Sport Rangers New Version

Sport Rangers New Version
Bab 5 | Markas Rahasia IPON


__ADS_3

Bab 5 | Markas Rahasia IPON


"Setiap orang memiliki rahasia dan bahkan rahasia itu hanya diketahui oleh beberapa orang"


***


Kai langsung melompat dan menendang monster itu dengan sekali tendangan saja. Monster agak bergerak mundur beberapa meter mungkin akibat serangan yang di berikan Kai yang hanya menggunakan satu tendangan saja.


Kai pun langsung berada di barisan depan menghadang monster itu berbuat macam macam pada teman temannya, saat monster itu bergerak maju dan siap melemparkan serangan "Jangan sakiti mereka! Mereka teman teman ku" seru Kai.


Teman temannya yang berada dibelakang yang masih terkapar hanya bisa menatap bingung orang yang ada didepannya. Namun satu suara menambah kekejutan mereka "Kai!" satu nama di sebut oleh Yasa yang membuat semua teman temannya menoleh padanya, begitu pun dengan Kai yang memutar badan nya sambil menatap mereka beberapa menit.


"Akulah yang akan menjadi lawan mu sekarang! Hyaaaa" seru Kai.


Akhirnya Kai berlari maju melawan monster itu sendirian dengan segala kemampuan yang Kai milik walaupun belum sempurna tetapi tanda tanda tidak biasa muncul dari tubuh Kai.


"Sepertinya ia bukan sembarang orang!" kini batin Tama mulai berbicara mengenai kekuatan aneh dalam diri Kai.


Sementara itu Kai masih berusaha melawan monster itu dan akhirnya ia mengeluarkan sesuatu dalam tangan kanan nya, ia pun menekan nya dan munculah sebuah pedang tanpa pegangan.


Sword electric


Kai menggunakan pedang itu dan langsung menghajar monster itu secara bertubi tubi, namun monster itu malah membalikkan serangan hingga Kai berhasil menahan nya. Namun justru monster itu melarikan diri


"Tunggu pembalasanku!!!"


Kai melihat monster itu kabur, akhirnya sambil menghela nafas ia mendekati teman temannya dan membantu mereka berdiri. Setelah mereka berdiri mereka semua berserta Kai kembali ke wujud manusia dan menimbulkan tanda tanya besar.


"Kai! Aku tidak menyangka bahwa kamu seorang rangers!" seru Yasa heboh sambil merangkul pundak Kai.


Melihat ekspresi Yasa yang terlihat heboh membuat Umi memperingati Yasa dengan menaruh telunjuk di depan mulutnya sambil bersuara 'shyut!'.


"Sebenarnya kita ini siapa?" ucap Kai bingung.

__ADS_1


Mereka hanya bisa menatap satu sama lain tampak ada yang mau memberi jawaban apapun kepada Kai. Namun Yasa kembali bersuara "Ya, kita ini adalah penyelamat bumi seperti yang ada didalam buku dan film film yang ada di televisi" celoteh Yasa membuat bingung semua orang bahkan kayaknya Kai masih bingung.


"Dari pada bengong lebih baik kita kembali" seru Tama dingin dan berjalan meninggalkan Yasa serta Kai sementara Umi dan Saka yang dari tadi diam hanya mengikuti jejak Tama.


"Kita kemana?" tanya Kai lagi.


"Kita ke markas lah!" seru lagi Yasa.


Dan di tarik lah Kai oleh Yasa berjalan mengerjar rombongan Tama, Umi dan Saka menuju sebuah rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun.


***


Sampailah mereka di sebuah patung misterius, patung itu adalah patung manusia perempuan dengan rambut pendek se bahu serta memakai topeng di mata nya sambil menaiki sebuah harimau menatap ke arah utara.


Lalu Tama dan yang lainnya berada didepan patung itu, kemudian Tama mengangkat tangannya ke depan patung itu dan secara mengejutkan muncul sebuah portal dimana portal berwarna emas ada didepan mereka.


Akhirnya mereka masuk.


Kai yang masih menatap semua itu tidak bisa berkata apa apa lagi kecuali di cerna oleh akal dan pikiran nya mengenai semua ini. Lalu portal emas itu kembali terbuka dan menuju suatu tempat diman tempat itu sangat gelap dan dirasakan lantai itu dilapisi oleh besi.


