Step Mom

Step Mom
Episode 21


__ADS_3

Semua pengawal benar-benar pergi, tak ada yang berani membantah titah Jungkook. Tinggal tersisa mereka berdua saat ini, suasana jadi canggung seketika. Hara memang sudah membeku sedari pertama mendengar suara Jungkook tadi, untuk berbalik menghadap Jungkook pun dia belum memiliki keberanian. Hingga suara lembut itu lebih dulu menyapa telinganya.


"Masuklah ...," ucap sang pria muda Jeon


Hara berbalik perlahan, matanya bertemu dengan mata Jungkook. Mata tajam namun sayu itu masih setia menatapnya, tak lama ... Hara segera memalingkan pandangannya ke arah lain, mungkin rasanya tidak nyaman.


Jungkook menghela nafas beratnya, ternyata gadis ini memang benar-benar membencinya. Memandang saja tidak mau.


Seberapa besarkah kebenciannya?


Hanya benci?


Atau sangat benci?


Jungkook benar-benar ingin mengetahuinya


Pria Jeon itu berjalan memasuki gedung perusahaan, diikuti Hara yang mengitil di belakangnya. Tentu saja kedatangan mereka memancing atensi dari seluruh human yang berada di gedung IRON itu.


Bertanya-tanya di benak masing-bading, tebak-tebakan dan gosip Sudah menjadi makanan sehari-hari dalam kehidupan manusia


Tapi semua itu di abaikan begitu saja oleh Jeon Jungkook, kurang lebihnya sifat Jungkook tidak beda jauh dengan sang ayah kalau sedang berada di luar lingkup terdekat. Pria itu akan menjadi dingin dan juga datar


Jungkook membawa Hara ke lantai atas menuju ke ruangannya. Tidak ada pembicaraan sama sekali antara kedua orang ini dalam perjalanan menuju ke ruangan pribadi Jungkook, bahkan hingga sampai pun mereka masih saja diam tanpa suara. Hara masih berdiri di ambang pintu dan tidak ikut masuk ke dalam ruangan besar itu


Jungkook menyerit. Apa Hara takut berada satu ruangan dengannya?


Tapi ini permintaan dari ayahnya sendiri agar dia tidak jauh dari Hara. Kalau begini bagaimana mengatasinya?


Pria Jeon itu meraih telfon yang berada di atas meja kerjanya dan menghubungi seseorang


"Kemari sekarang!" singkatnya lalu menutup telfon sepihak


Beberapa menit kemudian, datanglah seorang wanita cantik masuk ke dalam ruangan itu. Dia melewati Hara begitu saja dengan angkuhnya tanpa berniat melirik sedikitpun.


"Oppa memanggilku? Waeyo?" tanyanya dengan nada manja


"Tambahkan satu meja lagi di ruanganmu, mulai hari ini dia akan mendampingi dan membantu pekerjaanmu," tutur pria Jeon itu tanpa basa basi sambil menunjuk Hara yang berada di depan pintu dengan dagunya


Wanita itu langsung berbalik ke arah yang di tunjuk Jungkook, dia tersenyum tipis. Sepertinya ada yang bisa di jadikan tumbal untuk peringan pekerjaannya


"Jangan berikan pekerjaan yang terlalu sulit, cukup yang ringan saja. Aku akan mengawasimu!" Ancam Jungkook pada wanita itu, dia seperti bisa membaca wataknya karena memang sudah lama wanita yang sudah mendampinginya sejak IRON didirikan 5 tahun yang lalu


"Oppa tenang saja, percayakan padaku." Satu kedipan centil dilayangkannya ke arah pria Jeon, Jungkook hanya memutar bola matanya dengan malas. Dia seperti sudah terbiasa menghadapi sifat centil wanita ini


"Pergilah, bawa dia!" usir sang CEO


Wanita itu berjalan menuju tempat Hara berdiri dan hanya mengatakan


"Follow me!"


Hara yang memang mendengarkan pembicaraan keduanya tadi segera mengikuti wanita itu. Ada perasaan leganya juga, dia pikir Jungkook akan menempatkannya berada dalam satu ruangan.


Tibalah mereka di sebuah ruangan lain yang tidak jauh dari ruangan Jungkook tadi.


