SuamI Arogan & Istri Pengertian

SuamI Arogan & Istri Pengertian
Capt 23


__ADS_3

Malam menjelang, Disa yang sudah lelah dengan segala aktivitas nya pun memutuskan untuk tidur,mata nya sudah tidak bisa di ajak kompromi meskipun hanya untuk sekedar nonton tv.


Prabu keluar dari ruang kerjanya, karena merasa kehausan, ia dan Disa berpapasan Disa yang berjalan dengan lelah mengabaikan Prabu yang jelas jelas memandang nya aneh, Prabu memandang Disa hingga Disa menghilang di balik pintu kamar nya.


Prabu menggeleng melihat kelakuan istri Kecil nya itu.


Sampai di dapur dia mengambil sebotol air mineral dan membawa nya ke kamar,tak lama pun Prabu memasuki alam mimpinya.


Pagi harinya seperti biasa, Disa melakukan aktivitas paginya yaitu menyiapkan sarapan,tapi ada yang aneh di pagi itu.


Prabu yang biasa nya bangun jam 7 pagi,hari ini terlihat memakai baju olahraga nya dan berjalan melewati Disa. Disa melirik sekilas dan mengabaikan suami arogan nya itu dia kembali berkutat dengan masakannya itu.


Satu jam berlalu Disa yang selesai merapikan dan meletakkan masakan nya di meja makan pun bergegas masuk ke kamarnya.


Prabu yang nampak kelelahan itu segera bergegas ke dapur untuk mengambil air" maaf....jangan air dingin,,,,,air biasa aja,,,,kalo gak air anget,air dingin gak baik buat di minum pagi pagi, apalagi tuan belum sarapan"ucap Disa yang berjalan dengan menguncir rambut nya.


Prabu menoleh terpesona dengan penampilan Disa pagi itu,,, Disa tampak cantik dengan kemeja peach dan celana bagi pant yang pas dengan tubuh nya.


Tidak lupa dengan tengkuk nya yang putih itu..... Prabu seperti singa lapar yang menelan ludah kasar.


Prabu menurut apa kata Disa,dia benar benar meminum air dari teko yang bukan dari lemari pendingin.


Disa duduk di meja makan ia hendak makan tapi"tunggu aku....!awas kalo kamu makan duluan!!" Ucap Prabu dengan nada galak.


Disa hanya bisa mendengus,dan memainkan ponselnya untuk menunggu Prabu.


Disa memutuskan untuk menjalani segala nya dengan ikhlas,entah itu sikap suami atau perlakuan nya yang jelas Disa bertekad tidak akan ada tangisan lagi....semoga!.


Setelah dua puluh menit, Prabu keluar dari kamar dengan setelan jas rapi.


Pandangan matanya tertuju pada gadis yang bermain ponsel di depannya.


"Ambilkan makanan ku"Disa kaget dengan sapaan Prabu barusan hampir saja menjatuhkan ponselnya.


Dia melirik sekilas pada Prabu dan segera mengambilkan makanan untuk sang suami.


Disa pun makan di meja yang sama dengan Prabu hari itu, sebenarnya dia enggan tapi ketika mengingat kata kata dari mertua nya Disa jadi mengalah pada ego nya yang akan acuh pada Prabu.


#Flashback on


Malam lalu...


📲 Assalamualaikum sayang.....


📱 Walaikum salam Mami.... Mami apa kabar??? Mami sehat kan?


📲 Alhamdulillah..... Mami Papi sehat sayang,kamu gimana???kapan ada kabar baik???


📱 Hehehehe....a....di doakan saja mi,,,,semoga cepat ada kabar baik.

__ADS_1


📲Sayang.....jujur sama Mami,,,!!!kamu gak satu kamar kan sama Pria bodoh itu???


Disa diam,dia bingung akan menjawab apa pada sang mertua.


📲Sayang,,,,dekati dia,buat dia jatuh cinta bahkan buat dia tergila gila dengan mu!!dia itu sebenarnya pria baik nak,tapi kejadian di masa lampau yang sulit dia lupakan karena mungkin terlalu menyakiti hatinya..... sebagai istrinya yang sah kamu harus banyak mengalah untuk merebut hati nya ya nak,jangan bosan,dan jangan tinggalin dia....demi Mami...kerna Mami yakin,kamu satu satu nya wanita yang bisa buat anak kurang ajar itu bahagia."


📱In Sha Allah mi.... Disa akan mencoba mulai besok,tapi Disa gak berani janji.... karena Disa takut nanti mengecewakan Mami.


Dan malam itu Disa kembali sibuk dengan fikiran nya sendiri dan terlelap tidur.


#Flash back off


"Kamu gak mau kuliah???"tanya Prabu di sela makan pagi nya bersam sang istri.


Disa menoleh kaget pasalnya dia ingin sekali kuliah dan melanjutkan cita cita nya menjadi seorang desainer.


Lama menatap Prabu dia pun kembali sibuk dengan makanannya.


"Belum kepikiran tuan,lagi pula kalo saya kuliah biaya dari mana??adik adik saya makan apa nanti??"ucap Disa pada Prabu tanpa memandang wajah nya.


"Kamu belum tau kalo Mami udah memberikan sebuah ruko sembako untuk di kelola oleh ibu panti???"tanya Prabu dan Disa pun kaget "jadi adik adik mu tidak memerlukan uang mu lagi,lagi pula setiap bulan nya donatur akan berdatangan ketika tau kalo panti iti dalam lindungan Mami..."ucap Prabu lagi.


"Huff... Alhamdulillah deh....kalo seperti itu, terimakasih banyak atas kemurahan hati tuan dan keluarga, karena mau memberikan begitu banyak kasih sayang untuk kami dan panti''ucap Disa tulus memandang manik mata Prabu.