"Selamat datang para ranger, dan untuk mu Kai selamat datang di markas rahasia IPON. So, mungkin Kai kau sudah kenal saya, saya Leon pemimpin pasukan rahasia IPON" seru Leon yang langsung berdiri didepan mereka.


"Kai sudah membuka koper yang saya berikan dan sekarang itu takdir kamu, untuk menjadi penyelamat bumi dan IPON" lanjut lagi Leon.


Yasa hanya bisa senyam senyum sendiri melihat sosok cowok yang terkenal memiliki kepribadian ganda itu bisa menjadi bagian dari tugas rahasia ini. Sementara itu Tama hanya menatap datar mereka, sedangkan Saka dan Umi hanya diam dan membisu sejak tadi.


"Takdir! Memang takdir seperti apa itu?" tanya lagi yang membuat Kai semakin penasaran.


Leon menghela nafas dan mengambil tablet android itu dan menunjukan kepada Kai "Dulu beberapa tahun yang lalu IPON di serang oleh bangsa Injury, bangsa Injury adalah alien yang memiliki kemampuan yang luar biasa akan tetapi mereka hanya punya satu kekurangan dan itu adalah bakat. Setelah mereka mengetahui bahwa disini tersimpan beberapa bakat mereka menyerang bumi dan juga IPON, namun naas semua bakat diambil sama mereka"


"Hingga akhirnya, saya yang masih selamat dalam kejadian itu bersembunyi disini dan berusaha mencari cara menyelamatkan mereka, beberapa tahun setelah itu akhirnya saya berhasil membuat alat yang membantu mereka menjadi pahlawan super namun saya harus merekrut beberapa orang–"


"Dan orang itu adalah kami!" ucap Kai heboh.

__ADS_1


"Memang benar seperti itu,namun saya lakukan secara bertahap. Dulu pada pase 3 bernama perunggu saya berhasil merekrut Tama dan Saka, setelah itu di pase 2 saya merekrut lagi Yasa dan Umi Dan sekarang adalah pase terakhir atau ke 3 saya merekrut kamu, Kai"


Kai mencerna perkataan Leon dan sedikit sedikit Kai mulai paham dengan situasa ini, namun sama saja itu membuat Kai makin bimbang. Apa benar ini buktinya.


Tanpa pikir panjang Kai berlari meninggalkan mereka semua dan hanya tersisan Yasa, Leon, Tama, Umi dan Saka. Yasa kaget dengan kepergian Kai "Leon, kenapa Kai pergi!?" ucap Yasa bingung.


"Mungkin ia masih belum bisa menerima takdir semua ini tapi perlahan lahan ia akan mengerti" ucap Leon yang kembali duduk dan menunjukan beberapa fakta mengenai monster yang tadi menyerang atlet downhill beberapa jam yang lalu.


"Apa kamu yakin, Kai bisa di percaya?" seru Tama datar


"Sebenarnya yakin gak yakin sih, tapi di lihat anak itu punya potensi besar, oh ya mengenai analisis monster downhill itu merupakan reinkarnasi dari awal kemenangan atas nama Khoiful Mukhib dan Tiara Andini Prastika" ucapnya sambil menunjukan foto kedua sepasang itu yang merupakan atlet pertama dalam sejarah downhill


Mereka memadang foto itu secara bersamaan, hingga raut muka Leon berubah drastis dan membuat Umi langsung meninggalkan mereka.


***


Dilain tempat Kai masih menatap seluruh IPON dari tempat itu, tempat yang sama sekali tidak akan di lihat oleh siapapun. Dan Kai sekarang dalam pase kebimbangan, apakah ia harus meninggalkan takdir itu atau malah menerima tantangan takdir itu.


Hingga terngiang ngiang dikepalanya kejadian yang tidak mau di ingat lagi.


Dikala itu Kai kecil berlari, karena hendak menyelamatkan sang kakak dari sekumpulan monster kecil bernama pogo. Namun sang kakak malah mendorong nya dan membiarkan sang kakak di bawa oleh para pogo. Sedangkan Kai malah diselamatkan orang tuanya.


"Kai! Kakak kamu kemana?" ucap sang Ayah memangku nya.


"Kakak...kakak...dibawa mereka!" ucap terbata bata Kai dan lanjut dengan tangisan sedih Kai.


Hiks.


Hiks.


Hiks.


Kakak!

__ADS_1


Akibatnya membuat air mata Kai menetes dan berbarengan dengan itu muncul satu tangan yang mengulurkan sebuah saputangan berwarna merah marro kepada Kai.


***


__ADS_2