
Bab 19 | Janji Sang Mantan
Kisah asmara mulai hadir di antara rahasia rahasia baru beberapa baru terungkap
***
Semua hanya bisa diam membisu, Tidak ada yang mau mengeluarkan kata kata apapun. Karena mereka sibuk dengan pikiran masing masing, Apalagi Tama ia hanya bisa termenung sambil memengang sebuah kertas.
Setelah mereka kalah telak dari monster Renang itu, yang merupakan sang mantan dari Tama itu memberi secarik kertas yang langsung di berikan langsung oleh Tama.
Semua orang telah mendengar isi surat itu, namun mereka tidak bisa mencerna kata kata isi surat itu. "Tam, apa benar Hana itu adalah mantan kamu?" ucap Kai yang penasaran dengan semua ini.
Tama menghela nafas "Iya, Hana memang mantan aku. Aku sama Hana menjalin hubungan diam diam kita selama tiga tahun, dan hari ini adalah hari aniversary kita yang ke 4 tahun hubungan kita" ucap sendu Tama.
"Terus apa yang membuat kalian putus?" tanya Umi yang awalnya pertanyaan itu akan di lontarkan Saka, akan tetapi keburu Umi mendahuluin nya.
"Hana tipikal orang yang agresif, dan aku sebaliknya dari dia. Awalnya berharap akan menjadi pasangan yang bisa mengisi satu sama lain, akan tetapi itu malah membuat kita memilih jalan itu" ucap Tama.
"Namun akan tetapi aku dan dia memiliki sebuah janji!?" lanjut Tama memikirkan isi janji Hana—mantan kekasih nya.
"Janji apa itu?" tanya Ryder. "Janjinya adalah alasan ia membunuh kedua orang tuaku" ucapnya sakarkis.
Semua terkejut mendengar ucapan Ryder. "Apa!!" ucap ulang mereka semua. "Iya rupanya kedua orang tua Tama di bunuh oleh mantan kamu?" ucap Yasa menarik kesimpulan.
"Terus apa alasan nya??" tanya lagi Ryder yang belum di jawab oleh Tama begitupun dengan pertanyaan Yasa. "Itulah yang saat ini ingin aku ketahui dan malam ini aku akan tagih janjinya" ucap Tama langsung bangkit.
"Kamu mau menerima tawaran Hana?" teriak Kai yang melihat tindakan Tama. "Kalau itu emang dalam pikiran kamu? Kamu pasti akan tahu apa yang akan ku lakukan selanjutnya" ucap Tama meninggalkan semua teman teman lainnya.
Sekarang Tama berjalan menuju kamarnya dan berisiap menyiapkan baju yang akan ia gunakan malam ini. Sebelum itu ia menaruh secarik isi surat itu yang berisi 'Aku akan tagih janjimu karena sekarang aku akan laksanakan janjiku' isi surat itu membuat Tama menerima tawaran Hana.
Setelah berganti baju dengan baju yang lebih formal dengan setelan baju kameja warna biru tua senada dengan baju dan celana nya serta topi pedora warna biru tua menambah ke maskulinan seorang Raja Tama Nicholas.
Setelah Tama bersiap, ia membuka pintu kamar nya dan saat hendak membuka pintu itu datang sosok Saka tepat berada di depannya.
"Kamu yakin apa yang akan kamu lakukan!!?" ucap Saka dingin. Tama hanya memutar bola matanya "Jangan halangi aku Saka, ini adalah masalah ku dan masalah mu adalah urusan nya dengan Umi dan Ryder bukan saka aku" ucap jelas Tama yang membuat Saka mati kutu.
__ADS_1
Tama langsung melewati Saka begitu saja dan Saka sama sekali tidak menghentikan aksinya Tama dan mereka kini hanya membiarkan Tama menyelesaikan masalah sendiri karena ini memang masalah pribadi mereka.
***
Tama pergi ke sebuah taman. Karena Tama yang memang yang menyiapkan semuanya sendiri tanpa ada yang tahu mengenai semua itu. Dengan lampu thumberl yang menyala warna warni serta 4 lilin menyala di meja makan.
Tama bukan saja menyiapkan dekorasi malam ini, akan tetapi Tama menyiapkan makan malam untuk ini. Dan menu masakan hari ini adalah steak dengan minuman sebuah sirup warna merah.
Saat Tama sudah selesai dengan semua ini datang dari arah berlawanan seorang cewek yang memakai baju serba putih dari hiasan kepala, gaun sampai sepatu nya serba warna putih mendekati sosok Tama yang bersiap menyambut sapa Hana—mantan kekasih nya.
