SuamI Arogan & Istri Pengertian

SuamI Arogan & Istri Pengertian
Capt 28


__ADS_3

Selesai makan siang yang heboh bersama teman teman nya, Prabu memilih menghabiskan waktu nya di rumah bersama sang istri.


"Mas temen mu itu pada asik ya, kecuali yang pendiam itu.... mukanya ganteng tapi serem"ucap Disa yang duduk bersandar di bahu Prabu yang sedang sibuk melihat layar lipat nya.


"Gak usah muji laki laki lain di depan aku sayang,di belakang aku juga gak boleh....."ucap Prabu yang tetap tak menoleh pada sang istri.


Disa terkikik geli dengan kelakuan sang suami yang menurut nya manis itu.


"Seganteng apapun lelaki di luar sana,tetep maskuh...suami aku yang paling tampan"ucap Disa yang bergelayut dan menoel dagu sang suami.


Prabu yang sejak tadi diam fokus pada layar lipat nya, meletakkan barang tersebut ke meja di hadapan nya,ia membalik tubuh nya dan meraih pinggang Disa dan mendudukkan Disa di pangkuan nya.


"Ich....mas ngap.....eumh..."mulut yang ingin memprotes itu sudah di bungkam oleh sang Prabu yang seperti nya tidak tahan melihat istrinya yang sederhana itu, meskipun hanya memakai stelan rumahan istrinya itu begitu imut menurut nya.


Prabu terus me***** bibir ranum itu, Disa yang mulai terbiasa pun mencoba membalas meskipun masih terlihat kaku. Nafas Prabu yang memburu seakan tak sabar menerkam sang istri pun melepaskan ciumannya. Ia menatap sorot mata Disa yang indah itu, Disa tersenyum mengalungkan tangannya dan merapatkan kaki nya ke pinggang Prabu.


Prabu kembali mencium sang istri dan mengangkat nya berjalan menuju kamar mereka.


Tangan Prabu tak tinggal diam,dia meraba,m****** dan mengelus bagian yang ia inginkan hingga sebuah pengait lepas begitu saja.


"Mas...hah...hah...hah...."Disa yang malu mencoba menahan tangan Prabu yang sedang asyik bermain di mana entah itu.


"Mas udah gak bisa nahan lagi sayang....mas mau kamu...."ucap Prabu parau....dengan suara memburu dan terus saja mengecap manis nya bibir sang istri.


Ciuman itu turun ke leher,ke belakang telinga hingga meninggalkan jejak jejak kenikmatan yang Prabu ukir di tubuh sang istri.


Dengan tidak sabar Prabu melepas kaos sang istri hingga terlihat dua buah gundukan indah berwarna putih bersih,ber ****** kemerahan,tak menunggu lama Prabu melahab habis milik istri nya itu yang sekarang menjadi miliknya tentunya.


"Massshhhh.... arggggg....ja..jang...jangan di gigit,,,, arggggg...."rancau Disa yang merasakan nikmat dan sedikit geli tentunya.


Prabu mendongak menatap mata istrinya yang Ter engah engah.


Tangan nya kembali membuka pakaian bagian bawah sang istri hingga yang tersisa hanya celana dalam yang terasa basah setelah Prabu meraba nya.


Awalnya Prabu bahagia,ia pikir Prabu merasa istrinya telah mencapai pelepasan pertama nya tapi teryata....

__ADS_1


"Sayang.....kamu haid???"ucap Prabu serak dengan nada agak tinggi. Disa yang bingung hanya mengerutkan dahi nyal,dia tadi masih melaksanakan ibadah dhuhur siang tadi tapi kenapa tiba tiba dia haid, bingung Disa.


"A..aku tadi masih sholat dhuhur kok mas,,,,"jawab Disa pads sang suami.


"Ini..."Prabu memperlihatkan jari nya yang ada noda merah darah dengan wajah kecewa berat.


"Hah...."kaget Disa"mas maaf....aku gak tau...."ucap Disa yang memang sudah siap lahir batin akan memberikan mahkota kegadisannya pada sang suami sebelum suaminya pergi ke luar negeri.


Disa segera menyambar pakaian nya dan bergegas ke kamar mandi untuk memakai pembalut dan membersihkan diri.


Prabu yang kecewa hanya bisa membuang nafas kasar dan pergi mencuci tangan dan muka nya.


Setelah beberapa saat Disa keluar dari kamar mandi dengan pakaian baru dan tubuh yang sudah wangi,


Dia mendekati sang suami tapi Prabu berlalu masuk ke kamar mandi tanpa menoleh ke arah Disa.


Disa tau pasti suami nya itu marah dan kecewa tapi dia bisa apa?karena dia benar benar tak tau kalau hari ini dia akan mendapatkan tamu bulanan.


Disa menyiapkan baju untuk sang suami sambil menunggu dengan cemas di pinggir ranjang.


Prabu kluar dari kamar mandinya dengan rambut basah,dan handuk melilit pinggang nya.


