
"Aku memperkosanya hyung, aku memperkosa Hara,"
Jungkook menundukan kepalanya, matanya mulai memerah dan memanas.
Taehyung melemas seketika saat mendengar pengakuan dari Jungkook, dia tidak percaya kalau Jungkook bisa setega ini. Jungkook memang tidak terlalu bisa mengontrol emosinya, tapi dia tak pernah sampai seperti ini, menyentuh wanita saja pilih-pilih dan tidak pernah dengan wanita yang sama. Apa lagi mau memperkosa! Itu sama sekali bukan gaya seorang Jeon Jungkook.
Biasanya Jungkook masih berotak jika berurusan dengan wanita, dia akan membuat wanita yang diincarnya datang dengan sendirinya. Bisa-bisa wanitanya sendiri yang minta di perkosa atau bahkan Jungkook yang akan di perkosa jika berada dalam satu ruangan!
Ini benar-benar di luar nalar Taehyung sebagai sahabat yang telah mengenal Jungkook cukup lama. Semarah-marahnya Jungkook, dia tak akan pernah sembarangan bertindak. Kenapa Jungkook jadi seperti ini? Terlebih lagi itu adalah istri ayahnya sendiri, Ibu tirinya.
"Lihat aku key!" Ucap Taehyung lantang dengan suara baritonenya.
Jungkook mengangkat wajahnya perlahan, butiran bening itu ternyata sudah lolos begitu saja dari pelupuk matanya. Dia menatap sendu pada Taehyung, Jungkook terlihat benar-benar menyesali perbuatannya.
Seketika hati Taehyung ikut terasa nyeri melihat Jungkook yang seperti ini, ini kali keduanya melihat Jungkook menangis setelah dewasa. Sebelumnya Taehyung melihat Jungkook menangis di hari pemakaman sang ibu, itupun hanya sebentar dan tidak berlebihan. Kali ini hal yang sama kembali dilihat oleh Taehyung namun dalam kondisi dan alasan yang sangat jauh berbeda.
"Kau menyesal?" Tanya Taehyung pelan dengan suara yang melemah
Jungkook kembali tertunduk,
"Aku mungkin tak akan menyesal seperti ini kalau saja dia sudah tidak perawan lagi. Kalau aku tau dia masih perawan. Aku tak akan melakukannya, Hyung,"
"Dia masih perawan? Jadi appamu belum menyentuhnya?" pernyataan Jungkook kali ini lebih mengejutkan bagi Taehyung.
Jungkook mengangguk lemah,
"Dia masih perawan, Hyung dan bodohnya aku baru mengetahuinya tadi pagi saat bangun."
Taehyung membulatkan matanya untuk kesekian kali,
"MWOOO?! Yaaaa ... Apa kau tak bisa merasakan perbedaan rasa perawan dan rasa janda? Kau ini bodoh atau bagaimana?!" Taehyung mulai kesal
"Bukan begitu hyung ... kupikir dia memang menggunakan sesuatu untuk kewanitaannya, jaman sekarang kan sudah banyak hal yang seperti itu, Hyung. Wanita banyak menggunakan perapat atau pengencang dan sebagainya, pikiranku semalam malah kesitu. Selama berhubungan dengan banyak wanita, aku memang belum pernah merasakan yang namanya keperawanan. Baru kali ini aku merasakannya dan tidak menyadari hal itu ... tak bisa di pungkiri dia benar-benar sempit dan nikmat," jujurnya Jungkook, dengan nada lirih dan terkesan polos
Taehyung memijat pangkal hidungnya yang mulai berdenyut, dia tidak tau saat ini harus marah atau tertawa. Disatu sisi dia kesal dengan kebodohan Jungkook, tapi disisi lain dia tak bisa marah kalau Jungkook sudah dalam mode menggemaskan seperti ini. Jungkook memang sudah dewasa dan kadang garang, tapi dia juga bisa berubah menjadi seperti bayi yang polos tanpa dosa seperti sekarang.
Taehyung menghela nafas kasarnya, dan berusaha untuk tenang dan mengalihkan pikiran kotornya.
"Kenapa itu bisa terjadi? Dimana appamu saat kau melakukan hal itu? Kapan kejadiannya?" kali ini dia ingin tau secara detail,
"Kejadiannya semalam, appaku saat itu sedang ada di thailand untuk urusan bisnis sepertinya. Saat itu juga aku baru pulang dari busan setelah beberapa hari aku disana."
Jungkook terlihat sudah sedikit tenang dan mulai normal
"Lalu? Kenapa kau sampai tega melakukannya?" tanya Taehyung lagi
"Waktu itu aku marah, Hyung. Aku benar-benar marah padanya, aku sempat melihat gadis itu pergi ke taman hiburan dengan seorang pria. Dia sudah berani mengkhianati appaku padahal mereka baru saja menikah."
