitan. Seperti nya patah satu tumbuh seribu, tak ada rotan akar pun jadi. Setelah larangan tersebut, mereka akhirnya menggunakan SEPEDA sebagai sarana pengganti Sepeda Motor. Inilah Cikal Bakal Olahraga Downhill atau Mountain Bike.


Olahraga ini kan menuruni bukit, trus pakai sepeda lalu naik ke atasnya gimana? Tentu saat naik keatas mereka tidak menaiki sepeda tersebut tapi menggunakan Kendaraan angkut sejenis Pick Up untuk membawa sepeda tersebut keatas. Olahaga ini terbilang cukup ekstre karena medan yang dilalui berupa bukit yang terjal, jadi harus ekstra hati-hati ya saat melakukan olah raga sepeda Downhill.


Mungkin penjelasan di browsing bisa bermanfaat, akan tetapi bagi orang yang berbeda bakat akan susah melakukan semua itu.


Setelah membaca arikel itu secara bersamaan terbukalah pintu kamarnya, dan muncul lah sosok cewek yang imut dengan rambut pendek nya mulai memasuki kamar nya.


"Hallo, Saka. Kamu masih belum tidur??" tanyanya sambil membawa nampan. Rupanya itu adalah kamarnya Saka, sang anak Gymnastic serta sang Ranger Pink.


Ia hanya tersenyum kala sahabatnya itu menyapa nya "Iya Umi." jawabnya pelan.


Umi pun segera mendekati Saka, dan sepertinya Umi tahu perasaan Saka untuk saat ini seperti apa. Sampil menyimpan nampan yang berisi segelas susu.


"Aku tahu, kamu belum siap untuk semua ini, tapi apapun itu kita—"

__ADS_1


"Aku mengerti, hanya saja untuk hal ini. Rasanya sulit bagi aku untuk bersiap"


Umi hanya bisa mengangguk "Kita akan bantu memikirkan bagaimana caranya tapi sebelum itu minum ini dulu" ucap Umi sambil memberikan segelas susu itu.


"Aku tidak mau melibatkan mereka ini misiku dan aku harus bisa mengalahkannya" jawab Saka setengah meminum nya.


Umi tercengan kaget "Apa maksud mu??" Saka hanya tersenyum kecut "maksud ku??"


"Kau masih belum paham Umi??" ucap Saka lagi. Umi seketika bangkit dari duduk nya "kamu yang tidak paham, kita itu berkelompok dan itu dilakukan dengan kerja sama. Tapi kalau kamu melakukan nya dengan egois maka itu bukan nya arti dari Ranger!!" ucap Umi sambil marah kepada Saka.


Saka diam seketika dan menatap tajam Umi. Dan setelah itu, Umi meninggalkan kamar Saka dengan bantingan yang sangat kuat dan membuat Saka kaget.


Saka tidak mengerti apa yang ia lakukan salah atau benar? Namun kepergian Umi dengan kemarahannya membuat Saka lega karena membuat pikiran sedikit agak tenang.


Saka kembali fokus ke layar monitor itu dan kembali membaca artikel tentang downhill. Sampai akhirnya suatu pesan masuk ke ponselnya.


No tidak di kenali


Pesan singkat itu datang dengan sendirinya dan anehnya itu sang no telepon pengirim tidak tercantum disana dan berisikan pesan yang membuat Saka tercengan kaget.


Siapa lagi ini?? Apa jangan jangan ini Umi?? Apa ia pake no baru?? Apa ia sengaja mengerjaiku??bathin Saka tumbuh dengan beribu ribu pertanyaan.


Akhirnya ia menyimpan ponsel itu dan kembali fokus ke artikel tentang downhill lagi.


Setelah agak tenang tiba tiba ponselnya berdering. Ini bukan sebuah pesan lagi melainkan sebuah telepon.


"Mau apa kamu??" jawab Saka dengan nada emosi.


"Tenang sedikit dong, kayaknya memang ini cewek gak bisa di ajak kompromi" ucap sang penelepon yang sepertinya itu dari seorang cowok.


"Apa mau kamu?? Saya mau tahu apa mau kamu??"

__ADS_1


"Ngomong pake aku-kamu tapi nada bicaranya pada nyolot nyolot sih" ucapnya makin membuat Saka geram.


"Sekali lagi kalau kamu tidak menjawab pertanyaan aku. Saya akan incar kamu nanti" ucap Saka makin kacau.


Terdengar helaan nafas disana "oke oke?? Saya hanya mau ngomong sama kamu??"


"Ngomong apa??" Tanya Saka sambil langsung bangkit dari tempat duduk nya.


"Sampai ketemu besok ya!!" setelah beberapa kata ia ucapkan telepon nya langsung di tutup secara sepihak dan membuat Saka makin marah.


Saka langsung membanting ponselnya ke arah kasur. Bagaimana pum semarah marahnya Saka ia tidak mungkin membuat barang barang penting nya akan ia hancur kan meski pun ponselnya sekalipun.


Saka langsung duduk dan kembali terfokus kepada layar monitor itu sambil mengusap rambut dengan kedua tangannya menandakan bahwa ia frustasi.



Di tempat berbeda sebuah kapal ruang angkasa terdapat sebuah ruangan yang berisi para monster monster yang seram dan rupanya didalam ruangan itu hanya ada monster downhill, monster anggar dan sang Raja monster bernama monster Emas.


Mereka tampak bersiap menatikan hari besok, dimana pertandingan antara monster dengan para ranger akan di mulai. Barang siapa yang memenangkan lomba ini akan mendapat keuntungan yang besar, dan apabila mereka kalah maka akan mendapat sebuah kerugian.


"Bagaimana persiapan nya?? Para Injury!!" seru raja monster Emas.


Kedua monster itu langsung menatap tajam raja nya "persiapan hampir selesai, tuanku. Tinggal menyiapkan beberapa perangkap lagi, Tuanku" ucap monster Anggar.


"Baiklah lanjutkan pekerjaan mu. Dan untuk mu, silahkan beristirahat karena besok kamu harus bersiap mengalahkan para Ranger" ucap lagi monster Emas.


Sambil memberi hormat "baiklah tuanku" ucapnya meninggalkan tempat nya raja.


"Bersiaplah Ranger!!!! Ini baru permulaan misi kalian!!! Hahahahaha" ucap monster Emas sambil tertawa menggema diruanganya tanpa ada yang mendengarnya lagi karena ruangan itu adalah ruangan kedap suara.


***

__ADS_1


__ADS_2