SuamI Arogan & Istri Pengertian

SuamI Arogan & Istri Pengertian
Capt 26


__ADS_3

Selesai makan malam yang aneh menurut Disa tadi ia memilih bersama Micka masuk ke perpustakaan.


Disa membaca novel romance yang berada di rak buku.


Mickaela tersenyum pasalnya diri nya tak sendiri lagi dalam mengerjakan tugas,dia di temani sang kakak ipar Kecil nya.


Disa yang ashik membaca dengan kaki berselonjoran di bawah sofa, sedangkan Micka sibuk mengetik entah apa itu di laptop nya sampai sampai tak sadar Prabu memasuki ruangan itu.


"Serius bgt....pen jadi tokoh novel???"ucap Prabu di samping telinga Disa yang membuat Disa refleks menoleh dan malah mencium pipi Prabu.


Disa yang kaget segera bangun dan menjauh dari Prabu, jantung nya tak baik jika terus berdekatan dengan suami nya itu.


"Eh....mau kemana???tanggung jawab loh....kamu udah mulai berani ya cium cium aku"ucap Prabu menggoda Disa dan di ikuti kekehan Micka.


"Mata ku ternodai,,,,,pergi kalian,jangan di sini....bikin jiwa jomblo gue meronta...ck"ucap Micka mengusir kakak dan kakak iparnya.


Disa yang masih menjaga jarak pergi meninggalkan Prabu di ruangan itu, Prabu terkekeh atas kelakuan Disa yang malu malu itu.


Disa tersenyum ramah melewati keluarga termasuk Nick Disa melangkah menuju kamar nya di lantai dua, Ratih yang akan menyapa menantunya itu tapi Prabu keburu keluar dari perpustakaan dan berlari mengejar Disa.


"Sayang ...gak usah lari dong...sayang..."ucap Prabu melewati orangtuanya dan juga Nick,


"Kamu apain mantu Mami praja???"panggilan kesayangan Mami nya menghentikan langkah Prabu.


"Gpp kok mi...biasa Disa kalo aku godain gitu itu...ngambek"jawab Prabu dan terus mengejar sang istri.


"Awas aja kamu....kalo sampe mantu Mami kenapa Napa"ucap Mami yang gak didenger oleh Prabu.


Di kamar...


"Disa..."panggil Prabu Disa menoleh cuek dan masuk ke kamar mandi.


Lima belas menit Disa berada di kamar mandi keluar dengan wajah segar dengan rambut di cepol asal,dengan hoddie lengan panjang dan celana panjang kebesaran Disa mengambil bantal dan selimut untuk di bawa ke sofa besar di sebelah ranjang.


Prabu yang memperhatikan Disa membuka suara


"Disa....tidur di ranjang malam ini,,,,saaya gak suka penolakan"ucap Prabu pada Disa yang menatapnya aneh.


"Tapi saya mau tidur di sofa tuan,,,,"ucap Disa dengan tanpa melihat'ke arah Prabu.


Prabu kesal dan bangun dari duduk nya.


"Tidur di ranjang atau saya cium???"ucap Prabu yang tiba tiba ada di sebelah Disa.

__ADS_1


Disa yang ketakutan,segera berlari ke arah ranjang,dan merebahkan diri membalakangi Prabu


"Apa coba maunya,cium cium gak jelas,sok baik,,,oke kalo di depan itu akting,tapi sekarang kan udah gak ada keluarga yang lain, ngapain masih akting coba 😒😒😒"ucap Disa dalam hati, Disa kesal, Disa bingung apa sebenarnya mau Prabu,kadang dia kejam,kadang dia baik Disa tak mau terjebak dan sakit hati nantinya.


"Kamu yakin jam segini mau tidur???"ucap Prabu yang duduk di depan TV di kamarnya.


"Sa.... Saya berangkat pagi besok,,,,"ucap Disa pada Prabu.


"Pelan pelan,,,,kita mulai pelan pelan, mungkin saat ini aku belum bisa sayang ataupun jatuh cinta sama kamu,tapi pelan pelan,,,,pelan pelan aku bakal coba buat buka hati aku lagi"ucap Prabu tiba-tiba Disa yang sejak tadi menutup tubuhnya dengan selimut, membuka selimut dan memandang Prabu yang teryata sudah berada di belakang nya yang tidur dengan menopang tubuh nya dengan satu tangan menghadap ke arah Disa.


Disa diam, memandang manik mata Prabu"kita coba ya tuan....maaf kalo kedepanya saya merepotkan"ucap Disa dengan senyum manis dan kembali memunggungi Prabu.


Prabu tersenyum tak mau menyia-nyiakan hal itu langsung memeluk Disa dari belakang.


"Wangi ...rasa permen karet,jadi pen makan..."ucap Prabu ndusel di ceruk leher Disa.


"Tu....tuan ....jangan gini ih,sana tonton TV nya"ucap Disa dan Prabu semakin mengeratkan pelukannya.


