Step Mom

Step Mom
prolog + episode 1


__ADS_3

Lee hara, seorang Janda kembang berusia 23 tahun yang berasal dari sebuah desa kecil di daegu. Suaminya meninggal akibat kecelakaan mobil 3 tahun yang lalu. Padahal saat itu Hara baru saja menikah dengannya 3 hari, namun takdir berkata lain. Hara harus menjanda secepat itu, bahkan dia belum tersentu sama sekali oleh suaminya.


Hara yang tidak memiliki orang tua lagi memang sedari kecil sudah tinggal bersama paman dan bibinya juga sepupunya. Hara memang diperlakukan sedikit tidak adil oleh paman bibinya, dia kerap kali mendapat siksaan dari mereka. Andai saja suaminya tidak meninggal dalam kecelakaan waktu itu, mungkin hidupnya tidak akan kembali seperti ini. Dia mungkin sudah bahagia dan memiliki anak yang lucu saat ini. Suami Hara yang dulu memang tidak terlalu kaya, Namun pekerjaannya menjamin. Tetapi orang tua mantan suaminya tidak merestui mereka karena pria itu lebih memilih menikah dengan Hara dan menolak perintah orang tuanya untuk menikah dengan gadis kaya pilihan mereka. Suaminya lebih memilih mengasingkan diri dengan Hara.


Dan saat kecelakaan itu merenggut nyawa suaminya, semua orang menyalahkan gadis itu, bertubi-tubi cacian dan makian dia dapatkan dari keluarga sang suami. Dia bahkan dipulangkan kembali pada paman dan bibinya tanpa mendapatkan apapun. Sungguh malang!


Sekarang, setelah 3 tahun berlalu, Hara kembali mendapat pinangan dari seorang pengusaha kaya raya, dan termasuk seorang rentenir bernama Jeon JungNam dari seoul.


Sebenarnya bukan pinangan, lebih tepatnya Hara di jual!


Tentu saja oknum yang bertanggung jawab adalah paman dan Bibinya sendiri. Mereka meminjam uang pada JungNam dan tidak bisa membayarnya sama sekali, tentu saja semua itu tidak ada toleransinya, awalnya JungNam menginginkan putri mereka, tapi di tolak mentah-mentah dengan alasan masih belum cukup umur..


Tetapi sebagai gantinya, Haralah yang diserahkan. Mereka juga menceritakan status Hara saat ini pada JungNam, dan sepertinya pria tua itu tidak keberatan. Apa lagi saat melihat Hara secara langsung, kecantikan wanita itu tidak bisa di remehkan. Hara juga merawat tubuhnya dengan baik selama ini. Jika dibandingkan dengan sepupunya, Hara jauh lebih cantik dan menarik. JungNam pun dengan senang hati menerima Hara.


Walaupun istrinya belum lama meninggal, tetapi itu tidak menjadi alasan untuknya menundah pernikahan, dia juga butuh pendamping hidup untuk mengurus dirinya juga putra sematawayangnya Jeon Jungkook!. Meski gadis yang dia nikahi mungkin sebaya dengan putranya sendiri.


Lalu bagaimana dengan Jungkook? Apakah dia setuju?


Jangan ditanya! Tentu saja dia menentang keras keputusan ayahnya untuk menikah lagi. Bukan menentang bagaimana, setidaknya bisa di tunda dulu 1 atau 2 tahun mendatang, tidak sekarang! Alasannya sudah jelas bukan? Menghormati mendiang ibunya yang baru meninggal bulan lalu karena sakit keras. Tapi Jungkook tak bisa berbuat banyak, dia tau tak ada gunanya menentang sang ayah. Dia juga sempat berfikir jika wanita yang akan dinikahi oleh ayahnya saat ini adalah wanita seoingkuhan ayahnya yang menjadi penyebab kondisi sang ibu semakin memburuk hingga akhirnya meninggal.