Prabu mendengar hal itu seperti ada kupu kupu terbang dalam perut nya,menatap manik coklat nan indah milik Disa seperti melihat oase di padang gurun,dia merasa bahagia dan berdebar dalam waktu bersamaan.


Tapi bukan Prabu namanya ketika kembali ke mode cuek dan dingin.


Sebelum Disa keluar rumah karena bertepatan dengan Prabu yang ada di sofa menunggu kedatangan Aldo Disa pamit padanya.


Tanpa di duga,,,,


Sruttttt.....


Prabu melepaskan ikatan rambut Disa yang tadi terikat rapi,kini rambut itu tergerai bebas dan itu membuat Disa sedikit bingung.


"Tu....tuan....apa yang anda lakukan???kenapa anda melepas ikatan rambut saya???"ucap Disa dengan mulut manyun dan alis tertekuk.


"Jangan pernah lagi,kamu mengikat rambut kamu ketika berada di luar rumah!!! apalagi sampai memperlihatkan tengkuk mu itu!!kalo kamu berani melanggar,,,,,kamu bakal tau akibatnya...."ucap Prabu melenggang mendahului Disa dengan menyunggingkan senyuman,dia memasukkan ikat rambut milik Disa ke saku nya.


Disa yang diam mematung merasa aneh dengan lelaki yang adalah suaminya itu.


"Dasar stress...."ucap Disa lalu keluar dari apartemen tersebut.


Di perjalanan Prabu terus saja memperhatikan karet rambut yang ia rampas dari Disa,dia menyunggingkan senyuman yang membuat Aldo merinding di balik kemudi.


Sampai di Dissert Heart Disa mengepang rambut nya,dia tidak sepenuhnya menuruti kemauan Prabu, karena rambut rapi adalah kewajiban bagi semua pegawai toko roti.


"Kakakkkkkkk........."teriak Micka dari balik pintu siang itu.

__ADS_1


Disa yang melihat adik ipar nya berteriak histeris menghampiri nya hanya tersenyum simpul dan membalas pelukan nya.


"Kapan kerumahnya???? Mami uring uringan muluk,,,,malam ini nginep ya!!ya...ya...ya....???"ucap Micka nyerocos pada sang kakak ipar.


"Aku ijin dulu sama kakak kamu,,,,,di bolehin ato gak???"jawab Disa mengurai pelukan nya.


Ehemmmm.....


Deheman seseorang mengalihkan perhatian mereka,


"Anggia???.....ih jahat kemana aja???"ucap Disa memeluk sahabatnya yang sudah beberapa hari tak menemui ataupun menelfon nya.


"Wkwkwkwkkw,,,,sibuk ngampus gue,,,,sama sibuk cari pacar biar gak jomblo...."ucap Anggi ngasal di sambut kekehan dan pukulan pelan di bahu nya.


"Gilak lu ma!!!eh iya...kenalin ini adek ipar gue (dengan suara rendah) Mickaela... Micka ini sahabat aku,,, Anggia....."ucap Disa memperkenalkan mereka berdua yang langsung di sambut hangat oleh mereka berdua.


"Kakak,,,, pokoknya gak ada alasan..!!!!aku sama Mami nunggu di rumah''ucap Micka dan Anggi tersenyum.


"Iya in aja kali dis....lagian nginep di rumah mertua kan gak ada salahnya,,,,"ucap Anggi menyeruput smoties nya.


"Gilak....lu bisa gak ngomong nya gak keras keras....di sini beluman ada yang tau kalo aku udah nikah!!!"ucap Disa pelan dan berhasil membuat kedua orang di depannya kaget.


"Loh....kenapa???"ucap Micka dan Anggi bersamaan.


"Kamu tau alasan nya Mick....dan ngii...aku belum mau membuat geger"ucap Disa lagi dengan melayani pelanggan di depan nya.


Pada saat bersamaan Nick yang baru tiba di tokonya itu di kagetkan dengan kedatangan sepupu cantik nya.


"Abang Nick........"teriak Micka dengan pelukan pada sepupu tampan nya itu.


Nick mengurai pelukan dan menatap Micka dengan sebelah alis terangkat. Disa yang melihat interaksi tersebut tersenyum kagum sedangkan Anggi melongo melihat lelaki tampan di depannya, padahal ini bukan pertam kali nya Anggi Melihat Nick.


"Kamu dari kapan di sini dek???"ucap Nick menoel hidung sang adik.


"Baru ajah..... Mami riweuh...kangen ama menantu Kecil nya,,,,,, padahal baru tiga hari gak ketemu.... ckckckckck....."ucap Micka dengan berbisik.


Nick menatap Disa sendu dan kembali tersenyum pada Micka.


Anggia yang melihat hal itu merasakan keanehan terhadap pandangan Nick pada Disa.


"Ekhmmmm.....gue ke kampus dulu ya beib....,udah siangan ini ...mati.."ucap Anggi sopan pada Nick dan Disa.


"Ehe....bareng gue kuy....lu bawa kendaraan gak???"tanya Micka pada Anggia.


"Eh.... kebetulan enggak.....emang gak ngerepotin???"tanya Anggi bingug.


"Sans ajah.....kita searah ini,,,,,yaudah kak inget,,,aku tunggu di rumah,gak ada alasan oke!!!!bye Abang kuh...."ucap Micka berlalu dengan merangkul lengan Anggi.


Disa tersenyum kikuk di hadapan Nick karena kelakuan Micka.

__ADS_1


"Mickaela itu unik dis....dia padahal sulit loh klop sama orang lain,tapi sama kamu kok.....kamu emang mempunyai magnet positif buat orang lain"ucap Nick Ambigu dan membuat Disa tersenyum lebih bingug lagi.


__ADS_2