"Jangan panggil TUAN panggil mas aja,,,,inget.....kalo kamu panggil aku tuan lagi,,,aku makan kamu"ucap Prabu masih di tempat kesukaannya saat ini.


"I....iya tu...eh mas....udah sana,,,ih...kan lagi nonton berita itu..."ucap Disa.


"Kita nonton bareng yuk???biar tambah deket"ucap Prabu yang masih stay memeluk tubuh mungil istrinya.


"Yaudah kita nonton drakor...yuk....kalo gak mau brrti aku mending bobok gini,,,,"ucap Prabu santai, Disa yang tak dapat berkutik menurut dengan apa yang di katakan Prabu.


Mereka duduk di sofa Disa sibuk mencari Chanel drakor kesukaannya.


Setelah menemukan Chanel nya Disa menoleh pada sang suami yang sibuk dengan HP nya.


"Mau aku bikinin teh ato kopi??"tawar Disa pads Prabu,Prabu menoleh dan memandang Disa dengan senyuman.


"Teh aja.....makasih ya"ucap Prabu mengelus punggung Disa.


"Iya....tunggu ya,,,aku bikinin dulu,,,,"Disa berlalu keluar dari kamar berjalan turun ke dapur di lantai bawah.


"Sayang....mau kemana???"ucap Ratih di sebelah dapur yang teryata mertuanya itu masih membuat teh juga untuk sang mertua.


"Mami....aku mau buatin teh buat mas Prabu mi!!! Mami buat teh juga buat Papi???"tanya Disa pada sang mertua.


"Iya Papi mu minta teh,buat dia temenin kerjain kerjaan nya,,,,itu ada cemilan di lemari depan,,,, Prabu suka sama cookies coklat itu..."ucap sang Mami dan berjalan meninggalkan Disa.


Setelah selesai membuatkan teh untuk sang suami Disa bergegas menuju kamar nya.

__ADS_1


"Dis...."sapa Nick di belakang Disa.


"Eh....chef...."kaget Disa di depan Nick yang mengekor di belakang nya.


"Kamu sibuk???"tanya Nick lagi.


"Sa...saya..."belum sempat Disa melanjutkan omongan nya Prabu sudah memanggil nya.


"Sayanggggg.....lama amat bikin teh nya,,,,"ucap Prabu di ujung tangga.


"I...iya mas,,,,ini udah kok,,, chef....saya permisi"ucap Disa pada Nick dan meninggalkan nya di ujung tangga.


"Wah....teh camomail....sini aku bawain"ucap Prabu setelah sampai di atas Disa tersenyum dan menyerahkan nampan pada Prabu.


Disa berjalan lebih dulu,dan Prabu tersenyum smirk pada sang sepupu di bawah sana.


Disa duduk di sofa dengan semua kaki di naikan dan dia menggulung lengan hingga siku.


Prabu yang melihat hal itu menggeleng


''kamu gak panas pake baju tebel gitu,,,mana celana ni komprang bgt"ucap Prabu yang duduk di samping nya.


"Udah kebiasaan,,,,gpp kok . . ."ucap Disa fokus pada layar brukuran besar di depannya.


Prabu sibuk dengan gawai nya, padahal dia yang memaksa Disa untuk nonton TV bersama.


"Tadi Nick ngomong apa???dia rayu kamu??? Kamu inget jangan terpengaruh oleh omongan apapun dari dia,kamu udah bersuami inget itu"ucap Prabu yang tak memandang ke arah Disa, Disa menoleh dan memandang aneh pada Prabu.


"Chef Nick cuma tanya,aku sibuk gak??terus mas manggil,dia gak ngomong apa apa,kok mas bisa berfikir kalo dia ngerayu aku???"ucap Disa dengan tatapan sendu.


"Asal kamu tau mas, kalo pun di luar sana atau pun chef Nick memiliki perasaan pada ku, seperti yang mas bilang tempo hari aku gak perduli,itu urusan dia mas,,,,aku juga tau diri,aku gak bakal mencoreng nama keluarga dan seseorang yang sudah berbaik hati pada ku dan anak anak di panti"ucap Disa mematikan TV dan beranjak menuju ranjang, Padahal dia belum lama menonton drama kesuakaan nya.


"Kamu mau kemana,,,,kan belum selesai"ucap Prabu yange melihat Disa beranjak.


"Aku mau isya dulu,abis itu tidur,,,,"jawab Disa masuk ke kamar mandi di teruskan melaksanakan kewajiban nya di ruang ganti milik Prabu.


Setelah beberapa saat Disa keluar dari ruang ganti dan tidur di ranjang di sebelah Prabu yang sibuk dengan laptop nya.


Melihat Disa yang merebahkan diri Prabu bergegas menutup laptopnya.


Segera memeluk Disa dari belakang Disa hanya diam entah mengapa dia merasa sakit hati dengan perkataan Prabu.


Prabu yang di diamkan oleh sang istri hanya bisa menghembuskan nafas pelan dan tetap memeluk istrinya dari belakang hingga tak lama mereka pun terlelap dalam tidur.

__ADS_1


__ADS_2