Jungkook yang sama sekali belum tau wujud Hara, menjadi membenci wanita itu tanpa alasan, Ralat! Dia membenci Hara dengan alasan yang dibuatnya sendiri!


❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️


epidode 1


Daegu


Saat ini menunjukan tepat pukul 7malam, Hara yang memang bekerja di salah satu mini market di kawasan daegu yang tidak jauh dari rumahnya baru akan bersiap untuk pulang, sudah saatnya dia tukar shift kerja dengan temannya.


"Mianhae Hara-ya, aku telah lagi," seorang gadis berlari tergesah-gesah memasuki mini market itu


"Gwenchana Mina-ya, tak perlu terburu-buru seperti itu,"


Terseyum hangat menyambut kedatangan Mina,gadis itu adalah teman kerja sekaligus sahabat Hara.


"Aku jadi tidak enak, maafkan aku," memasang wajah memelas


"Sudah kubilang tak apa, jangan tunjukan wajah itu padaku, sudah ya, aku mau pulang dulu,"


Mina mengangguk dan tersenyum


"Hati-hari ya,"


"Nee, bye Mina," keluar dari tempat itu,


Hara langsung pulang ke rumah seperti biasanya, dia melewati jalur terdekat, hanya berjalan kaki beberapa menit saja sudah tiba di rumah tempat dia tinggal.

__ADS_1


Setiba dirumah, suasana tidak seperti biasa. Ada yang aneh dengan orang-orang di rumah ini. Paman, bibi dan Sora sepupunya nampak ramah sekali, ini bukan sesuatu yang baik sepertinya, suasana ini sedikit horor, apa mungkin Hara akan mati besok?


"Hara-ya, kemari lah, kita makan malam bersama, kau pasti belum makan kan?" sang bibi menghampiri Hara dan menarik lengannya lembut untuk membawa gadis itu duduk di meja makan.


Tentu Hara hanya pasrah dan menurut, dia mendudukan diri di tengah-tengah keluarga kecil itu, memasang raut wajah bingungnya karena merasa aneh dengan situasi ini, paman, bibi dan Sora pun terus tersenyum dan memandang Hara dengan tatapan penuh arti, sepertinya memang ada yang tidak beres.


"Makan lah Eonnie, eomma sudah memasakan makanan kesukaan eonnie," ucap Sora lembut, aneh sekali, baru kali ini gadis kecil ini berbicara lembut padanya, biasanya Sora selalu membentak dan ketus jika berbicara dengan Hara.


Hara hanya diam memandang makanan yang ada di atas meja, apakah ini nyata? Atau mereka memasukan sesuatu ke dalam makanan ini? Apakah dia akan mati malam ini?? Pertanyaan itu terus saja berputar-putar di dalam otak Hara saat ini.


"Kenapa diam sayang? Makanlah, sini bibi ambilkan untukmu," bangkit mencoba meraih mangkok Hara.


"Tidak usah bi, biar ku ambil sendiri saja," menolak secara halus, lalu mulai mengambil makanan walaupun sedikit ragu.


Mereka pun makan bersama. Beberapa menit Setelah makan akhirnya sang paman angkat bicara.


"Malam ini kemasi barang-barangmu, bawa yang perlu saja, besok kau akan di jemput oleh calon suamimu," ucap sang paman langsung ke intinya.


Hara membelalakan matanya, sudah terduga, dirinya serasa seperti hewan qurban, di beri makan kenyang dulu baru di qurbankan.


"Apa maksud paman? Calon suami?" tanyanya memastikan


"Iya, calon suamimu, kau akan dinikahkan dengan pengusaha asal seoul, pemilik JN Kingdom,"


"Mwo?? Bukankah JN kingdom itu perusahaan rentenir?Jangan bilang kalian menjualku? Paman? Bibi?" Hara menatap kedua orang itu bergantian meminta penjelasan.


