
"Hyung, kakiku pegal berdiri terus!" Suara itu membuyarkan seketika moment kakak-beradik itu
Hara menyelipkan wajahnya di sela pinggang dan lengan Yoongi untuk melihat orang yang bersuara tadi
"Annyeong, Rora-ya...," sapa orang itu dengan ramah
"Eohhh ... Hoseok-ssi, kau datang juga?" Hara sedikit terkejut saat tau ada orang lain yang datang bersama Yoongi, Hoseok hanya tersenyum padanya tanpa menjawab
Yoongi melepaskan Hara dari pelukannya dan menyentil pelan kening adiknya itu,
"Panggil dia oppa, Hoseok lebih tua 3 tahun darimu! Tidak sopan sekali!"
"Hah? Masa iya? Kalau begitu maafkan aku Hoseok oppa, aku tidak tau. Kupikir oppa seumuran denganku karena wajah oppa selalu cerah dan terlihat awet muda, berbeda sekali dengan oppaku yang seperti es kutub selatan ini." Hara mengeluarkan cengirannya
Hoseok terkekeh,
"Benarkah? Aku jadi tersanjung mendapat pujian dari gadis cantik ini."
Yoongi berdecak,
"Tidak sopan (Menyentil kening Hara untuk yang ke2 kalinya) Ayo masuk, sampai kapan mau di sini terus? Memangnya kita satpam!" Pria Min itu mendorong tubuh Hara agar masuk terlebih dahulu, baru setelah itu dia masuk dan diikuti Hoseok
"Duduklah dimanapun, Hoseok oppa nyamankan diri oppa." Hara tersenyum
"Thanks, cantik." Hoseok mendudukan dirinya di sofa
Yoongi masih berdiri dengan wajah datarnya
"Kenapa Yu oppa tidak duduk?" tanya Hara yang kebingungan melihat tingkah Yoongi
"Yang disuruh duduk kan cuma Hoseok saja! Tak apa biarkan oppa berdiri." ngambek ceritanya
Seketika tawa Hara dan Hoseok meledak,
"Hahaha, apa kau benar Yoongi Hyung yang ku kenal?"
Hara menarik tangan Yoongi dengan masih tertawa,
"Tau nih, oppa kekanak-kanakan sekali sih. Ayo duduk, Oppa ngambek terus nanti tidak dapat jodoh yang cantik."
"Oppa tidak butuh yang cantik, yang simple saja sudah cukup." mendudukan bokongnya di sofa yang sama seperti Hoseok
"Simple kayak apa? Coba sebutkan! Aku mau dengan kriteria istri oppaku seperti apa," ucap Hara antusias ikut duduk bersilah menghadap Yoongi
"Rora-ya ... sebaiknya tidak usah kau tanyakan, kau akan menyesal mendengarnya," ucap Hoseok seakan tau apa yang akan dikatakan oleh sahabatnya itu,
Hara memasang expresi bingungnya karena memang tidak mengerti,tapi dia juga sangat ingin tau
"Tak apa, Oppa seumur hidupku Yu oppa belum pernah membicarakan tentang kriteria kekasihnya. Aku penasaran!"
"Beneran mau tau?" Yoongi mengeluarkan cengirannya
"Tidak! Jangan, Hyung ... Rora tidak harus mendengarkannya!"
"Diam kau!!" Yoongi melemparkan bantal sofa ke Hoseok dan dengan sigap ditangkapnya
"Cepat katakan oppa." Hara terlihat tidak sabaran
"Baiklah, dengarkan baik-baik ... Oppa akan menikahi siapa saja yang bisa lihai jika bergerak di atas tubuh oppa. Woman on top adalah yang terbaik!" akhirnya kata-kata lucnut yang di takutkan Hoseok terlontar juga dari mulut seorang penggila wanita ini
Hara membeku, dia masih mencoba mencerna kata-kata dari oppa kesayangannya yang mesum itu. Hoseok menepuk jidatnya hingga kepalanya bersandar di bantalan sofa
BUUUGGHHHH!!!
sebuah pukulan keras mendarat tepat di perut sixpack Yoongi
"Aarrkkkhhh!" Yoongi menjatuhkan tubuhnya dengan sengaja di atas sofa, lalu terbahak dengan kerasnya. Dia tau ini akan terjadi, tubuh kekarnya sudah siaga selalu untuk mendapat serangan tiba-tiba dari sang adik
"DASAR MESUMMMM! ISSHHHH!" Hara bangkit dan beranjak ke dapur dengan raut wajah kesal
Hoseok ikut terbahak,
"Sudah ku peringatkan, kau masih saja ingin tau. Kau ini gila, Hyung!"
