Sport Rangers New Version

Sport Rangers New Version
Bab 12 | Combinasi Pedang


__ADS_3

Bab 12 | Combinasi Pedang


"Seperti waktu itu walaupun sama sama menggunakan pedang akan tetapi taktik dan jurus yang dilakukan agak berbeda"


***


"Jadi maksud kamu?? Semua itu—?" ucap Tama mengantungkan ucapan nya.


Kai berjalan membelakangi Tama yang terkejut dengan apa yang di ucapkan Kai tadi. "Sebenarnya sebelum Leon memberitahukan tentang misi kita yang harus berurusan dengan pedang. Kemarin malam aku bermimpi, bertemu dengan seorang ninja samurai yang sedang berlatih. Mereka sangat lihay dalam menggerakan pedang mereka. Namun bagi kita taktik pedang itu hanya digunakan di sini yaitu teknik gaya bermain Anggar. Nah, kenapa pada saat tadi aku berinisiatip untuk mengabungkan gaya bertarung mereka." jelas Kai.


Tama tampak berpikir apa yang disampaikan Kai. "Terus menurut kamu kalau kita bertarung dengan gaya Anggar dan gaya ninja samurai, gitu?" simpulkan Tama.


"Iya begitu" jawab Kai mantap. "Oke baiklah. Untuk berlatih Anggar kita bisa meminta bantuan sama pemain Anggar di IPON, kalau samurai bagaimana" ucap Tama bingung.


"Soal itu serahkan saja padaku" jawab Kai percaya diri.


Tama hanya mengangguk mantap mendengar apa yang akan dilakukan Kai sedangkan Kai mulai kebingungan bagaimana cara mencari pelatih untuk gerakan samurai mereka.



Di kapal ruang angkasa terlihat Monster Raja Emas telah duduk di singgasana nya. Dan di depannya terdapat beberapa ajudan untuk menjadi pengawal pribadi nya.


"Monster downhill benar benar tidak becus. Gitu saja kalah sama para Rangers ingusan itu" kesal monster Raja Emas itu.


"Maaf tuanku, perbuatan monster downhill tidak akan terulang lagi, dan untuk misi kali ini biarkan saya yang turun yang mulia" ucap salah satu monster disana dengan rupa yang seram serta banyak sekali pedang menempel di seluruh tubuh nya.


"Apakah kau bisa aku andalkan monster Anggar" ucap monster Raja Emas.


"Aku yakin yang mulia, aku tahu para Ranger tidak jago bertarung dalam mode senjata dan ini pasti akan membuat mereka kalah" ucap monster Anggar itu. Monster Raja Emas tertawa "hahahaha baiklah aku izin kan kamu turun dan habisi para Rangers" perintah monster Raja Emas.


"Siap yang mulia" jawab nya.

__ADS_1


Dan monster itu segera bersiap untuk mengalahkan para Ranger.



Sementara itu di tempat lain tepatnya di salah satu hutan yang berada di samping gedung IPON para Ranger dibawah arahan Leon berlatih dengan menggunak dua mode taktik senjata.


Leon mulai memahami yang diperbuat Kai sekarang. Kenapa mereka memilih membagi mereka kedalam dua kubu. Yang satu adalah kubu Anggar yang terdiri dari : Umi, Saka dan Yasa. Sementara di kubu Samurai terdiri dari : Kai, Tama dan Ryder.


Untuk tim Anggar mereka sudah dilatih oleh seorang pelatih tua yang bernama Muslimin. Sementara untuk tim samurai mereka hanya bertarung dengan bermodal apa yang dipelajari di internet.


"Kai, kata kamu kita akan di ajarkan seseorang. Terus mereka dimana sekarang?" tanya Tama menagih janji Kai beberapa waktu yang lalu.


Kai yang tahu bahwa Tama sengaja mempermainkan nya. Kai bingung harus bagaimana menurut nya kalau mereka berlatih di tempat terbuka akan memancing siapa saja untuk kesini, namun kini tidak kunjung datang.


"Mungkin Sebentar lagi?" jawab Kai ragu.  "Ya sudah kami tunggu" jawab Tama yang mendekati Ryder yang kayaknya kebingungan.


"Sebenarnya apa yang kamu lakukan sama dia?" tanya Ryder kepada Tama. Tama berdecak "Aku cuma mau tahu apa yang di mimpi kan nya benar benar terjadi" ucap Tama selidik.


