
Bab 29 | Impian Yang Terwujud
"Hadiah ulang tahun kadang datang cepat ataupun lambat apabila impian itu kalau sudah terwujud."
***
Para Ranger hanya bisa pasrah karena apa daya kekuatan mereka sudah terkuras habis akibat serangan tiba tiba yang diluncurkan oleh monster Raja Emas.
Dan sebentar lagi kayaknya kematian akan datang menghampiri mereka. Sebenarnya mereka siap tidak siap menghadapi maut. Kenapa, karena mereka belum bisa menyelamatkan IPON dari serangan para Injury.
Kalau sampai mereka mati dan para Injury mengusai IPON, maka tidak ada lagi kehidupan yang damai di IPON yang ada malah kesengsaraan.
Dan mereka belum siap dengan situasi saat itu, namun bagaimana dengan sekarang mereka sudah tidak berdaya lagi hanya keajaiban yang akan membantu mereka saat ini.
"Hahahaha terima ini para rangers!!!!" ucap monster Raja Emas yang melemparkan serangan dahsyatnya itu kepada para ranger.
Mereka bersiap memutup mata agar tidak mau merasakan kesakitan yang luar biasa.
"Tidak aka akan ku biarkan!!!" teriak seseorang dari kejauhan dengan berlari dan langsung menghadang serangan dari pemimpin pasukan Injury.
Ia menghadang serangan itu dan membiarkan tubuhnya terkena serangan itu hingga membuat baju robotnya mengalami pecah. Semua hanya bisa menatap sendu dan berteriak "Leon!!!!!!!".
Yap, Leon yang menghadang serangan itu dengan tubuhnya dan membuat siapa saja yang melihat akan merasa sangat sedih. Leon berusaha menahan serangan itu dengan tubuhnya dan berusaha itu tetap bangkit.
Akan tetapi serangan monster Raja Emas makin bertambah dan membuat Leon makin tidak kuat menahan semua serangan itu hingga akhirnya tubuh Leon terhempas jauh beberapa meter.
Kai dan yang lainnya langsung bangkit dan berlari untuk menangkap tubuh Leon yang hampir terluka parah. Ryder langsung memangku nya ala bridal dance untuk memastikan apa Leon baik baik saja.
" Leon bangun, Leon bangun. Bangun!!!! Bangun Leon!!!" Teriak Ryder memanggil nama Leon yang hampir menutup mata.
Leon hanya bisa matanya terbuka setengah dan melihat sesuatu cahaya dan secara spontan tangannya dengan perlahan lahan tangannya menunjukan ke atas dan sampai akhirnya seluruh cahaya datang kepada dirinya.
Leon merasakan tubuhnya melayang dan merasakan semua beban tubuhnya ringan sekali. Dan sekarang yang ia lihat adalah cahaya kuning dan warna putih disekelilingnya.
Leon merasakan bahwa ia sekarang ada di surga dan saat ia melihat sebuah pintu yang ia yakini adalah surga. Leon mencoba mendekati nya, namun sosok wanita dengan baju kesatria menghalangi nya.
"Kamu mau kemana Leon??" ucap Wanita itu. Leon tercengan kaget melihat sosok itu yang tahu namanya.
"Kamu siapa?? Kenapa kamu tahu namaku" ucap Leon yang kaget setengah mati.
"Namaku adalah Panditha, aku adalah orang yang menyeimbangkan bumi Marpacada. Dan kamu orang yang terpilih untuk mempertahankan bumi Marpacada ini, sebagai hadiah agar keberanian kamu aku akan mewujudkan keinginan terbesar kamu pada hari ulang tahunmu" ucap Panditha.
__ADS_1
"Keinginan ku di ulang tahunku" ulang Leon.
Belum Leon mendapatkan jawaban yang pasti, sekumpulan cahaya malah menyelimuti nya lagi.
Dan sekarang Leon kembali membuka matanya. Dan melihat sekumpulan cahaya turun dari langit. Dan ini bukan mimpi, dan bukan hanya Leon saja yang bisa melihat mereka. Akan tetapi Kai dan yang lainnya melihat semua itu.
"Siapa mereka??" ucap Kai sambil menutupi mata nya karena saking silaunya.
"Jangan jangan mereka—" ucap Ryder terhenti seolah ia tahu siapa mereka.
Dari sekumpulan cahaya itu muncul sosok remaja yang datang entah dari mana. Dan mereka adalah Rangga Wira Prakoso, Kanaya Muthia, Rimba Kala Mathana, Renata Mokoginta dan George SAA.
