SuamI Arogan & Istri Pengertian

SuamI Arogan & Istri Pengertian
Capt 2


__ADS_3

Beberapa hari berikutnya, Disa yang tak pernah bangun kesiangan hari ini dia kesiangan dan berulang kali meminta maaf pada sang ibu panti, ibu Cindy yang hanya terkekeh berulang kali bilang bahwa tidak apa apa, Disa berangkat kerja tanpa sarapan karena sampai toko roti dia bisa makan roti sisa kemarin fikir nya.


"Astaga Disa,tumben kamu telat.....!"kaget Tya yang melihat Disa ter engah engah sampai di toko roti itu.


"Maafin Disa ya Mba!!! Disa juga gak tau,kenapa bisa kesiangan"jawab Disa sembari mengantupkan kedua tangan nya.


"Iya udah gpp, untung Pak bos belum datang,kamu masuk dan sarapan dulu sana,muka kamu pucet bgt tu dis"ucap Tya khawatir pada teman sesama pelayan toko roti itu.


"Iya mba... makasih atas pengertiannya"ucap Disa dan Tya mengangguk dengan senyuman.


Disa segera membuat teh hangat dan memakan dua roti sisa kemarin yang layak makan itu, selesai dia makan dan merapikan semua nya dia kembali kedepan dengan memasang senyum untuk menyambut para pelanggan.


"Selemat pagi.....selamat datang di Dissert Heart......ada yang bisa saya bantu???"


Sapa Disa dengan senyuman manis menyambut pelanggan yang mulai berdatangan.


Siang nya seperti biasa Disa melanjutkan pekerjaannya sebagai pelayan coffe shop,


Hingga di sore itu,


Saat disa menggantikan salah satu temannya untuk mengantarkan dua cup coffelate panas karena tiba tiba sang teman sakit perut,


Tanpa sengaja Disa menghindari gadis kecil yang berlarian ingin menabrak nya, Disa memang berhasil menghindar,tapi malang tak dapat di cegah dia malah menabrak salah satu pelanggan yang akan keluar dari cafe.


"Astaghfirullah......ma... maafkan saya tuan"seketika Disa membelalakkan matanya kaget karena orang yang di tabrakannya adalah lelaki yang hampir saja menabrak nya tempo hari lalu.


"Kamuuuuuuu......damnt.....kenapa saya selalu sial kalo ketemu kamu???dasar cewek sial"sarkas lelaki tampan itu.


"Ma... maafkan saya tuan,saya tidak sengaja,saya...."ucapan Disa terpotong dengan sang pria mengangkat tangan nya.


"Minggir....."bentak lelaki itu dan Disa terkaget dengan refleks menjauh dan pria itu berlalu dengan di ikuti para lelaki lelaki yang tak jauh beda dingin nya dengan pria yang membentak disa tadi.


Disa menangis sambil memungut pecahan gelas,dan meminta maaf pada seluruh pelanggan cafe karena menyebabkan ketidak nyamanan tadi.


"Udah gpp kamu gak usah nangis dis"ucap teman 1


"Iya dis.....kamu mending izin pulang aja,biar agak tenang,besok baru kamu kerja lagi,nanti aku yang ijin sama pak manager"ucap teman dua menenangkan.

__ADS_1


"Disa,,,aku minta maaf ya,karena aku kamu jadi di permalukan tadi...!!"ucap si teman ke tiga merasa bersalah.


Disa hanya menggeleng dan berterimakasih pada teman teman nya karena menenangkan nya.


Di tempat lain.....di sebuah taman.


Seorang wanita paruh baya,melamun dengan wajah sendu,dengan sesekali tersenyum melihat anak anak kecil bermain di sekitarnya.


Entah apa yang di fikirkan wanita itu,hingga dada nya terasa nyeri dan sakit yang teramat sangat.


#flashback.....


"Mi.... please.....stop,teken aku buat nikah,aku gak mau mikirin wanita yang nantinya bakal nyusahin idup aku mi"sarkas pria tampan bertubuh jangkung itu.


"Kamu udah 32 tahun Prabu,,,,mau sampai kapan kamu hidup di bayangi dengan masa lalu kamu???"jawab sang wanita yang bernama Ratih itu.


"Stop mi.....itu sebab nya....semua wanita itu sama,sama aja hanya gila harta"jawab Prabu sarkas pada sang ibu.


