SuamI Arogan & Istri Pengertian

SuamI Arogan & Istri Pengertian
Capt 9


__ADS_3

Siang itu,siang yang begitu terik dan pastinya membuat semua orang sangat gerah dan ingin segera berada di tempat yang teduh,begitu juga dengan Disa gadis cantik itu sedang menunggu Prabu yang tadi menyuruh nya menunggu, Prabu memang tidak menyuruh Disa menunggu di luar tepat nya di halte bis,tapi Disa lebih memilih menunggu nya di halte karena dia tak mau ada orang terdekat nya atau pegawai toko tempat nya bekerja melihat Disa bersama pria itu.


"Ya Allah...panas nya.."batin Disa dan...


Dittt....dittt.....dittt.....


Prabu memberi kode untuk Disa agar dia segera masuk ke dalam mobilnya,


"Lu kenapa di halte sih....gak takut tu muka tambah kusem hah???"tanya Prabu heran pada gadis di sampingnya itu.


"Jam kerja saya udah selesai sejak satu jam yang lalu tuan,dan saya gak enak kalo harus ketemuan sama tuan di depan store,,,,"jawab Disa fokus melihat ke depan.


"Ckckck.... kenapa??? takut gebetan lu si Nick itu liat kita dan dia cemburu???"sarkas Prabu Disa hanya menoleh sejenak dan kembali menatap lurus ke depan tanpa menggubris ataupun memperdulikan ucapan sengak Prabu padanya.


"Kita mau kemana tuan???"tanya Disa saat Prabu memarkirkan mobilnya tepat di depan salon ternama.


"Beli cilok...."jawab Prabu dan ngeloyor ke luar salon dengan cuek meninggalkan Disa yang masih kebingungan di dalam mobil.


"Ish....anak itu...."Prabu menoleh dan melihat Disa yang diam bertahan di dalam mobil kembali dan membuka pintu,menarik Disa kasar dan membawa nya masuk ke dalam salon tersebut.


"Selamat siang ada yang bisa kami bantu"sapa resepsionis ramah menyambut kedatangan mereka berdua.


"Siang,,,mba....saya mau dia di mandikan biar wangi,di dandanin biar mirip manusia sungguhan dan kasih dia baju bagus biar gak malu maluin...."ucap Prabu seenaknya dan membuat Disa melotot memandangi wajah sangar yang ada di sampingnya itu.


"B*****e* astagah kuat kan aku,pengen banget cekik ni orang,tapi nanti kalo mato gimana???udah untuk saat ini gue mending diem biar aman"ucap Disa dalam hati dan menahan amarah nya.


"Maaf reservasi atas nama siapa???"tanya resepsionis itu.


"Prabu Sastra Pradja"jawab Prabu dengan masih memainkan ponselnya.


"Oh...baik silahkan ke ruang VVIP nona,dan tuan silahkan menunggu di ruang tunggu VVIP kami"ucap resepsionis tersebut.


Prabu berlalu dan memasuki ruang tunggu VVIP, segera menghubungi Aldo asisten nya untuk segera membawakan nya makanan karena kebetulan dia belum makan siang.


Tidak sampai setengah jam Aldo sampai dan menemaninya makan sambil terus heran pada bos nya kenapa bos nya bisa betah menunggu seseorang di salon yang bahkan belum pernah dia lakukan sebelumnya.

__ADS_1


"Bos...bos serius mau main sandiwara???nanti kalo mak nye bos tau gimana bos???"tanya Aldo dengan mengelap bibirnya yang telah selesai makan.


"Makanya lu diem,dan jangan sampai ketahuan...."jawab Prabu enteng dan melanjutkan kegiatan nya memainkan game di ponselnya.


"Heh.....serah lu lah bro....gue pamit ya, selamat menunggu"jawab Aldo segera beranjak dan saat dia membuka pintu Aldo di kagetkan dengan kedatangan gadis mungil yang sangat cantik,ber dress selutut dengan lengan panjang, rambut sebahu hitam legam yang hanya di tata sederhana membuat cantik natural tidak lupa make up samar mendekati tipis natural dan olesan lip tint warna segar yang tak mencolok itu membuat kesan ceria dan ramah bagi gadis cantik itu, Aldo menganga terpesona dan diam di ambang pintu, membuat Disa bingun karena ia kesulitan untuk memasuki ruangan tersebut.


"Ma...maaf tuan,,,,apakah anda akan keluar atau akan masuk???"tanya Disa yang seperti biasa tidak berani menatap wajah lawan bicaranya.


Aldo yang tergagap gelagapan membuka lebar pintu dan berjalan mundur,dia masih diam karena terpesona dengan kecantikan alami Disa yang di make over oleh sang pegawai salon.


"Ahh... terimakasih tuan,,,,"ucap Disa masuk dan mendekati Prabu yang duduk di sofa.