Yoongi kembali menegakkan tubuhnya,
"Kau lihat, Rora lucu sekali!" masih terbahak
"Rora-ya, kau lihat sendiri oppa mu sudah gila." Hoseok berdecak melihat tingkah Yoongi yang tak henti-hentinya tertawa
__ADS_1
Tapi disisi lain dia juga ikut senang karena sahabatnya ini jadi lebih banyak tertawa disaat Hara kembali hadir ke dalam kehidupan Yoongi, semua juga tau kalau Yoongi tipe orang yang jarang sekali mengexpresikan dirinya. Terlebih lagi dia seorang petarung ring. Wajah pucat 'nan sangar itu sudah mendarah daging sejak pria Min itu terjun ke dunia seni bela diri ini, tapi sejak kehadiran gadis itu Yoongi jadi bisa tertawa lepas seperti ini. Walaupun wajahnya selalu datar, tapi Yoongi itu sangat manis kalau sudah menampilkan deretan giginya yang putih dan rapi itu. Wajah dinginnya jadi hilang seutuhnya jika sudah tertawa.
Hara kembali dari dapur dengan membawa beberapa minuman kaleng dan juga cemilan kecil. Yoongi masih saja belum berhenti tertawa sejak tadi
"Tertawa saja terus kusumpahi oppa tersedak air liur, biar tau rasa!" meletakkan bawaannya di atas meja.
Belum 1 menit kata-kata itu dilontarkan oleh Hara, Yoongi benar-benar tersedak air liurnya sendiri
"Hheeqqq!Uhuukkk-Uhukkkk ....!"
Kali ini gilihan Hara yang terbahak,
"... Kan kan! Apa kubilang ...." memberikan minuman pada Yoongi
Hoseok malah tercengang tidak percaya kalau ucapan Hara bisa jadi kenyataan, lalu ikut tertawa juga seperdetik kemudian
"Apa ini? Aku baru tau adik bisa menyumpahi kakaknya sendiri dan itu manjur."
Yoongi menegak minuman yang di berikan Hara sampai setengah kaleng lalu menetralkan tenggorokannya sejenak, sedangkan Hara masih tertawa
"Hheemmm-hemmm ... aasshhh sial! Rasanya masih tidak enak, Hemmmm! Wajar saja Rora tau kebiasaanku, kami sudah bersama sejak kecil." Yoongi menjawab pertanyaan Hoseok
Hara mengangguk mengiyakan, tawanya sudah meredah
"Ummm ... Yu oppa bisa kentut saat terlelap aku tau." terkekeh kembali
"Mana ada! Tapi ... yaaa, Hoseok-ah! Kenapa kau jadi ikutan memanggilnya Rora? Itu panggilan kesayanganku untuknya," protes Yoongi tidak terima
Hoseok berdecak,
"Apa sih Hyung! Memang ada undang-undangnya? Yang dipanggil saja tidak protes, kenapa Hyung jadi sewot? Iya 'kan, Rora cantik?" Hara mengangguk polos sambil mengunyah snack
Lagi-lagi Yoongi menyentil kening Hara,
"Kenapa diangguki nama itu kan Oppa yang berikan, enak saja!"
"Iisshhh, Oppa ... sakit tau! Kenapa jadi aku yang kena? Kan Hoseok oppa yang manggil." Hara mengusap keningnya seraya mengerucutkan bibir
Tiba-tiba ponsel Hara yang berada di atas meja itu bergetar dengan intens, tanda ada panggilan masuk yang memangkas prmbicaraan mereka
"Nam-nam oppa! isshhh norak sekali ...," ejek Yoongi saat mengambil ponsel Hara dan membaca nama sang penelfon
Hara langsung merebut ponselnya dan mengangkat panggilan itu tanpa menghiraukan ejekan Yoongi
"Sayang, sedang apa?" suara bass itu terdengar sopan masuk ke telinga sang istri
"Sedang mengobrol, Yu oppa sudah datang bersama Hoseok oppa. Oppa dimana?"
"Benarkah? Oppa masih di kantor sayang, kau sudah makan malam?"
"Aku sudah makan tadi sore, Oppa sudah makan? Oppa belum pulang? Benar-benar tidak kemari, ya?" tanyanya lirih
"Sudah sayang ... sebentar lagi pulang, masih ada yang mau di kerjakan. Oppa kan sudah bilang tidak datang malam ini."
Hara mendengus pasrah,
"Ya sudah tak apa," ucapnya lemas
"Jangan begitu, besok-besok masih ada waktu. Ohh iya, masalah pekerjaan yang kau minta Oppa sudah mendapatkannya. Kapan kau mau mulai bekerja?"