Mereka adalah Nusantaranger. Pahlawan super yang menggunakan kekuatan Ruh dari lima pulau di indonesia dengan menggunakan sebuah patung bernama patung marpacada.
"Naya!!!, Oji!!!" teriak Ryder di belakang mereka.
"Rangga—sahabatku" ucap pelan Ryder melihat Rangga yang menjadi gagah perkasa.
"Kami tidak akan membiarkan IPON jatuh ketangan kalian. Dan saat nya Kita membangkitkan lagi Ruh Marpacada untuk menyelamatkan IPON" teriak Rimba.
"Ayo!!!! Teman teman" teriak Rimba lagi
"Baik" balas mereka tidak kalah teriak.
Tet....
Marpacada...
Nusantara....
Nusantaranger.....
Tombol di tekan dan kali ini bukan Rangga yang berteriak akan tetapi sekarang malah Rimba yang mengambil posisi leader. Yang mengambil alih pertarungan kali ini "Wagan"
Setelah itu tubuh kita sudah di lapisi oleh armor untuk melindungi dari serangan apapun. Dan saat kita mulai menyerang tiba tiba satu pemandangan membuat kita terkejut.
"Kekuatan Alam dari Ruh Gorila, Vana Ranger"
"Kekuatan Angkasa dari Ruh Elang, Kukila Ranger"
"Kekuatan Bumi dari Ruh Harimau, Kimkaya Ranger"
__ADS_1
"Kekuatan Jiwa dari Ruh Anoa, Gorra Ranger"
"Kekuatan Air dari Ruh Hiu, Iblia Ranger"
"Kami pelindung Bumi Marpacada, Nusantara Ranger"
Setelah melakukan roll call mereka langsung saja tanpa basa basi menghabisi monster Raja Emas.
Mereka terkejut dengan tindakan para Nusantaranger. Bukannya mereka senang atau apa, malah mereka menyanyangkan hal ini. Para Sport Ranger hanya bisa melihat pertarungan Nusantara Ranger.
"Leon!!! Sebenarnya apa yang terjadi sama mereka" ucap Kai tidak paham.
"Sebenarnya mereka hanya hologram yang di buat oleh ku." ucap pelan Leon.
"Maksud nya??" ucap Ryder yang lebih kesal.
"Aku membuat sebuah sistem dimana aku bisa bertemu dengan para Nusantaranger dengan cara menyatukan semua kekuatan para senior atlet maka dari itu aku bisa menciptakan sistem—"
"Ini bukan sistem, kami memang benar benar sungguhan. Kami di kirim oleh Panditha atas usulan orang yang terpilih menjadi penyeimbang bumi. Namanya adalah Leon" ucap Rimba menjelaskan sambil bertarung
"Apa!!!"
"Maka dari itu kami juga butuh bantuan kalian untuk mengalahkan monster itu agar keseimbangan bumi tetap terjaga" teriak Rangga menambah kata kata Rimba.
"Baik Sobat, kami akan ikut bantu. Lagi pula ini adalah pertarungan kami" ucap Ryder sambil menatap Kai dan yang lainnya.
"Kalian sedia!!! Ini pertarungan kami yang terakhir dan kami akan menyelamatkan Ryhno." ucap Kai memberi semangat.
"Sedia"
Setelah itu mereka mengambil Clover yang ada di dalam tubuh mereka. Ada yang ada didalam saku jaketnya, ada yang ada didalam saku celana nya serta ada yang ada didalam tas nya.
Setelah itu mereka memasukan Clover kepada tangan kiri nya, dan secara ajaib membuat tangan kiri mereka menjadi tangan besi.
"Clover Change" ucapnya kala menekan tombol yang ada pada Clover mereka hingga memunculkan koin untuk membuat mereka berubah.
Setelah itu mereka mengambil dan melempar nya, kemudian diambil kembali dan di masukan kembali kepada Clover sambil mengucapkan "Clover Charger"
Dan setelah itu mereka meyilangkan tangannya ke bawah lalu ke atas hingga kembali kebawah dengan aliran listri yang menyertai mereka. Setelah itu tubuh mereka dilapisi armor atau baju besi dengan warna masing masing.
Dan setelah mereka bertraspormasi, para Nusantara Ranger ikut bergabung bersama dengan Sport Ranger untuk bersiap mengalahkan monster Raja Emas.
__ADS_1
***