"Jangan deket deket,ntar Joni bangun lagi,,,,"ucap Prabu ketus dan duduk di samping ranjang dengan selonjoran.


"Masssss.....jangan manyun gini,,,,aku gak mau mas galak dan dingin kayak dulu lagi"ucap Disa dengan mata berkaca-kaca.


"Oh...jadi dulu aku galak,aku dingin...cih...."ucap Prabu yang hendak bangun tapi di tahan dengan pelukan Disa yang erat dari belakang.


"Hiks....hiks.....hiks.....mas....hiks.... sebenarnya malam ini aku emang mau manjain kamu,,,hiks...hiks....aku mau kasih kamu hak yang selama ini kamu tunggu,,,,aku beneran gak tau... kalo aku haid mass,,, maafin aku....hiks..."ucap Disa dengan isakan tangis di punggung sang suami.


Prabu menoleh dan duduk kembali di ranjang nya menghadap Disa.


"Kamu....kamu beneran sayang???kamu beneran mau ngasih aku jatah yank???"ucap Prabu sumringah menangkup kedua pipi chubby sang istri.


Disa tersenyum dan mengangguk cepat.

__ADS_1


Prabu menghapus air mata Disa, mengecup bibir dan pipi istrinya berulang kali.


"Makasih ya sayang,,,,,aku bakal nunggu kok hadiah spesial dari kamu ini,,,,biasa nya berapa hari kamu haid yank???"tanya Prabu yang bahagia karena akan segera mendapatkan Disa seutuhnya.


"Lima hari sampai seminggu mas..."jawab Disa polos sedangkan Prabu kembali lesu dengan menjatuhkan dirinya ke kasur.


"Lama bgt yank..... astagah.... Joni....lu kudu sabar Jon....,eh...yank kan aku udah berangkat ke Sidney lusa... arggghh....Ya Allah....apa salahku????"rancau Prabu dan memukuli bantal di sisi Disa.


Disa tersenyum dan memeluk kepala sang suami mencium dan mengelus kepala suami yang sekarang sudah dia cintai itu.


"Mas ku sayang,,,sabar ya.....aku tetep milik kamu kok,sampai kapanpun itu"ucap Disa yang meletakkan dagu nya di kepala sang suami sedangkan sang suami sedang mendarat di bagian terkenyal istrinya,mendusel dan memeluk erat sang istri.


"Sayang.....kamu ikut aja ya,aku gak bisa bobo kalo gak pelukin kamu..."rengek Prabu yang tak beranjak dari tempatnya.


"Mas.....aku di rumah aja ya,,,,,aku nemenin Micka... kasian dia,baru Minggu depan Mami balik dari QL...."ucap Disa pelan Sambil mengelus kepala sang suami.


"Hufttt...kamu lebih cinta Micka dari pada aku"ucap Prabu kesal tapi tak beranjak dari tempat yang menurut nya nyaman itu.


"Masku sayanggggg....."ucap Disa manja pada sang suami,suami nya mendongak dan menatap Disa kesal.


"Setelah Mami pulang kamu nyusul titik...."ucap Prabu kembali memeluk sang istrinya dan mendarat kan kepala nya di gunung kembar sang istri.


Prabu benar benar tertidur di dekapan sang istri sore itu, Disa yang tersenyum menggeleng dan melepaskan pelukan suaminya,dia bergegas turun dan memasuki dapur minimalis dan mewah itu.


"Masak apa ya??biar suami ku udahan ngambek nya"


Ucap Disa pads dirinya sendiri, Disa menyiapkan beberapa sayuran dan daging,dia akan membuat bola bola daging goreng dan sup ayam kesukaan sang suami,juga udang dan cumi-cumi crispy.


Sedang sibuk dan tak menyadari ada yang mendekati nya dari belakang, Disa kaget dan hampir menggetok suaminya yang usil itu dengan spatula"astaghfirullah...mas....bersuara mas,aku kaget tau kalo aku kena serangan jantung gimana???mas mau jadi duda??"ucap Disa panjang lebar dan menggemaskan menurut Prabu.


"Hem...Hem...emh....enak aja....kalo ngomong jangan sembarang,gak ada duda dudaan,aku mau bersama kamu sampe tua,sampe anak anak kita punya anak yang nantinya jadi cucu kita"ucap Prabu yang masih menciumi pipi sang istri.


Disa menoleh dan tersenyum manis, memeluk sang suami"Aamiin....semoga di ijabah sama Allah ya mas..."ucap Disa melepaskan pelukan nya dan kembali meneruskan kegiatan masak nya.


"Mas nonton aja dulu sana,aku Kelarin masak nya dulu....yah....muach...."ucap Disa dengan mencium pipi sang suami.

__ADS_1


"Ach....nyium nyium nya pas zona aman,,,,kenapa gak dari kemarin kemarin sih kamu Cium cium aku,,,,"ucap Prabu yang meninggalkan sang istri didapur menuju ruang TV yang berada di seberang dapur.


Disa tersenyum dan menggeleng dengan kelakuan sang suami.


__ADS_2