"Itu mejamu, bersihkan saja sendiri. Susun berkas-berkas itu di dalam lemari, jangan lupa di sortir sesuai dengan tanggalnya!" Perintah pertama keluar dari mulut wanita itu seenaknya


Hara hanya mengangguk tanpa menjawab dan bergegas melaksanakan tugas pertamanya tanpa bantahan

__ADS_1


"Kau bisu ya? Hanya mengangguk-angguk seperti ayam sakit, kalau orang bicara itu di jawab! Siapa namamu?" tanyanya ketus


Hara berbalik dan menunduk,


"Maaf kan aku ... Namaku Je- anni, Lee Hara ...," ucapnya lirih


wanita itu berdecak,


"Kecil sekali suaramu, kau tidak makan berapa hari? Aku Kim Eunha, yang sebentar lagi akan berganti marga menjadi Jeon kalau sudah menikah dengan Jungkook oppa. Aku tidak tau darimana Jungkook oppa memungut gembel sepertimu, tapi biar ku peringatkan padamu. Jungkook oppa itu milikku, jadi jangan kau berani macam-macam apa lagi menggodanya atau kau akan tau akibatnya! Mengerti!"


Setelah mengucapkan kalimat tadi, wanita bernama Eunha itu pun pergi keluar ruangan dengan membawa sebuah map plastik. Sepertinya dia sama sekali tidak membutuhkan jawaban dari Hara.


Setelah Eunha keluar barulah Hara menggeram kesal dan membanting tubuhnya duduk di kursi terdekat. Dia sudah tau ini akan terjadi, semua sudah terbaca olehnya sejak dari ruangan Jungkook tadi


"Kenapa tidak sekalian saja kau tempelkan di lehernya tulisan 'Dilarang mendekat! Kawasan ini di lindungi anjing gila!' Lagian siapa yang mau mengambil priamu itu? Hah? Aku sudah punya pria sendiri yang lebih dewasa dan baik, dasar gila!" gumam Hara kesal


Setelah merasa mengeluarkan kemarahannya dan merasa lega, Hara kembali melanjutan aktivitasnya


***


Satu minggu berlalu, sepertinya Hara betah-betah saja bekerja di IRON. Lebih tepatnya membetahkan diri. Tentu saja dia tidak enak-enakan bekerja di sini, apa lagi di tempatkan langsung di bawah kendali Eunha. Wanita itu terus saja menyiksa Hara dengan tumpukan berkas yang tiada habisnya


Untung saja Hara gadis yang tegar, tahan banting juga baik hati. Coba kalau tidak, entah apa yang terjadi dengan wanita itu kalau sampai Hara mengadukannya pada sang suami. Tentu saja Jungkook pun tak akan tinggal diam jika sampai itu terjadi, Jungkook memang sedikit mempercayakan Hara pada Eunha. Walaupun terlihat jelas kalau Eunha tidak menyukai Hara. Tapi setidaknya wanita itu tidak akan macam-macam dengan Hara, apa lagi di lingkup perusahaan dan ruangan mereka memang tidak jauh dari ruangan CEO itu sendiri


Selama satu minggu ini tak sekalipun Jungkook bertemu dengan Hara, walaupun sangat dekat tetapi mereka tidak saling berinteraksi. Jika ada meeting atau laporan yang harus di tandatangani oleh Jungkook, tentu Eunha yang akan menemuinya bukan Hara. Walaupun jam pergi dan pulang kantor sama, tetapi Jungkook pasti masih seenaknya, datang terlambat dan pulang tercepat.


Selalu seperti itu


Sedangkan Hara, boro-boro pulang tepat waktu. Kalau tidak menyelesaikan laporan dia tidak akan diizinkan pulang oleh Eunha. Wanita itu akan menungguinya sampai selesai, benar-benar menyebalkan!


Jungkook sendiri memang tidak pernah mengecek apa pekerjaan yang dilakukan oleh Hara, cukup tau saja kalau Hara masih betah karena gadis itu tetap bertahan di IRON itu artinya dia menyukai pekerjaannya


***


Fashback on


Kemarin malam


Karena Jungnam terus mengomel saat Jungkook selalu menginap di rumah keluarga Kim, maka malam ini Jungkook yang memaksa Taehyung agar mau menginap di rumahnya. Walaupun sangat sulit untuk membujuk seorang Kim Taehyung, tapi kalau yang membujuknya adalah Jungkook segigih apapun dia menolak pasti akan kalah juga


"Hyung ...," panggil Pria muda Jeon itu pada sang sahabat yang sedang asik dengan Game di komputernya


Itu adalah salah satu umpan pancingan Jungkook untuk Taehyung agar mau menginap. Dia tau betul kalau Pria Kim ini sangat menggilai game online. Apa lagi game tentang petualangan dan action, beruntung perusahaannya baru akan melaunchingkan game terbaru. Dengan diiming-imingi sebagai peresmi pertama untuk game itu, tentu Taehyung antusias walau awalnya ingin menolak.


