
Bab 21 | Terjalin nya Tali Persaudaraan
"Terkadang persaudaraan terikat bukan karena suatu fakta melainkan ikatan batin satu sama lain"
***
Suasana di Kampus IPON sedang ramai, karena sedang ada ajang dimana permilihan peserta yang akan di ajak ke Jakarta dalam sebuah kompetisi antara nasional atau di sebut PON (Pekan Olahraga Nasional).
Jadi setiap olahraga tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang itu karena dimana ajang itu selalu datang 4 tahun sekali. Dan mungkin ini adalah tahun dimana PON akan di laksanakan.
Jadi dilihat saja di area jurusan Renang, semua para peserta dalam jurusan Renang tengah berlatih untuk ikut seleksi ini. Dan salah satu nya Tama yang kini telah bersiap untuk mengambil posisi karena sekarang giliran nya.
Tama menatap tajam permukaan kolam renang itu yang tenang seperti ia merasakan bahwa kini air telah memanggil nya.
"Regu 5! Kalian siap? Satu.... Dua..."
Prittt!!
Suara peluit menggema dan itu tandanya para peserta melakukan renang nya dengan gaya bebas dalam jarak 50 meter. Disana Tama memimpin dan menambah kecepatan nya dalam 25 meter lagi untuk memecahkan rekor yang sebelumnya.
Dan saat 5 meter lagi, akhirnya Tama menyelesaikan berenang nya dalam catatan waktu 00:15:49 detik. Dan itu adalah rekor paling cepat sepanjang sejarah renang itu dan hanya mampu dilakukan oleh Raja Tama Nicholas.
Setelah melakukan hal itu ia berjalan menuju loker milik nya untuk mengambil handuknya yang tertinggal. Lalu setelah mengambil handuknya ia tiba tiba ia di kejutkan dengan sesuatu yang ada di dalam lokernya.
Dan di dalam lokernya itu adalah sebuah foto masa kecilnya yang memakai baju kotak kotak putih biru. Dan kejadian itu mengingatkan kejadian kemarin malam dimana ia mendengar suatu rahasia dimana bahwa ia sama Kai adalah saudara kandung.
Mengingatk hal itu Tama langsung menutup pintu loker milik nya sambil menghela nafas berkali kali apalagi ia mengingat hal itu. Sebenarnya ia mengikuti ajang ikut event PON itu sebenarnya untuk menghindari bayangan bayangan mengenai apa yang kemarin baru ia dengar.
Untuk menghilangkan semua itu ia berjalan di lorong koridor kelas renang dan sampai akhirnya ia duduk di sisi kolam renang yang telah sepi dari mahasiswa tadi. Tidak terasa waktu menunjukan sore hari dan itu waktunya para mahasiswa mengakhiri ceritanya di Kampus IPON.
Akan tetapi Tama masih punya cerita di Kampus IPON. Jadi sambil menunggu ceritanya itu ia menunggu sambil menikmati ketenagan dari kolam renang itu. Akan tetapi ketenangan itu terganggu oleh sekumpulan pasukan pogo pogo yang merusak fasilitas yang terdengar di kelas sebelah.
Tama tahu di sebelah kolam renang itu ada gudang. Tempat dimana para alat alat fasilitas olahraga. Namun seingat Tama, gudang itu baru di isi oleh fasilitas Gymnastic.
__ADS_1
Tama langsung memakai baju dan langsung berlari kearah sumber suara. Tama melihat beberapa barang di rusak dan itu membuat Tama geram. "Hey, para pogo!! Sini lawan aku...." ucap Tama yang mengalihkan perhatian para pogo untuk mengejar Tama.
Tama berlari untuk membawa para pogo menghindar dari kelas IPON, lalu sambil berlari ia menghubungi teman temannya lewat Clover yang telah Tama pakai.
"Leon!! Disini, Tama" panggil Tama.
"Iya,Tama ada apa??" sahut Leon menjawab panggilan Tama. Tama masih berlari dan beberapa kali menengok kebelakang melihat situasi para pogo.
"Kasih tahu teman teman yang lain bahwa para pogo menyerang kampus IPON" jelas Tama dengan nada naik turun karena ia berhenti berlari.
Sambil memberi sinyal kepada teman temannya "baik Tama, mereka akan segera kesana" ucap Leon sambil mengirimkan sinyal.
"Baiklah" jawab Tama sambil mengakhiri panggilan itu.
Dan rupanya Tama terkepung oleh para pogo dan tidak ada jalan keluar yang lain selain melawan para pogo.