"Kamu lupa???mami juga wanita Prabu...!!!"


Ucap sang mami dengan mata berkaca-kaca,


"Mi.....mami udah de,mending gak usah paksa kakak buat nikah, biarin aja dia jadi bujang lapuk kesepian yang gak laku laku" ucap Mikaila perempuan cantik yang merupakan anak kedua dari keluarga Sastra Pradja.


"Hust.... mika.....kamu jangan ngomong gitu,kakak mu butuh pendamping nak,agar dia tak selamanya menjadi manusia arogan dan tak punya hati"


Jawab dang mami dengan menggenggam tangan sang Putri.


"Tapi aku gak tega,liat mami di bentak bentak sama kakak,coba ada Papi dia pasti gak berani bentak mami"jawab sang gadis berumur 23 tahun itu.


"Papi pulang tiga hari lagi dari Milan, Padahal mami udah Rindu"ucap sang mami dan dapat godaan dari Putri nya.


#flashback off ...


"Agh....."wanita paruh baya itu meremas dada merasakan sakit di sana,tak sengaja Disa yang mengayuh sepeda gontai juga melewati jalan tersebut,dan melihat kejadian itu segera dia menghampiri wanita paruh baya itu.


"Nyonya.....nyonya kenapa,,,???nyonya dengan siapa di sini???"sapa Disa dengan menoleh ke sana kemari.

__ADS_1


"S...sa.....kit.."hanya itu kata yang keluar dari mulut sang wanita.


"Sebentar....saya ambil minum dulu,,,,"Disa berlari menuju sepeda dan memberikan botol minuman kemasan yang baru ia beli dari minimarket.


"Ini....nyonya....minum dulu,,,,,"Disa memberikan minum pelan kepada wanita itu, diamati nya wanita yang ada di taman sendirian itu,


"Semua barang yang nyonya ini pakai semua ber merk,tapi kenapa nyonya ini sepertinya sendirian di sini"monolog Disa dalam hati


"Te... terimakasih nak....kamu mau kemana???"ucap wanita itu dengan tatapan menyejukkan pada Disa.


"I-iya nyonya....saya sedang dalam perjalanan pulang"jawab Disa dengan menghela nafas panjang.


"Kamu ada masalah??"tanya wanita itu yang sekarang lebih baik keadaannya di banding tadi.


"Saya baik baik saja nyonya,saya hanya ada sedikit masalah di tempat kerja,,, hehehehe"jawab gadis manis itu dengan senyum manis.


"Cantik....dia juga sepertinya anak yang baik"


Gumam sang wanita dalam hati.


"Nyonya.....maaf.....saya baru selesai dari kamar mandi,,,apa nyonya tidak apa apa???hari semakin sore nyonya,mari kita pulang"


Sapa seorang lelaki yang sepertinya adalah supir dari wanita tersebut.


"Iya ....bawa mobil ke sini,kita pulang"jawab sang wanita dengan nada datar.


Sesampainya mobil mewah datang sang nyonya di papah oleh Disa sampai masuk kedalam mobil,


"Hati hati nyonya,jangan sendirian lagi,dan jaga kesehatan"ucap Disa mengangguk sopan.


"Terimakasih Disa,oh iya kamu tinggal di mana??mau saya antar sekalian???"tanya sang wanita.


"Saya tinggal di situ nyonya,panti asuhan Kasih Bunda...dan saya bawa sepeda nyonya tidak perlu repot....dan terimakasih...."ucap Disa sopan dan mengangguk.


"Baik lah....sampai ketemu lagi Disa,kelak kalo kita ketemu,kamu harus mau menuruti satu permintaan saya..."ucap wanita itu penuh misteri.


"Ah... insyaallah nyonya.... Assalamualaikum...hati hati...."ucap Disa lalu menjauh dari mobil yang lalu melaju meninggalkan taman itu.

__ADS_1


"Pak supir,,,,gadis tadi sangat cantik,dia tinggal di panti asuhan Kasih Bunda,cari tau tentang dia,dia harus jadi menantu saya...."ucap sang nyonya pada sang supir dan di beri anggukan tanda paham oleh sang supir.


"Mami udah mendapatkan menantu yang pas buat kamu Prabu,semoga kalian berjodoh,dan bahagia kelak"monolog dalam hati seorang wanita paruh baya yang merupakan ibu dari Prabu Sastra Pradja.


__ADS_2