Sekarang mereka tengah beradu tatap satu sama lain sambil menikmati makan malam ini. "Gimana kamu suka?" tanya Tama yang ingin tahu respon Hana.
"Masakan kamu, sama seperti biasa. Selalu enak" ucap Hana dengan senyuman khasnya. "Kapan ya? Kita makan malam terakhir seperti ini?" tanya lanjut Hana memancing perkataan Tama.
"Entahlah, aku tidak pernah mengingat kapan waktunya" ucap Tama sambil mengunyah makanan nya. Sambil tertawa kecil "kamu selalu saja seperti itu tidak ada yang berubah dari kamu" ucap Hana membuka sisi lain Tama.
"Kalau gitu, apa kamu lupa sama janji kamu?" ucap Tama memancing ke pertanyaan itu. Hana menyengit bingung "Janji yang mana?" ucap Hana kaget.
"Mengenai kedua orang tua—"
Belum selesai Tama memperjelas ucapan nya. Hana langsung mengebrak meja begitu saja dan sekarang tatapan nya berubah tajam.
Tama melihat tatapan itu dan bersiap memasang kuda kuda karena ia tahu bahwa rencana memancing nya untuk mengingat kenangan itu akhirnya bisa terwujud juga.
"Kamu!? Berani berani nya mengingat kan hal itu kepada ku?? Aku membawa mu kesini untuk membunuhmu!!!" ucap sergap Hana yang langsung menerkam Tama layaknya singa menerkam mangsanya.
Namun untungnya Tama segera menghindar dan bersiap memengang senjata panah untuk melawan Hana.
Akhirnya mereka bertarung tanpa menggunakan armor dan wujud mereka untuk bertarung. Mereka sama sama melemparkan serangan dan sama sama menghindar serangan itu. Bahkan juga ada yang terkena serangan itu.
Namun satu serangan membuat Tama menerima sedikit terdorong kebelakang, namun untung saja dengan sigap Kai dan teman temannya yang lain langsung datang mendekati Tama.
"Kalian tepat waktu!!" ucap Tama spontan. "Seperti biasa!!" jawab Ryder.
"Hahahahah tidak akan aku ampuni hyyyyyyaaaaaaa" ucapnya yang berubah menjadi monster Renang dan mulai menyerang para ranger.
__ADS_1
"Baiklah kalian siap!" ucap Kai memberi kode.
"Siap!!!" ucapnya secara bersama sama.
Setelah itu mereka mengambil Clover yang ada di dalam tubuh mereka. Ada yang ada didalam saku jaketnya, ada yang ada didalam saku celana nya serta ada yang ada didalam tas nya.
Setelah itu mereka memasukan Clover kepada tangan kiri nya, dan secara ajaib membuat tangan kiri mereka menjadi tangan besi.
"Clover Change" ucapnya kala menekan tombol yang ada pada Clover mereka hingga memunculkan koin untuk membuat mereka berubah.
Setelah itu mereka mengambil dan melempar nya, kemudian diambil kembali dan di masukan kembali kepada Clover sambil mengucapkan "Clover Charger"
Dan setelah itu mereka meyilangkan tangannya ke bawah lalu ke atas hingga kembali kebawah dengan aliran listri yang menyertai mereka. Setelah itu tubuh mereka dilapisi armor atau baju besi dengan warna masing masing.
"Dengan startegi menuju kemenangan, Rangers merah. Siap!" seru Kai.
"Dengan ketangkasan mengalahkan lawan, Rangers kuning. Siap!" seru Umi
"Dengan ketepatan dalam zona keberhasilan, Rangers hijau. Siap!" seru Yasa
"Dengan gaya yang penuh keindahan, Rangers biru. Siap!" seru Tama
"Dengan kelincahan dalam zona kebahagian, Rangers merah muda. Siap!" seru Saka
"Kami pelindung bumi dan IPON, SportRanger!!!" seru mereka bersama sama.
Akhirnya mereka langsung bertarung dengan sekuat tenaga mereka di malam minggu ini. Padahal malam minggu itu dipakai waktu untuk apel kepada pacar ini malah bertarung dengan monster.
Rupanya monster itu langsung diserang habis habisan sama Tama. Dan sampai akhirnya Tama langsung melakukan serangan terakhir.
Clover Swim bllizard
Dengan serangan dari satu panah air dari olahraga renang membuat monster Renang kalah dan hanya tersisa abu dan serta satu kertas tergeletak disana.
***
__ADS_1