"Siapa yang menjualmu sih? Kau ini terlalu banyak menonton sinetron, pengusaha itu tertarik denganmu, lagipula dia sudah menduda, kau tenang saja, kehidupanmu akan jadi lebih baik jika menikah dengannya, percayalah," sang bibi mencoba meyakinkan.


"nee,"


Menolakpun percuma, Hara bahkan tak memiliki kuasa apapun atas dirinya sendiri, dia hidup hanya untuk diatur, tak akan ada kata bebas untuk dirinya, mungkin!


.


SEOUL


JEON HOUSE


.


.


"MWOOOO???? menikah lagi? Appa sudah gila! Bahkan tanah kuburan eomma saja belum kering saat ini, appa sudah mau menikah lagi? Dimana jalan pikiran appa eohhh?"


Bentakan keras penuh amarah terlontar dari mulut pria berusia 24 tahun itu, dia bahkan membanting kasar sendok di tangannya.


Jeon Jungkook sangat murka saat mendengar sang ayah mengumumkan pernikahan di tengah makan malam ini.

__ADS_1


"Appa hanya bilang saja padamu, tidak meminta persetujuanmu!" jawabnya datar, JungNam sama sekali tak menghiraukan putranya yang telah mengeluarkan aura hitam saat ini.


"Appa benar-benar tidak punya hati!" bangkit dari duduknya dengan kasar meninggalkan meja makan.


JungNam hanya melirik Jungkook sekilas dan melanjutkan makannya, terserah Jungkook mau bagaimana, yang jelas dia akan tetap menikah! Tak ada yang bisa menggangu gugat keputusan JungNam sekalipun itu putranya sendiri.


Tidak salah jika Jungkook tumbuh dengan watak yang keras, dia memiliki sifat sang ayah, atau mungkin Jungkook lebih keras lagi dari ayahnya, pria muda Jeon itu tidak terlalu pandai mengendalikan emosinya. Dia akan melampiaskan amarahnya pada apapun yang ada di hadapannya, seperti saat ini.


Televisi berukuran 43 in yang berada di kamarnya hampir terbelah 2 dan tak berbentuk lagi. Ntah bagaimana bisa jadi seperti ini tapi beginilah cara Jungkook mengeluarkan amarahnya. Memendam emosi hanya berlaku bagi orang bodoh pikirnya. Sejak kematian sang ibu, Jungkook samakin tidak terkendali, dia jadi sering pergi ke klub dan mabuk-mabukan. Tapi senakal-nakalnya seorang Jeon Jungkook, dia tak pernah menyentuh sembarang wanita. JungKook memiliki kriteria tersendiri untuk gadis yang akan di tidurinya. Dia memiliki cara tersendiri dalam melakukan permainan ranjang dengan gadis pilihannya. 1 hal yang paling penting baginya, pria Muda Jeon itu tak akan meniduri wanita yang sama lebih dari 1 kali.


Jungkook tak pernah mau terikat dengan seorang gadis, jadi hanya cukup 1 kali di tiduri setelah itu lebih baik tak bertemu lagi.


Jika ditanya dari berapa banyak wanita yang melakukan permainan ranjang apakah mau kembali merasakan hujaman kejantanan Jungkook tentu semua akan menjawab mau... Tak ada yang tidak puas saat tidur dengannya, tapi berapa kalipun digoda kembali oleh wanita yang sama, jika memang sudah tersentuh 1 kali maka tak akan punya kesempatan lagi. Tidak ada toleransi untuk itu!


Setelah menghancurkan 1 buah televisi tadi, Jungkook memutuskan untuk pergi ke klub yang biasa dia datangi. Dia harus merefreshkan pikirannya sejenak. Setidaknya untuk malam ini dia ingin melupakan beban pikirannya.


.


.


Rich Club


.


.