Akhirnya terjadi pertarungan antara para pogo dengan Tama. Walaupun para pogo lebih banyak dari Tama akan tetapi Tama masih mampu mengalahkan semua para pogo dengan satu dua pukulan.
Setelah mengalahkan para pogo tiba tiba satu portal terbuka, dan disana munculah sebuah monster yang memiliki wujud monster perempuan dengan wajah agak menyeramkan dan agak feminim.
Tali itu makin lama makin panjang dan secara tidak sengaja tali itu rupanya langsung menuju kepada Tama, yang membuat Tama langsung teriak oleh Tali itu.
"Apa!!! Apa apaan ini" ucap Tama yang mulai terikat oleh tali monster itu. "Hihihihi, begitu mudahnya aku menangkap satu ranger. Tinggal menangkap lima lagi" ucapnya sambil menarik Tama yang terikat.
"JANGAN HARAP!!""
Satu teriakan berhasil membuat monster itu tercengan kaget, dengan melakukan salto mereka berhasil berkumpul, siapa lagi kalau bukan para ranger.
"Rupanya para ranger yang lain, bagus bagus ini kesempatan ku untuk membawa kalian juga." ucap monster itu dengan tertawa kecil.
"Kak Tama! Gapapa?" ucap Kai yang khawatir. Tama berusaha melepaskan ikatan itu "Aku gapapa cepat! Kalian kalahkan monster ini" jawab Tama tenang.
kalian siap!" ucap Kai memberi kode.
__ADS_1
"Siap!!!" ucapnya secara bersama sama.
Setelah itu mereka mengambil Clover yang ada di dalam tubuh mereka. Ada yang ada didalam saku jaketnya, ada yang ada didalam saku celana nya serta ada yang ada didalam tas nya.
Setelah itu mereka memasukan Clover kepada tangan kiri nya, dan secara ajaib membuat tangan kiri mereka menjadi tangan besi.
"Clover Change" ucapnya kala menekan tombol yang ada pada Clover mereka hingga memunculkan koin untuk membuat mereka berubah.
Setelah itu mereka mengambil dan melempar nya, kemudian diambil kembali dan di masukan kembali kepada Clover sambil mengucapkan "Clover Charger"
Dan setelah itu mereka meyilangkan tangannya ke bawah lalu ke atas hingga kembali kebawah dengan aliran listri yang menyertai mereka. Setelah itu tubuh mereka dilapisi armor atau baju besi dengan warna masing masing.
"Dengan startegi menuju kemenangan, Rangers merah. Siap!" seru Kai.
"Dengan ketangkasan mengalahkan lawan, Rangers kuning. Siap!" seru Umi
"Dengan ketepatan dalam zona keberhasilan, Rangers hijau. Siap!" seru Yasa
"Dengan kelincahan dalam zona kebahagian, Rangers merah muda. Siap!" seru Saka
"Dengan kecepatan melakukan atraksi. Rangers ungu, Siap!!!"
"Kami pelindung bumi dan IPON, SportRanger!!!" seru mereka bersama sama.
Setelah melakukan roll call mereka menyerang monster itu dengan bersama sama. Akan tetapi dengan monster itu hanya melakukan dengan satu tangan yang memakai tali yang sama.
Pertarungan berlangsung sengit adegan jatuh bangun mereka lakukan untuk menghindari tali itu. Namun secara mengejutkan ikatan Tama lepas dan bersamaan dengan satu sinar terpancar di salah satu tali dan akan mengenai Tama.
Melihat Tama dalam bahaya Kai yang dalam mode ranger langsung bergerak cepat karena ia takut kehilangan kakak nya untuk kedua kalinya. Kai berlari dan langsung mendorong Tama menghindar serangan itu namun sekarang adalah giliran Kai yang dalam keadaan gawat.
Saat beberapa meter lagi hampir mengenai Kai namun secara mengejutkan Ryder langsung menjadi tameng bagi Kai. Ia menghalagi serangan itu dan membiarkan tubuh Ryder yang terkena serangan itu.
Semua orang terkejut melihat aksi yang dilakukan Ryder. Dan serangan itu membuat Ryder menjadi human from hingga ambruk di depan mata Kai. Dan bersamaan hal itu monster itu mendadak menghilang.
__ADS_1
Tubuh Ryder terkapar disana dan membuat semua terkejut. Bahkan Saka langsung menjadi sandaran kepala Ryder dan yang paling histeris diantara yang lain.
***