Suamiku yang manja

Suamiku yang manja
kucing


__ADS_3

Pagi hari yg cerah,masih dengan tugasku sebagai istri.sama seperti hari hari sebelumnya rey mengantarkan ku ke kantor.


Sesampainya di depan kantor aku masih betah duduk di dalam mobil.


"Gak mau turun?"tanya rey.


"Sebentar lagi deh"ucapku.


"Mas aku boleh beli kucing gak?"tanya ku tiba tiba.


"Kenapa tiba tiba mau beli kucing?"tanya rey.


"Kan pertanyaan aku boleh apa engga beli kucing,tinggal jawab aja"ucapku kesal.


"Iyah Iyah boleh,alasannya mau beli kucing apa?"tanya rey lagi.


"Lagi kepingin aja,boleh yah mas 1 doang kok,ehhh engga deh 2 deh soalnya harus beli yg sepasang biar nanti ada anaknya dan aku gak perlu beli beli lagi"ucap ku menjelaskan ke rey.


"Masa kucing nya doang yg bikin anak,kitanya kapan?"tanya rey menggoda ku.


"Ihhh mas kan sekarang lagi ngomongin kucing bukan kita,bisa serius gak sih"ucap ku kesal.


"Yah aku juga serius sayang,emang kamu gak mau punya anak?"tanya rey.


"Masss sekarang kita ngomongin kucing dulu aja"ucap ku sangat sangat kesal karna sikap rey.


"Ngomongin tentang anak kita gimana?"tanya rey terus dan terus menggoda ku.

__ADS_1


"Yaudah aku mau masuk kantor dulu"ucap ku kesal dan meninggal kan rey sendirian di dalam mobil.


Tapi baru beberapa langkah aku pergi dari mobil rey dia langsung menarik tanganku dan memberhentikan langkahku.


"Gak cium tangan dulu"ucap rey.


Sangking kesal dengan rey aku lupa mencium punggung tangan rey terlebih dahulu sebelum masuk ke kantor.


Aku pun segera meraih tangan rey dan mencium punggung tangannya.


Cup


Rey mencium kening ku kilas.


"Yaudah besok kan weekend,kita beli kucing nya besok ok,sekalian kita jalan jalan"ucap rey sangat lembut.


"Iyah lah masa aku bohong,tapi habis beli kucing kita langsung ngomongin tentang anak yah"ucap rey berbisik di telingaku ketika berbicara tentang anak.


"Ihhhh,sana nanti aku telat lagi"ucap ku mengusir rey.


"Yg seharunya bilang gitu aku,kamu kan udah nyampe di depan kantor sedangkan aku belum"ucap rey.


"Kamu telat juga gak bakal ada yg marahin kan kamu boss nya,sedangkan aku kalau telat bisa bisa gajinya di turunin sama pak boss"ucap ku mengejek rey.


"Yaudah kalau gitu kamu kerja di perusahaan aku aja gimana,gak bakalan ada yg berani marahin atau turunin gaji kamu kalau kamu kerja di kantor aku"ucap rey.


"Gak mau,nanti orang orang bilang aku bergantung sama suami aku yg kaya raya,aku kan gak mau di omongin orang orang"ucap ku.

__ADS_1


"Kalau ada yg berani ngomongin kamu di kantor aku,bisa langsung aku pecat"ucap rey.


"udah ahh sana,emang mas gak banyak kerjaan di kantor"ucap ku.


"Ada beberapa file yg harus di tanda tangani"ucap rey.


"Yaudah sana"ucap ku.


"Ini"ucap rey sambil menunjuk ke arah pipinya dan aku juga tau apa maksudnya.


"Mas ini di tempat umum"ucap ku berbisi.


"Biarin kan kita suami istri"ucap rey.


"Masss"ucapku.


"Yaudah kalau gitu aku gak mau pergi"ucap rey.


Aku pun terpaksa menciumnya agar dia segera pergi dari sini karna dari tadi orang orang yg lewat semua nya ngeliat aku dan rey.


Cup


Kucium pipi nya rey.dan rey pun tidak mengingkari janjinya dia langsung pergi setelah aku cium.


Aku pun bergegas masuk ke dalam kantor.


Di perjalanan menuju kantor rey terus saja bergumam sendiri.

__ADS_1


"Aku pingin cepat cepat punya anak deh,biar rumah gak sepi,aku harus ngebujuk aqila supaya dia mau cepat hamil,tapi aku juga harus sabar karna pasti aqila bakalan keras kepala sedikit,tapi apapun itu aku mau segera punya anak,biar nanti di rumah ada yg bisa di ajak main"gumam rey.


__ADS_2