15menit menempuh perjalanan, akhirnya Jungkook tiba di club tujuannya. Pesona Pria Jeon itu langsung bersinar saat memasuki pintu club. Tak ada gadis yang tak meliriknya, bahkan beberapa juga ada yang sengaja meraba-raba tubuh kekar itu saat melewati mereka, tapi tentu saja tak di hiraukan oleh Jungkook. Tujuannya hanya ke salah satu meja VVIP yang melingkar tepat di tengah club, itu adalah meja khusus untuk para pria berkelas sepertinya.


Pastinya di meja itu sudah ditempati para pria lainnya, salah satunya adalah Park Jimin, sang pemilik club ternama itu sendiri, tak hanya club, Jimin juga memiliki beberapa restoran dan hotel-hotel bintang 5 di beberapa daerah.


Kim Taehyung pewaris dari Revolution King Eternal, salah satu perusahaan besar yang bergerak dalam bidang arsitektur. Sebagian besar bangunan tinggi dan megah yang ada di korea adalah salah satu hasil karya pria ini.


Min Yoongi, seorang petarung ring kelas berat, bergelud dalam dunia MBA. Petarung sejati yang tak terkalahkan. Pemegang medali emas selama 5 tahun berturut-turut dalam kelas tinju dan boxing.


Jung Hoseok, pengacara ternama yang sudah terkenal seantero korea, Hoseok sangat pemilih untuk kriteria Klien yang akan dia tangani, dia tak akan segan-segan menolak orang yang ingin memakai jasanya jika memang dia menemukan kejanggalan dalam kasus itu. Dia hanya akan menangani kasus yang menurutnya menegakkan keadilan saja, bukan yang malah meloloskan seorang penjahat.


Kim Namjoon, seorang komisaris kepolisian seoul yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya, akan menjadi kombinasi yang pas jika Namjoon bekerja sama dengan Hoseok, tak ada penjahat yang bisa lolos dari mata elang seorang Kim Namjoon, kemampuannya mengintrogasi seorang penjahat sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, Namjoon bisa membelit lidah siapa saja yang berbohong saat di introgasi dalam waktu kurang dari 5 menit.


Kim Seokjin, seorang Profesor doktor termuda. Seokjin adalah anak seorang pemilik RS seoul dan juga beberapa rumah sakit di korea. Sebagai dokter muda, kemampuan Seokjin juga tak bisa di ragukan, dia bahkan melakukan penelitian dan menemukan racun yang bisa menjadi obat dalam satu waktu.


Jeon Jungkook adalah sebagai anggota termuda dalam kelompok itu, Jungkook adalah pewaris untuk JN Kingdom, semua orang mengetahui jika JN Kingdom adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang permodalan usaha terbesar di korea, bisa dibilang perusahaan rentenir terbesar. Tak sedikit dari perusahaan-perusahaan kecil yang meminjam modal dari mereka. Tetapi tak jarang juga dari mereka yang tidak bisa membayarnya dan berimbas kehilangan segalanya. Tak seperti pinjaman pada Bank, koprasi atau tempat lainnya, JN Kingdom tak memiliki batasan untuk meminjamkan Uang, berapapun yang kalian inginkan mereka bisa menyediakannya. Jumlah sama sekali tak menjadi kendala. Bayangkan saja seberapa kayanya keluarga Jeon ini.


Namun semua orang salah menilai, Jungkook bukanlah anak yang penurut, dia sama sekali tidak mengambil andil dalam usaha yang di jalankan sang ayah, seberapa keras sang ayah menuntutnya untuk mengikuti jejak ayahnya, Jungkook tak pernah mau, dia hanya mengikuti kehendaknya sendiri dan sekarang memiliki sebuah perusahaan Game besar atas namanya.


"IRON JK WORLD" adalah nama perusahaan game yang dikelolah oleh Jungkook sendiri saat ini.


Tak ada yang bisa menembus tameng persahabatan para pria hebat ini, mereka telah mencakup segalanya dalam satu gengaman. Menyentuh salah satu dari mereka sama saja siap untuk di hancurkan dalam sekali serang.

__ADS_1


Cut!!!!


see u soon😘


__ADS_2