
Kesokan hari nya aqila terbangun dari tidur nya,dan aqila melihat sekeliling kamar,ternyata rey belum juga pulang.
Aqila pun bangkit dari tidurnya dan menuju kamar mandi dan membersihkan diri dan bersiap untuk mencari rey,hari ini aqila akan izin kerja.
Setelah selesai mandi,aqila langsung mengambil ponselnya dan menelfon sahabatnya yaitu lina.
Tut tut tut
Tersambung.
"Halo lin"ucapku.
"Iyah kenapa qil,tumben lo nelfon pagi pagi gini"tanya lina.
"Hari ini izinin gue sama pak menejer yah,gue hari ini gak masuk kerja dulu soalnya ada yg harus gue selesain dulu"ucapku menjelaskan kepada lina.
"Yaudah,nanti gua izinin,tapi nanti lo ceritain sama gue yah semuanya gak boleh ada yg di sembunyikan ok"ucap lina.
"Iyah Iyah,yaudah udah dulu yah"ucap ku sambil memutuskan sambungan telepon.
Aku pun bersiap siap untuk pergi ke kantor rey dan setelah selesai bersiap siap aku langsung ke lantai bawa.
"Bi saya pergi dulu yah"ucapku ke bi ani.
"Tunggu nyonya"cegah bi ani.
"Kenapa bi saya lagi buru buru"ucap ku tergesa gesa.
"Nyonya sarapan dulu yah,"ucap bibi.
Bener kata bibi aku sarapan dulu aja,soalnya nanti pasti bakal ngeluarin tenaga banyak untuk nyari rey,kalau aku gak makan bisa bisa aku pingsan nanti kalau nyari rey dan gak ketemu ketemu.
Akupun memutuskan untuk sarapan dulu,aku memang butuh tenang yg full.
Setelah selesai makan aku berpamitan dengan bibi.
Aku juga menggunakan jasa abang ojol supaya cepat sampai ke tempat tujuan.
Akupun sampai di depan kantor rey dan segera aku langkahkan kaki ku masuk ke dalam kantor,aku juga membawa lebih makanan yg di siapkan bi ani dirumah tadi untuk ku kasih ke rey.
Aku mempercepat langkahku,dan aku juga lupa bertanya dengan resepsionis.
Aku pun tiba di depan meja resepsionis.
"Ada yg bisa saya bantu mbak"ucap resepsionis tersebut.
__ADS_1
Banyak teman bahkan karyawan rey yg tidak mengenal ku karna pada saat pernikahan hanya teman dekat dan rekan bisnis penting rey saja yg di undang dan yg lainnya adalah keluarga aku dan rey.
"Pak rey nya ada?"tanya ku ke resepsionis
"Apa mbak sudah membuat janji terlebih dahulu?"tanya resepsionis tersebut.
Aku pun tidak mau berlama lama akhrinya aku mengatakan pada resepsionis tersebut bahwa aku adalah istri nya rey.
"Saya istrinya pak rey"ucap ku.sontak membuat resepsionis tersebut kaget.
"Maaf buk saya tidak tahu kalau anda ini istrinya pak rey"ucap resepsionis tersebut gugup dan takut.
"Udah gak papa kok,saya cuman mau tau keberadaan pak rey"ucap ku.
"Pak rey ada di ruang kerjanya buk"ucap resepsionis itu.
"Dilantai berapa?"tanya ku
"Apa perlu saya antar keruangan pak rey buk"ucap resepsionis itu.
"Tidak perlu,saya bisa sendiri,kalau boleh tau lantai berapa yah?"tanya ku lagi.
"Di lantai 10 bu"ucap resepsionis.
"Terima kasih"ucapku sekaligus meninggalkan resepsionis tadi,dan aku langsung melangkah kan kaki ku menuju ke lift.
Aku melangkahkan kakiku ke menuju ke arah pintu ruang rey.
Tok tok tok
Ku ketuk pintu ruang rey.
Tanpa rey bertanya,dia langsung meperbolehkan ku masuk.aku tidak tau apa dia memang sudah tau kalau aku datang kesini,apa mungkin resepsionis yg tadi yg memberitahu rey.
Aku membuka pintu ruangan rey dan melangkahkan masuk,aku melihat rey sedang sibuk dengan laptop nya dan tidak melihatku masuk.
"Mas"ucap ku lembut.
Seketika rey pun menoleh ke arahku dan kami berdua pun saling bertatapan.
Aku pun langsung berlari ke arah rey dan memeluk rey dengan sangat erat.
"Maaf mas"ucap ku sambil menangis di pelukan rey.
Rey juga membalas pelukan ku.
__ADS_1
Inilah misi nya rey,supaya aqila meminta maaf duluan.
"Maaf mas"ucapku lagi.
Rey pun langsung mengeratkan pelukannya.
"Aku kangen banget sama kamu sayang"ucap rey sekilas mencium keningku.
"Mas rey udah gak marah lagi kan"ucap ku masih dengan menangis.
"Aku gak marah sama kamu kok"ucap rey santai.
"Terus kenapa mas gak pulang semalam"ucap ku.
"Kita kan semalam lagi marahan,jadi mas putuskan untuk gak pulang dulu,takutnya nanti kita berantem lagi dan bertambah besar masalahnya,jadi mas putuskan untuk tidak pulang"ucap rey menjelaskan.
"Setidaknya mas ngabarin aku,tapi mas gak kasih kabar sekalipun sama aku,aku Khawatir sama mas,semalam aku tuh mau ke kantor kamu mau memeriksa kamu ada di kantor apa engga tapi aku urungkan niat aku karna udah malam banget"ucap ku panjang lebar.
"Aku janji gak bakal kaya gini lagi ok"ucap rey sambil menghapus air mataku dan juga mencium bibirku.
Cukup lama rey mencium ku dan membawa ku ke sofa yg ada di ruangan ini.rey pun mulai tidak bisa mengontrol nafsu nya.
"Mas ini di kantor"ucap ku di sela sela ciuman yg sangat panas dengan rey.
Rey pun tidak memerdulikan perkataan ku dan masih saja melanjutkan melakukan kegiatanya saat ini
"Ahh mas ini di kantor"desah ku
Rey pun mengangkat tubuh ku ke dalam ruangan yg ada di dalam ruangan kerja rey,awalnya aku tidak tahu ruangan apa itu,setelah aku memasuki ruangan tersebut ternyata ini kamar.
Rey pun mulai membaringkan ku di kasur.
"Mas kenapa ada kamar di ruangan kamu"ucapku.
"Karna ini tempat aku buat khusus untuk instriku tersayang kalau lagi berkunjung ke kantor aku,dan kalau aku lagi gak bisa tahan nafsu aku"ucap rey.
"Jadi kamu sering ngelakuin di sini sama wanita lain"ucapku kesal dan mendorong tubuh rey yg ada di atas tubuhku.
"Yah kalau kamu bolehin sih"ucap rey santai.
"Massss"ucapku berteriak.
"yah engga lah,ini pertama kali nya aku ngelakuin di sini sama istri aku tercinta"ucap rey menggoda ku.
Tanpa aba aba rey pun mulai melumat bibirku lagi.
__ADS_1
Rey pun sudah tidak bisa menahan nafsu nya.
Dan desahanku pun terdengar cukup lama,hampir sekita 1 jam aku dan rey melakukan kegiatan suami istri dan kami berdua masih dengan nafas terengah engah.