__ADS_1
Taehyung menyeritkan dahinya
"Taman hiburan? Kapan? Kau tau siapa orang yang bersamanya?"
"Kemarin lusa, aku tidak tau siapa orangnya. Pria yang bersamanya memakai masker dan topi, tapi aku bisa melihat jelas wajah Hara."
Taehyung terlihat berpikir keras, kali ini dia akan mengajukan pertanyaan terakhir untuk Jungkook,
"Naik apa mereka? Apa kau melihatnya?"
"Naik mobil, sepertinya mobil itu Hyundai Royale Limited. Keluaran terbaru, dia mendapat pria kaya yang lebih muda."
"Mobilnya warna putih?" sambung Taehyung, Jungkook mengangguk dan akan bersuara lagi, tapi sebelum dia sempat membuka mulutnya.
BRUUGGGG!
Taehyung melempar dua bantal sofa sekaligus tepat mengenai wajah Jungkook dengan kerasnya.
Taehyung memejamkan matanya sejenak guna mengatur emosi, kalau saja Jungkook bukan sahabatnya, pasti dia sudah melayangkan bogem mentah ke wajah tampan itu.
"Orang yang bersama Hara di Lotte World itu Yoongi Hyung ... Hyundai Royale limitid warna putih keluaran terbaru itu juga milik Yoongi Hyung yang baru dia beli minggu lalu, dan ini hal yang paling penting yang harus kau tau, Jeon Jungkook-ssi ... Lee Hara itu adalah adik sepupu Yoongi Hyung!" Taehyung menaikkan volume suaranya pada bagian akhir kalimat
Jungkook berekspresi kaget sekaget kagetnya. Dia belum bisa mempercayai semua penuturan Taehyung barusan, ini tidak masuk akal. Apa hanya dia yang tidak tau masalah ini? Kemana saja Jungkook sebelum ini? Sampai-sampai tidak mengetahui berita yang termasuk penting ini! Jungkook terlalu sibuk dengan pikiran bodohnya. Kebodohan nya seperti sudah mendarah daging sekarang!
Pria Jeon itu menggeleng kasar,
"Tidak mungkin, kau pasti berbohong, Hyung. Itu pasti cuma bualanmu saja, bukan? Iya 'kan?" Jungkook mencoba mencari ketidaksungguhan dari mata Taehyung, namun hal itu tak kunjung dia temukan
"Ja-jadi itu benar? Hara benar-benar adik sepupu Yoongi Hyung? Bagaimana kau tau kalau yang bersama Hara waktu itu adalah Yoongi Hyung? Bisa saja cuma kebetulan mobilnya sama!" Jungkook masih tetap mempertahankan pemikiran bodohnya,
Taehyung mendesah berat dan putus asa. Dia meraih ponselnya dari dalam saku dan mengotak atiknya sebentar,
Tutttt
Tutttt
Terdengar bunyi detutan panggilan tunggu dari ponselnya. Beberapa saat kemudian panggilan itu diterima,
"Yeobusaeyo, Taehyung-ah ... waeyo?" itu suara Yoongi, ternyata Taehyung menelfon Yoongi langsung.
"Eoh hyung, masih di Jepang?" tanya Taehyung sedikit berbasa basi.
"Nee ... aku akan kembali 2 hari lagi, ada apa?"
"Begini Hyung, ada teman wartawanku yang bertanya tentangmu ...."
"Eohhh? Wartawan? Bertanya tentang apa?"
__ADS_1
"Dia bilang kalau dia sempat melihat petinju kelas dunia Min Yoongi sedang jalan berdua dengan seorang gadis di Lotte World beberapa hari yang lalu, apa itu benar?" Taehyung sudah seperti seorang wartawan yang mewawancarai narasumber saja
Yoongi langsung menjawab tanpa ragu,
"Iya memang benar aku ke lotte world 2 hari yang lalu bersama seorang gadis, gadis itu sangat cantik dan lucu. Aku juga sangat menyayanginya, karena dia adikku! Adik sepupuku! Yaaaaa ... Wartawan bodoh mana yang berani menanyakan pertanyaan macam itu padamu? Mau kupatahkan tulang selangkangannya? Apa dia menguntitku? Apa tidak ada lagi berita yang bisa di cari dari entertainer lain sehingga mereka mencari-cari kesalahan seorang petinju?" Yoongi terdengar kesal, tidak biasanya dia cerewet seperti ini
Semua tau kalau Yoongi itu susah untuk diajak bicara, jika berbicarapun hanya sepenggal kalimat saja itupun dengan nada datar. Tapi sekarang dia malah mengocehkan hal yang diluar dugaan, sepertinya karena ini berhubungan dengan Hara, Yoongi jadi sedikit sensitif karena dia memang sangat menyayangi gadis itu. Yoongi sudah berjanji tak akan membiarkan siapapun menyentuh adik kesayangannya itu.