Hara mengembangkan senyumnya,
"Benarkah? Sudah dapat? Dimana?" tanyanya antusias
"IRON JK WORLD, mau? Kalau tidak mau tidak usah bekerja, kau tak akan kekurangan uang walaupun hanya dirumah saja sayang."
"Mauuu! Aku mau oppa, apapun itu," jawab gadis itu dengan cepat tanpa pikir panjang lagi
Terdengar kekehan Jungnam dari sebelah sana,
"Baiklah ... kapan mau memulai?"
"Besok! Besok bisa kan oppa? Aku benar-benar bosan," rengaknya
"Kau yakin mau besok?" tanya Jungnam memastikan
"Nee, Oppa!" jawabnya mantap
"Baiklah, oppa akan menyuruh supir untuk mengantar jemputmu mulai besok plus dengan pengawal! No debat!" ucapnya cepat sebelum Hara menyela
__ADS_1
Hara mendesah berat,
"Haahhhh, mana ada pegawai kantoran yang dikawal. Ya sudah ... terserah oppa saja!" pasrahnya
"Good girl! Lanjutkan kegiatanmu dengan para oppa mu sayang, Oppa tutup dulu ya."
"Neee, pulangnya hati-hati, Oppa!" menutup telfon
Yoongi dan Hoseok hanya diam sambil menyimak saat telfon sedang berlangsung. Melihat Hara menampilkan senyum cerahnya, Yoongi bertanya karena penasaran
"Ada apa? Senang sekali, di ajak liburan ke luar negeri? Mexico? London? Paris? Kemana?"
"We goin’ from Mexico City, London to Paris
uriga ganeun geu goshi eodideun party
El Mariachi - El Mariachi - El Mariachi ...," sambung Hoseok menyanyikan lirik lagu
"We goin’ from Tokyo, Italy, Hong Kong to Brazil
i segye eodiseorado nan noraehari
El Mariachi - El Mariachi - El Mariachi - El Mariachi ...!" Harapun tidak mau kalah, apa lagi ini adalah lagu favoritnya dari boyband ternama yang menjuarai tangga lagu teratas #1billboardhot100 tanpa lawan Bang-bang Sonyundan. Hara dan Hoseok tertawa bersama.
"Yaaaaa ... kenapa jadi nyanyiii? Haishhhh!" omel Yoongi
Hara tidak menghiraukan Yoongi,
"Hoseok oppa tau lagu itu?" pandangannya malah beralih ke Hoseok
"Tentu saja, oppa juga mengidolakan mereka. Kau juga sama?"
Hara mengangguk antusias,
"Aku sangat menyukai karya mereka."
"Kau benar ... mereka sangat luar biasa, siapa biasmu?" obrolan itu terus berlanjut
"Aku suka semua, tapi lebih ke J-hope. Dia keren^^!" lagi-lagi mereka tertawa
Yoongi bangkit dari duduknya dengan kasar, dia ingin melangkah pergi namun di tahan oleh Hara dengan cepat,
"Oppa mau kemana?"
Mode ngambek itu kembali lagi,
"Mau pulang saja, lagi pula disini tidak dianggap, ganti saja oppamu dengan Hoseok!"
Lagi-lagi Hoseok tertawa keras karena ulah Yoongi,
Hara menarik tangan oppa nya itu untuk duduk kembali
"Ngambek trus! Lama-lama wajah oppa bisa lebih terlihat tua dari suamiku," ejek Hara
"Itu tak akan pernah terjadi, suamimu sudah mulai keriput, Oppa masih kencang masih kuat dan bertenaga! Lagipula oppa jauh lebih muda, itu kunci utama," ucapnya membanggakan diri
"Yayaya, terserah!" Hara memutar bolamatanya malas
Yoongi mengacak-acak gemas rambut Hara,
"Expresinya biasa aja, jadi apa tadi?Kenapa bisa sesenang itu?"
"Aku kan minta Nam oppa mencarikan pekerjaan untukku, dia sudah mendapatkannya," ucapnya kembali senang
"Benarkah? Dimana?" Yoongi mengambil cemilan
"IRON JK WORLD, iya kan? Kalau aku tidak salah," Hara menaikkan bola matanya ke atas tanda berpikir
Yoongi langsung melemparkan pandangan pada Hoseok, dan sebaliknya lalu mereka terkekeh bersama
Melihat kedua manusia ini tertawa, Hara malah kebingungan dan bertanya
"Kenapa malah tertawa?" tanyanya bingung
"Kau mau jadi pekerjanya anak tirimu?" tanya Yoongi yang masih terkekeh
Hara mengerutkan alisnya.
"Hah? Anak tiri? Maksud oppa apa sih?" masih tidak paham
__ADS_1
"Rora tidak tau? IRON itu kepunyaan Key ... Jungkook maksudnya," sambung Hoseok
C_U_T :V