Selanjutnya Ryder tidak kembali bersuara setelah mendengar penjelasan Tama. Namun secara mengejutkan terdengar suara orang melompat dari satu dahan ke dahan lain.


"Jangan-jangan apa yang dikatakan Kai benar juga" sahut Ryder yang berusaha membaca pergerakan mereka.


Namun secara mengejutkan tiba tiba angin besar datang dan membuat mereka gerakan mereka sulit dilakukan. Melihat suasana agak mencekam dan berpikir bahwa ini adalah gerakan musuh.


Kai berusaha berpikir tidak sejalan dengan teman teman dan sekarang ia berharap bahwa apa yang ada dimimpi nya akan segera datang. Namun angin itu berubah menjadi sebitan yang mengarah kepada mereka.


Tama yang melihat bahwa itu sebitan berbahaya, Tama langsung berseru "teman-teman menghindar!" untung saja Tama segera memperingatkan mereka sebelum mereka terkena serangan itu.


"Hahahaha akhirnya aku dapat menemukan mereka. Waktu latihan selesai dan waktunya bertanding dengan ku" rupanya yang datang bukan apa yang di mimpi kan Kai. Melainkan seorang monster dan nama monster itu adalah monster Anggar.


"Aku monster Anggar yang akan mengalahkan kalian semua dam untuk kamu Leon, mana Rangers yang akan menjadi lawan ku" ucap monster itu menyuruh Leon untuk mengeluarkan jagoan nya.

__ADS_1


Leom tidak siap untuk ini padahal situasi jauh lebih rumit dari kemarin sekarang semua serba mendadak dan tidak bisa di prediksi. Melihat Leon ragu akan mengeluarkan siapa yang akan menjadi lawan monster itu. Kai yang merasa bahwa ini adalah salah nya langsung bangkit dan berjalan ke depan.


"Aku yang akan menjadi lawan mu?" ucap Kai. Tindakan Kai memang ceroboh dan bahkan membahayakan diri sendiri.


"Kai!? Apa yang kamu lakukan" teriak Ryder. Mendengar teriakan Ryder Kai hanya memutar kepalanya dan tersenyum kepada nya "ini adalah ide ku serta tanggung jawab ku maka aku yang akan menjalankan misi ini" ucap Kai.


"Clover Change" ucapnya kala menekan tombol yang ada pada Clover mereka hingga memunculkan koin untuk membuat mereka berubah.


Setelah itu mereka mengambil dan melempar nya, kemudian diambil kembali dan di masukan kembali kepada Clover sambil mengucapkan "Clover Charger"


Dan setelah itu mereka meyilangkan tangannya ke bawah lalu ke atas hingga kembali kebawah dengan aliran listri yang menyertai mereka. Setelah itu tubuh mereka dilapisi armor atau baju besi dengan warna masing masing.


"Dengan startegi menuju kemenangan, Rangers merah. Siap!" seru Kai.


Kai berikan menjadi Rangers dan bersiap beradu Anggar dengan monster itu, walaupun ia tidak mahir dalam Anggar akan tetapi ia sedikit belajar.


Dan disana pertarungan pun dimulai. Di lakukan oleh monster itu dengan gaya Anggar begitupun dengan Kai yang melakukan hal yang sama. Setelah beberapa serangan di halang oleh gaya Kai.


Secara mengejutkan monster itu mengubah gaya bertarung menjadi gaya bertarung ninja samurai dan itu membuat Kai tidak bisa apa apa. Karena ia belum pernah bertarung seperti itu.


Beberapa serangan monster itu membuat Kai jatuh bangun bahkan teman temannya tidak bisa berbuat apa apa hanya bisa menatap pertarungan ini sambil berdoa agar Kai selamat.


Sekarang Kai dalam kondisi terdesak. Dan Kai kehabisan tenaga untuk bangkit, apalagi untuk melawan. Saat serangan terakhir di luncurkan oleh monster Anggar itu, gaya dilakukan nya itu mengingatkan nya kepada Keitaro— ninja samurai yang ada di mimpi nya.


"Keitaro....." ucapnya pelan.


Sesuatu mengejutkan terjadi juga. Seseorang menghilangi serangan monster itu dan rupanya itu adalah Keitaro.


"Apa kau tidak apa apa?" ucap Keitaro kepada Kai.


"Aku—" ucapnya terhenti karena ia langsung tidak sadarkan diri.

__ADS_1


***


__ADS_2