Bagaimana dengan nasib Jungkook jika sampai Yoongi mengetaui semuanya? Bisa-bisa ucapan Taehyung jadi kenyataan. Patah tulang rusuk dan oprasi plastik akan dialami Jungkook, atau bahkan lebih parah lagi. Mendekati kematian mungkin! Memikirkannya saja sudah membuat bulu kuduk berdiri. Yoongi benar-benar menyeramkan!
"Aku sudah mengatakan padanya, Hyung, tapi temanku itu tidak percaya pada ucapanku." Taehyung melanjutkan
"Semua wartawan sama saja bodohnya! Katakan padanya kalau ingin mencari masalah denganku temui aku saat pulang nanti, akan ku ajarkan dia cara bersopan santun yang baik dan benar. Persiapkan juga tulang rusuknya dengan baik agar tidak patah!"
Taehyung tertawa Hambar
"Ahaha ... baiklah, Hyung. Akan kusampaikan padanya nanti, kalau begitu kututp dulu ya. Selamat bertanding, Hyung."
"Emmm," singkat Yoongi lalu Taehyung menutup telfonnya.
Setelah panggilan itu berakhir, Taehyung menegakkan duduknya dan kembali menatap Jungkook yang saat ini terlihat gusar dan kebingungan dengan wajah yang memucat.
"Sudah percaya? (Jungkook mengangguk samar) lalu kau mau bagaimana sekarang? Kau sudah mencoba meminta maaf padanya?"
Jungkook menggeleng, dia menutup wajahnya dengan kedua tangan.
"Dia sudah mengatakan kalau tidak ingin lagi melihatku, dia juga bilang mulai sekarang kami akan saling membenci satu sama lain. Dia benar-benar membenciku! Aku tak memiliki kesempatan untuk menebusnya, Hyung."
"Kau belum mencobanya Key, coba saja dulu. Sekarang kau meninggalkannya sendirian?"
"Tidak, appaku sudah kembali ... aku yang menyuruhnya cepat pulang, kukarang cerita kalau Hara sedang sakit dan tidak keluar kamar sama sekali dari pagi tadi. Dia langsung pulang sore tadi dengan pesawat tercepat," jelas Jungkook
Taehyung mengangguk mengerti,
"Itu artinya appamu menyayangi Hara dengan sepenuh hatinya, tapi melihat wajahmu baik-baik saja sepertinya appamu belum mengetahui hal ini!"
Kali ini Jungkook yang mengangguk,
"Hara tidak mengatakan apapun padanya, mungkin belum ... saat melihat Appa pulang tadi dia menyambutnya dengan senyuman. Tidak ada kesedihan sama sekali darinya. Sepertinya dia menyembunyikan apa yang dia rasakan dari appaku, tapi hal itu yang membuat hatiku semakin tersiksa, Hyung. Expresinya saat itu benar-benar membuat hatiku sakit, kenapa dia tidak langsung berterus terang saja mengadukannya agar aku bisa mendapatkan hukuman atas perbuatanku padanya? kenapa dia malah menyiksaku dengan menampakan senyuman palsu itu?" Jungkook semakin frustasi mengingat Hara
"Kurasa ... kau memang pantas mendapatkan rasa ini setelah kau melakukan hal itu Key. Kau tidak merasakan seberapa menderitanya Hara saat kau merampas mahkota yang mati-matian dia pertahankan walaupun sudah 2 kali menikah. Aku tidak menyangka masih ada wanita sepertinya di dunia ini, dia sangat langkah." Taehyung masih sempatnya mengagumi Hara,
Jungkook menatap nanar pada Taehyung
"Apa maksudmu dengan menikah 2 kali, Hyung?"
Lagi-lagi Taehyung menghela nafas kasarnya
__ADS_1
"Haahhhh .... apa sebenarnya gunamu hidup? Kau sama sekali tidak mengetahui apapun tentang gadis itu tapi berani bertindak seenakmu dengan menodainya! ckckck ... Hara sudah pernah menikah sebelumnya, tapi suaminya meninggal saat mereka baru menikah 3 hari. Kudengar dari cerita Yoongi Hyung, keluarga suami Hara yang dulu tidak menyukainya karena Hara seorang yatim piatu dan berasal dari keluarga sederhana. Dia bahkan dipulangkan kembali ke tangan paman dan bibinya saat suaminya meninggal. Hara juga sering mendapat perlakuan yang buruk dari paman dan bibinya, kurasa gadis itu sudah banyak menderita selama ini ... Kau tau Key? Sekarang kau telah melengkapi penderitaannya!"
C_U_T