Prabu yang mendengar langkah kaki mendongak dan hampir saja dia menjatuhkan ponselnya karena terkejut,melihat penampilan Disa yang luar biasa


Tapi sebisa mungkin dia mengontrol emosi dan ekspresi nya,


Ia pun berdiri memandang Disa dan berputar memutari tubuh Disa.


"Uang memang hebat"ucap Prabu yang selalu berfikir bahwa segalanya akan mudah ketika uang yang melakukan nya.


Prabu hanya memutar mata malas,dan meninggalkan Aldo yang mematung itu.


Disa yang di tinggal begitu saja bingun dengan kelakuan Prabu tapi dia tetap mengekor dan mengangguk kepada Aldo sebagai sapaan sopan santun.


"Gilakkkkkkkk.....lu **** kalo lepasin cewe secantik dan se anggun anak itu sob....jangan kan Nick... gue juga mau berperang kalo lu sampe nyakitin tu cewek"gumam Aldo dalam hati yang sejak tadi tak berhenti mengagumi sosok Disa yang berubah total.


Di mobil . . . .


Hening,,,,,


Hening.....


Hening,,,,,,


Disa yang hanya diam sambil,melihat keluar jendela mobil hanya memperhatikan pemandangan di sekitarnya,dia tak berani bertanya ataupun menoleh ke arah Prabu yang sejak tadi tak henti-hentinya melirik ke arah Disa.

__ADS_1


Kagum??? pastinya....dia terpesona dengan cantik natural Disa bahkan rambut yang hanya di catok dan di ratakan itu membuat Disa 10kali lipat cantik dan anggun.


Sampai di sebuah rumah mewah Disa melongo, bingung tapi enggan untuk bertanya,dia masih kesal dengan sikap Prabu tadi di salon yang seenaknya.


"Ayo turun...show time....."ucap Prabu dengan senyum smirk yang Disa tak pernah tau apa makna di balik senyum lelaki tampan itu.


"I...ini rumah siapa tuan???"tanya Disa yang mengekor di belakang Prabu.


Prabu berhenti dan menoleh lalu mendekati Disa,


"Ini rumah orang tua saya,lu jangan panggil gue tuan saat ketemu orang tua gue nanti,dan inget....tetap tersenyum meski lu di hujat nanti...lu paham???"ucap Prabu yang lalu menggenggam tangan Disa erat membawa nya ke dalam rumah mewah bak istana itu.


"Assalamualaikum....."sapa Prabu saat masuk rumah tanpa mengetuk pintu tentunya.


Disa yang melihat hal itu agak heran,karena seorang Prabu bisa mengucap salam.


"Hai anak ma...."ucap sang mami terpotong ketika melihat Disa,begitu pula Disa yang kaget melihat nyonya Ratih yang langsung menempelkan jari telunjuk ke bibir nya, sebagai kode Disa musti diam dan pura pura tak mengenal nya.


"Mi....kenalin... Disa pacar aku,,,,"ucap Prabu pede dan sang mami hanya tersenyum miring menatap sinis.


Disa yang melihat sikap Ratih berbeda seratus delapan puluh derajat pun tak berani memandang bahkan menyalami saja dia tak mampu.


"Aku yakin Disa pasti di tindas oleh anak ku yang gila ini,dia saja tak berani menatap mata ku dan pundak nya merosot,anak ini seperti dalam tekanan,kasihan....oke mami ikuti permainan kamu..."ucap mami dalam hati.


"Owh....kamu kenal di mana???"tanya mami santai sok sinis dan duduk di sofa ruang tamu yang megah ini.


"Gak penting aku kenal di mana,yang penting mami gak ada alasan lagi buat jodoh jodohin aku...."ucap Prabu mantap.


Sang mami tersenyum miring dan mulai masuk ke drama anak nya.


"Oke....mami gak perlu tau kamu ketemu dia di mana??dia anak siapa,dan gimana asal usulnya...!!! Karena mami yakin,putra mami ini gak akan sembarangan memilih calon istri...dan mami udah putusin,bulan depan kalian nikah...."ucap mami tersenyum puas, Disa mendongak dan menatap sang wanita paruh baya di depannya itu dengan heran dan kaget.


Prabu pun tak jauh beda,dia kaget mami nya begitu saja menyetujui hubungan dia dengan wanita yang pertama kali ketemu dengan orang tuanya tersebut.


"Eh...gak bisa gitu dong mi,kita kan baru aja mulai hubungan ini mi,aku mau pacaran dulu....main nikah aja,,,,iya kan yank???kita belum kepikiran sampe nikah kan???"ucap Prabu melotot kepada Disa mengisyaratkan Disa agar mendukung nya.

__ADS_1


".... eumm...I...iya...nyo...eh Tante,kami belum terlalu saling mengenal,jadi tidak terburu buru untuk ke komitmen sakral seperti pernikahan..."ucap Disa yang kembali menunduk dengan terus menerus memilin ujung gaun yang ia pakai.


__ADS_2