Karena dia tau Jungkook juga yang pastinya akan menggangu kesenangan dan konsentrasinya.


Ya seperti sekarang ini, Jungkook terus memanggilnya dan merengek minta didengarkan


"Hyuuuuungggg!" panggilnya sekali lagi


"Give me 5 minuts, please! Setelah ini aku akan mendengarkanmu," ujar Taehyung tanpa menoleh, dia benar-benar fokus


Akhirnya Jungkook menurut dan diam, lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur


*


Beberapa saat kemudian

__ADS_1


*


"Aasssaahhhhh, yesss! Daebak, game ini keren!" sesuai Janjinya, Taehyung menyudahi kegiatannya dalam waktu 5 menit. Dia bangkit dan bergabung dengan Jungkook.


"Ayo cerita ... aku akan mendengarkan!" ikut merebahkan diri di samping Jungkook


"Tidak ada ... aku hanya mau mengganggumu saja," cengir kelinci di keluarkan pria Jeon itu


Buggghhh!


Bantal guling melayang tepat di atas wajah tampan Jungkook, tapi dia hanya terkekeh


"Kurang ajar! Haishhhhh, tau begitu kulanjutkan saja tadi." ingin lanjut tapi sudah PW, gimana donk?^^


"Jadi bagaimana? Sudah ada kemajuan? Kau sudah bicara dengannya?" Akhirnya Taehyung yang bertanya duluan.


Jungkook memiringkan tubuhnya menghadap Taehyung


"Kemajuan apanya? Bertemu saja tidak dari dia masuk bekerja, hanya hari itu kami bertemu setelah itu tidak pernah lagi."


Taehyung menyeritkan alisnya,


"Kok bisa? Memangnya kau tempatkan dia dimana?"


"Kusatukan dengan Eunha," jawabnya singkat


Sentilan maut dari Taehyung mendarat tepat di kening adik bodohnya itu, membuat sang empuh meringis,


"Kau menjadikannya pekerja rodi? Dasar bodoh!"


Jungkook mendesis,


"Kenapa sih? Aku tidak tau mau menempatkannya dimana? Lagipula kalau kutempatkan di ruanganku dia tidak akan nyaman, masuk saja dia tidak mau. Eunha kan sudah lama bekerja denganku, jadi dia tentu tau apa yang harus dilakukannya. Aku juga sudah memperingatkan padanya agar jangan sampai membebani Hara dengan pekerjaan berat. Dia sudah mengiyakannya dan sejauh ini aman-aman saja, Hyung," ceritanya panjang lebar


Taehyung berdecak,


"Kau percaya dengan wanita itu? Aku berani bertaruh, 70% pekerjaan Eunha minggu ini pasti dikerjakan oleh Hara. Kau mau pasang berapa? Kita taruhan!"


Jungkook terdiam sejenak, selama ini dia memang tidak terlalu meneliti lagi pekerjaan Eunha karena sudah sangat bosan rasanya jika harus selalu menegur wanita itu. Setiap kali ada saja laporan yang salah saat Eunha mengerjakannya, Jungkook tidak mau terlalu memusingkan Hal itu lagi. Selama tidak merugikan untuk perusahaannya, dan tidak berhubungan dengan laba perusahaan masih bisa ditoleransi.


"Eunha itu bukanlah gadis yang lembut, kau juga tau kalau dia menyukaimu. Hara juga masuk ke perusahaanmu karena kau sendiri yang membawanya tanpa ada lamaran kerja secara resmi. Pikirkan saja sendiri sisanya, aku hanya memberi clue," sambung Taehyung


Flashback off


*


Kata-kata itu terus terngiang-ngiang di otak Jungkook saat ini. Pria Jeon itu memijat-mijat pelipisnya yang mulai berdenyut, sambil menatap lembaran laporan yang di berikan oleh Eunha pagi ini. Tentu laporan yang diakuinya sebagai hasil kerja sendiri padahal Hara yang mengerjakan semua


Laporan itu benar-benar terlihat berbeda, sangat rapi tanpa cela. Jika benar-benar di teliti, satu huruf 'pun tidak ada yang salah. Jungkook mulai ragu


Apa sebaiknya dia membuktikan sendiri?


Membuat laporan harian tidak lah mudah, harus mempelajari setiap detail berkas harian. Itu termasuk pekerjaan yang sulit di lakukan mengingat IRON bukan lah perusahaan yang kecil, dan seharusnya pekerjaan ini bukan untuk Hara


Bagaimana cara Jungkook membuktikannya?


Apa yang akan dilakukan Jungkook setelah ini?

__ADS_1


C_U_T


__ADS_2